<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Google hingga Facebook Diizinkan Beroperasi di China, tapi...</title><description>Pemerintah China belum lama ini menegaskan bahwa Google dan Facebook harus menerima penyensoran negara dan undang-undang yang berlaku.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/207/1833008/google-hingga-facebook-diizinkan-beroperasi-di-china-tapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/207/1833008/google-hingga-facebook-diizinkan-beroperasi-di-china-tapi"/><item><title>Google hingga Facebook Diizinkan Beroperasi di China, tapi...</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/207/1833008/google-hingga-facebook-diizinkan-beroperasi-di-china-tapi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/207/1833008/google-hingga-facebook-diizinkan-beroperasi-di-china-tapi</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2017 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Lely Maulida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/19/207/1833008/google-hingga-facebook-diizinkan-beroperasi-di-china-tapi-9UCWuzkLQl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Huffington Post)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/19/207/1833008/google-hingga-facebook-diizinkan-beroperasi-di-china-tapi-9UCWuzkLQl.jpg</image><title>(Foto: Huffington Post)</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; China dikenal sebagai negara yang amat ketat dalam mengatur keamanan siber. Negara tirai bambu ini bahkan tak segan untuk memblokir layanan maupun aplikasi yang dinilai mengancam keamanan negaranya.

Bahkan perusahaan teknologi sekelas Google, Facebook, dan Twitter pun tak bebes melenggang di China. Beberapa situs berita Barat pun tak luput dari larangan pemerintah China.

Baca: Diblokir, Facebook Akhirnya Temukan Jalan untuk Gerogoti Pasar China

Meski begitu, China dengan penduduknya yang menggiurkan dari sisi bisnis tetap menjadi incaran beberapa perusahaan teknologi tersebut. Berbagai cara bahkan ditempuh demi meluluhkan hati pemerintah setempat.

Pemerintah China belum lama ini menegaskan bahwa Google dan Facebook harus menerima penyensoran negara dan undang-undang yang berlaku, jika mereka menginginkan layanannya diakses oleh 751 juta pengguna internet China. Hal ini disampaikan oleh Qi Xiaoxia, Direktur Jenderal Biro Kerjasama Internasional di Cyberspace Administration of China (CAC) dalam sebuah konferensi di Jenewa.

&amp;ldquo;Jika mereka ingin kembali, silahkan. (Tetapi) mereka harus mematuhi hukum dan peraturan China. Itu yang perlu ditekankan. Mereka juga tidak boleh membahayakan kepentingan keamanan nasional dan kepentingan konsumen nasional,&amp;rdquo; terang Xiaoxia.

Baca juga: CEO Apple dan Facebook Temui Presiden China, Apa yang Dibicarakan?

Pemerintah China telah memperketat aturan siber pada 2016 lalu dimana mereka mengharuskan perusahaan menyimpan data secara lokal dan alat sensor yang memungkinkan pengguna menumbangkan Great Firewall yang memblokir situs termasuk Facebook dan Google.

Tak hanya Google dan rekannya, Apple pun beroperasi secara terbatas di China. Apple sendiri bisa beroperasi karena mematuhi permintaan China salah satunya menghapus puluhan aplikasi pesan instan dan virtual private networks (VPN) di App Store China. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (19/12/2017). (lnm).</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; China dikenal sebagai negara yang amat ketat dalam mengatur keamanan siber. Negara tirai bambu ini bahkan tak segan untuk memblokir layanan maupun aplikasi yang dinilai mengancam keamanan negaranya.

Bahkan perusahaan teknologi sekelas Google, Facebook, dan Twitter pun tak bebes melenggang di China. Beberapa situs berita Barat pun tak luput dari larangan pemerintah China.

Baca: Diblokir, Facebook Akhirnya Temukan Jalan untuk Gerogoti Pasar China

Meski begitu, China dengan penduduknya yang menggiurkan dari sisi bisnis tetap menjadi incaran beberapa perusahaan teknologi tersebut. Berbagai cara bahkan ditempuh demi meluluhkan hati pemerintah setempat.

Pemerintah China belum lama ini menegaskan bahwa Google dan Facebook harus menerima penyensoran negara dan undang-undang yang berlaku, jika mereka menginginkan layanannya diakses oleh 751 juta pengguna internet China. Hal ini disampaikan oleh Qi Xiaoxia, Direktur Jenderal Biro Kerjasama Internasional di Cyberspace Administration of China (CAC) dalam sebuah konferensi di Jenewa.

&amp;ldquo;Jika mereka ingin kembali, silahkan. (Tetapi) mereka harus mematuhi hukum dan peraturan China. Itu yang perlu ditekankan. Mereka juga tidak boleh membahayakan kepentingan keamanan nasional dan kepentingan konsumen nasional,&amp;rdquo; terang Xiaoxia.

Baca juga: CEO Apple dan Facebook Temui Presiden China, Apa yang Dibicarakan?

Pemerintah China telah memperketat aturan siber pada 2016 lalu dimana mereka mengharuskan perusahaan menyimpan data secara lokal dan alat sensor yang memungkinkan pengguna menumbangkan Great Firewall yang memblokir situs termasuk Facebook dan Google.

Tak hanya Google dan rekannya, Apple pun beroperasi secara terbatas di China. Apple sendiri bisa beroperasi karena mematuhi permintaan China salah satunya menghapus puluhan aplikasi pesan instan dan virtual private networks (VPN) di App Store China. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (19/12/2017). (lnm).</content:encoded></item></channel></rss>
