<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proses Domestikasi, Ini Asal Mula Domba dan Sapi Jadi Hewan Ternak</title><description>Domestikasi adalah suatu proses ketika suatu populasi hewan atau tumbuhan liar&amp;nbsp;menjadi terbiasa hidup dalam kendali manusia.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/12/56/1829373/proses-domestikasi-ini-asal-mula-domba-dan-sapi-jadi-hewan-ternak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/12/56/1829373/proses-domestikasi-ini-asal-mula-domba-dan-sapi-jadi-hewan-ternak"/><item><title>Proses Domestikasi, Ini Asal Mula Domba dan Sapi Jadi Hewan Ternak</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/12/56/1829373/proses-domestikasi-ini-asal-mula-domba-dan-sapi-jadi-hewan-ternak</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/12/56/1829373/proses-domestikasi-ini-asal-mula-domba-dan-sapi-jadi-hewan-ternak</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2017 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/12/56/1829373/proses-domestikasi-ini-asal-mula-domba-dan-sapi-jadi-hewan-ternak-Wicd2vUiUR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: The Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/12/56/1829373/proses-domestikasi-ini-asal-mula-domba-dan-sapi-jadi-hewan-ternak-Wicd2vUiUR.jpg</image><title>(Foto: The Times)</title></images><description>JAKARTA - Alam menghadirkan banyak sumber makanan bagi manusia. Tak cuma tumbuhan, manusia juga mengonsumsi daging dari hewan yang diternakkan. Proses ternak hewan ini disebut sebagai domestikasi.

Domestikasi berasal dari bahasa latin yakni Domesticus. Itu adalah suatu proses ketika suatu populasi hewan atau tumbuhan liar, melalui proses seleksi, menjadi terbiasa hidup di sekitar dan berada dalam kendali manusia.

Domestikasi memiliki tujuan demi menjaga ketersediaan pangan sebagaimana manusia membutuhkan padi, ayam peliharaan, domba, sapi dan lainnya. Selain bisa diambil dagingnya, hewan-hewan tersebut juga bisa dimanfaatkan unsur lainnya. Seperti misalnya sapi dan domba yang diambil kulitnya.

Penjelasan mengenai hewan ternak telah tercantum dalam Alquran surat Yasin ayat 71. Adapun bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut ini;

&quot;Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya,&quot; (QS. Yasin: 71).

Kebiasaan dalam beternak hewan pada manusia purba terjadi pada masa Paleolitik Bawah yang hidup di habitat campuran. Mereka memungkinkan memanfaatkan hasil laut yang ada di pantai seperti keong, kerang, rumput laut dan lainnya.

Kehidupan manusia purba pada masa itu berubah dari berburu menjadi berburu-mengumpulkan. Masyarakat dengan kebiasaan seperti itu diperkirakan hidup sekitar 80.000 hingga 70.000 tahun yang lalu. Ketika itu mereka mulai melakukan seleksi hewan buruan.

Kemudian seiring dengan berkembangnya pola hidup masyarkat purba, mereka mulai melakukan domestikasi pada kambing, domba, sapi, dan babi. Berdasarkan Tafsir Ilmi tentang Hewan (2012), keempat jenis itu diketahui menjadi hewan yang pertama diternakkan.

Domestikasi domba diperkirakan dimulai pada 11.000 hingga 7.000 SM di kawasan Timur Tengah. Kemudian pada 4.000 SM manusia mulai mendomestikasi sapi. Selanjutnya kuda pada 3.000 SM, kucing 3.500 SM, dan unta 1.500 SM.

Selain tercantum dalam surat Yasin ayat 71. domestikasi hewan juga tertera dalam surat Al-furqan ayat 49 yang berbunyi:

&quot;Agar (dengan air itu) Kami hidupkan negeri yang mati (tandus), dan Kami memberi minum kepada sebagian apa yang telah Kami ciptakan, (berupa) hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak,&quot; (QS. Al-furqan:49).</description><content:encoded>JAKARTA - Alam menghadirkan banyak sumber makanan bagi manusia. Tak cuma tumbuhan, manusia juga mengonsumsi daging dari hewan yang diternakkan. Proses ternak hewan ini disebut sebagai domestikasi.

Domestikasi berasal dari bahasa latin yakni Domesticus. Itu adalah suatu proses ketika suatu populasi hewan atau tumbuhan liar, melalui proses seleksi, menjadi terbiasa hidup di sekitar dan berada dalam kendali manusia.

Domestikasi memiliki tujuan demi menjaga ketersediaan pangan sebagaimana manusia membutuhkan padi, ayam peliharaan, domba, sapi dan lainnya. Selain bisa diambil dagingnya, hewan-hewan tersebut juga bisa dimanfaatkan unsur lainnya. Seperti misalnya sapi dan domba yang diambil kulitnya.

Penjelasan mengenai hewan ternak telah tercantum dalam Alquran surat Yasin ayat 71. Adapun bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut ini;

&quot;Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya,&quot; (QS. Yasin: 71).

Kebiasaan dalam beternak hewan pada manusia purba terjadi pada masa Paleolitik Bawah yang hidup di habitat campuran. Mereka memungkinkan memanfaatkan hasil laut yang ada di pantai seperti keong, kerang, rumput laut dan lainnya.

Kehidupan manusia purba pada masa itu berubah dari berburu menjadi berburu-mengumpulkan. Masyarakat dengan kebiasaan seperti itu diperkirakan hidup sekitar 80.000 hingga 70.000 tahun yang lalu. Ketika itu mereka mulai melakukan seleksi hewan buruan.

Kemudian seiring dengan berkembangnya pola hidup masyarkat purba, mereka mulai melakukan domestikasi pada kambing, domba, sapi, dan babi. Berdasarkan Tafsir Ilmi tentang Hewan (2012), keempat jenis itu diketahui menjadi hewan yang pertama diternakkan.

Domestikasi domba diperkirakan dimulai pada 11.000 hingga 7.000 SM di kawasan Timur Tengah. Kemudian pada 4.000 SM manusia mulai mendomestikasi sapi. Selanjutnya kuda pada 3.000 SM, kucing 3.500 SM, dan unta 1.500 SM.

Selain tercantum dalam surat Yasin ayat 71. domestikasi hewan juga tertera dalam surat Al-furqan ayat 49 yang berbunyi:

&quot;Agar (dengan air itu) Kami hidupkan negeri yang mati (tandus), dan Kami memberi minum kepada sebagian apa yang telah Kami ciptakan, (berupa) hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak,&quot; (QS. Al-furqan:49).</content:encoded></item></channel></rss>
