<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apple Diam-Diam Akuisisi Startup Headset VR Senilai Rp405 Miliar?</title><description>Apple secara mengejutkan telah mengakuisisi startup pembuat headset virtual reality (VR) asal Kanada, bernama Vrvana.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/22/207/1818537/apple-diam-diam-akuisisi-startup-headset-vr-senilai-rp405-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/22/207/1818537/apple-diam-diam-akuisisi-startup-headset-vr-senilai-rp405-miliar"/><item><title>Apple Diam-Diam Akuisisi Startup Headset VR Senilai Rp405 Miliar?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/22/207/1818537/apple-diam-diam-akuisisi-startup-headset-vr-senilai-rp405-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/22/207/1818537/apple-diam-diam-akuisisi-startup-headset-vr-senilai-rp405-miliar</guid><pubDate>Rabu 22 November 2017 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/22/207/1818537/apple-diam-diam-akuisisi-startup-headset-vr-senilai-rp405-miliar-QMPnLdFRhy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Wired)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/22/207/1818537/apple-diam-diam-akuisisi-startup-headset-vr-senilai-rp405-miliar-QMPnLdFRhy.jpg</image><title>(Foto: Wired)</title></images><description>JAKARTA - Apple secara mengejutkan telah mengakuisisi startup pembuat headset virtual reality (VR) asal Kanada, bernama Vrvana. Kesepakatan antara keduanya dilaporkan mencapai USD30 juta atau Rp405 miliar.

Kabarnya sejumlah karyawan Vrvana telah bergabung ke markas Apple di Cupertino, AS. Sementara website milik Vrvana masih aktif, namun media sosial miliknya telah lama vakum sejak Agustus lalu.

Vrvana merupakan startup di balik headset virtual reality bernama Totem. Headset itu memang belum pernah dijual ke publik namun telah mendapatkan pujian dari beberapa kalangan karena kualitasnya.

Baca juga: Waduh! Diklaim Jiplak Paten Kamera Ganda, Apple Digugat

Vrvana menyebut headset Totem memiliki extended reality. Teknologi itu dikatakan sebagai gabungan dari augmented reality dan virtual reality. Kinerjanya sendiri terbilang unik karena menggunakan kamera. Sementara itu headset VR lainnya hanya mengandalkan proyeksi layar dengan tampilan transparan.

Apple memang disebut-sebut bakal memiliki bisnis baru yang akan menggarap teknologi pencitraan. Hal itu ditandai dengan dirilisnya iOS 11 kepada publik yang mencakup ARKit. Itu adalah sebuah platform yang memungkinkan pengembang untuk merancang aplikasi berbasis augmented reality di iPhone.

Kemudian Apple juga dikatakan sedang merancang hardware augmented reality sendiri. Berdasarkan laporan awal tahun ini, perusahaan ini diperkirakan bakal merilis perangkat tersebut pada 2020.

Baca juga: Terungkap! Kerjasama dengan Catcher, Apple Mulai Rakit Kacamata Pintar AR?

Sementara itu, Apple menolak untuk mengomentari soal akuisisi Vrvana. Ini memang menjadi kebiasaan Apple yang tak mau terbuka soal akuisisi yang dilakukannya, demikian dikutip dari 9to5mac, Rabu (22/11/2017).</description><content:encoded>JAKARTA - Apple secara mengejutkan telah mengakuisisi startup pembuat headset virtual reality (VR) asal Kanada, bernama Vrvana. Kesepakatan antara keduanya dilaporkan mencapai USD30 juta atau Rp405 miliar.

Kabarnya sejumlah karyawan Vrvana telah bergabung ke markas Apple di Cupertino, AS. Sementara website milik Vrvana masih aktif, namun media sosial miliknya telah lama vakum sejak Agustus lalu.

Vrvana merupakan startup di balik headset virtual reality bernama Totem. Headset itu memang belum pernah dijual ke publik namun telah mendapatkan pujian dari beberapa kalangan karena kualitasnya.

Baca juga: Waduh! Diklaim Jiplak Paten Kamera Ganda, Apple Digugat

Vrvana menyebut headset Totem memiliki extended reality. Teknologi itu dikatakan sebagai gabungan dari augmented reality dan virtual reality. Kinerjanya sendiri terbilang unik karena menggunakan kamera. Sementara itu headset VR lainnya hanya mengandalkan proyeksi layar dengan tampilan transparan.

Apple memang disebut-sebut bakal memiliki bisnis baru yang akan menggarap teknologi pencitraan. Hal itu ditandai dengan dirilisnya iOS 11 kepada publik yang mencakup ARKit. Itu adalah sebuah platform yang memungkinkan pengembang untuk merancang aplikasi berbasis augmented reality di iPhone.

Kemudian Apple juga dikatakan sedang merancang hardware augmented reality sendiri. Berdasarkan laporan awal tahun ini, perusahaan ini diperkirakan bakal merilis perangkat tersebut pada 2020.

Baca juga: Terungkap! Kerjasama dengan Catcher, Apple Mulai Rakit Kacamata Pintar AR?

Sementara itu, Apple menolak untuk mengomentari soal akuisisi Vrvana. Ini memang menjadi kebiasaan Apple yang tak mau terbuka soal akuisisi yang dilakukannya, demikian dikutip dari 9to5mac, Rabu (22/11/2017).</content:encoded></item></channel></rss>
