<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apple Canangkan Produksi iPhone dan MacBook dengan Bahan Daur Ulang</title><description>Apple berencana untuk memproduksi produk populernya seperti iPhone dan MacBook dari bahan daur ulang dan bahan baru seperti bioplastik.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/21/57/1818046/apple-canangkan-produksi-iphone-dan-macbook-dengan-bahan-daur-ulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/21/57/1818046/apple-canangkan-produksi-iphone-dan-macbook-dengan-bahan-daur-ulang"/><item><title>Apple Canangkan Produksi iPhone dan MacBook dengan Bahan Daur Ulang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/21/57/1818046/apple-canangkan-produksi-iphone-dan-macbook-dengan-bahan-daur-ulang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/21/57/1818046/apple-canangkan-produksi-iphone-dan-macbook-dengan-bahan-daur-ulang</guid><pubDate>Selasa 21 November 2017 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Lely Maulida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/21/57/1818046/apple-canangkan-produksi-iphone-dan-macbook-dengan-bahan-daur-ulang-J7zIssFRuD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: 9to5mac)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/21/57/1818046/apple-canangkan-produksi-iphone-dan-macbook-dengan-bahan-daur-ulang-J7zIssFRuD.jpg</image><title>(Foto: 9to5mac)</title></images><description>CUPERTINO &amp;ndash; Apple memiliki niatan agar produknya ramah lingkungan sembari terus berupaya memperbaiki kebijakan terkait lingkungan. Hal ini ditunjukkan dalam halaman produk Apple dimana perusahaan terus mengiklankan kemajuan perangkat mereka yang memiliki dampak lingkungan secara minim.

Raksasa teknologi itu juga memiliki tim untuk mencari cara demi mengurangi polusi udara dan meningkatkan daur ulang.

Baca: Apple Akuisisi Perusahaan Teknologi Wireless Charging, untuk Apa?

Apple kembali menegaskan komitmennya untuk menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dalam wawancara belum lama ini. Dilansir BGR, Selasa (21/11/2017), raksasa teknologi itu mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk memproduksi produk populernya seperti iPhone dan MacBook dari bahan daur ulang dan bahan baru seperti bioplastik.

&amp;ldquo;Apa yang telah kami lakukan adalah 100% bahan daur ulang untuk membuat produk atau materi yang renewable. Kami sedang mengerjakan hal itu,&amp;rdquo; kata vice president of environment, policy and social initiatives Apple Lisa Jackson kepada News.com.

Baca juga: Tiru Android, iPhone 2018 Usung Fitur Dual SIM

&amp;ldquo;Sejauh yang saya tahu, kami satu-satunya perusahaan di sektor ini yang mengupayakannya. Kebanyakan orang membahas tentang daur ulang elektronik, tetapi materinya belum tentu digunakan dalam perangkat ekletronik batu,&amp;rdquo; imbuh eksekutif Apple itu.

Tak mudah memang untuk mewujudkan hal tersebut mengingat Apple menjual jutaan perangkat setiap tahunnya. Akan tetapi Apple memang berniat untuk menambang Bumi terus menerus.

Baca juga: Apple 'Bunuh' Macbook Berbahan Plastik

Mineral, yang penting untuk baterai yang ditemukan di banyak perangkat sehari-hari, termasuk gadget Apple, yang diproduksi dalam jumlah besar dari Republik Demokratik Kongo, yang menghasilkan lebih dari separuh pasokan di seluruh dunia. Namun kondisi kerjanya sangat berbahaya dimana mineral ditambang dengan menggunkan tangan bahkan terkadang dilakukan oleh anak-anak.

Apple awal tahun ini mengatakan akan berhenti menggunakan kobalt yang ditambang dengan tangan di negara tersebut. Konsep yang dicanangkan oleh Apple memang terdengar menarik meski perusahaan belum sepenuhnya menerapkan hal tersebut. (lnm).</description><content:encoded>CUPERTINO &amp;ndash; Apple memiliki niatan agar produknya ramah lingkungan sembari terus berupaya memperbaiki kebijakan terkait lingkungan. Hal ini ditunjukkan dalam halaman produk Apple dimana perusahaan terus mengiklankan kemajuan perangkat mereka yang memiliki dampak lingkungan secara minim.

Raksasa teknologi itu juga memiliki tim untuk mencari cara demi mengurangi polusi udara dan meningkatkan daur ulang.

Baca: Apple Akuisisi Perusahaan Teknologi Wireless Charging, untuk Apa?

Apple kembali menegaskan komitmennya untuk menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dalam wawancara belum lama ini. Dilansir BGR, Selasa (21/11/2017), raksasa teknologi itu mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk memproduksi produk populernya seperti iPhone dan MacBook dari bahan daur ulang dan bahan baru seperti bioplastik.

&amp;ldquo;Apa yang telah kami lakukan adalah 100% bahan daur ulang untuk membuat produk atau materi yang renewable. Kami sedang mengerjakan hal itu,&amp;rdquo; kata vice president of environment, policy and social initiatives Apple Lisa Jackson kepada News.com.

Baca juga: Tiru Android, iPhone 2018 Usung Fitur Dual SIM

&amp;ldquo;Sejauh yang saya tahu, kami satu-satunya perusahaan di sektor ini yang mengupayakannya. Kebanyakan orang membahas tentang daur ulang elektronik, tetapi materinya belum tentu digunakan dalam perangkat ekletronik batu,&amp;rdquo; imbuh eksekutif Apple itu.

Tak mudah memang untuk mewujudkan hal tersebut mengingat Apple menjual jutaan perangkat setiap tahunnya. Akan tetapi Apple memang berniat untuk menambang Bumi terus menerus.

Baca juga: Apple 'Bunuh' Macbook Berbahan Plastik

Mineral, yang penting untuk baterai yang ditemukan di banyak perangkat sehari-hari, termasuk gadget Apple, yang diproduksi dalam jumlah besar dari Republik Demokratik Kongo, yang menghasilkan lebih dari separuh pasokan di seluruh dunia. Namun kondisi kerjanya sangat berbahaya dimana mineral ditambang dengan menggunkan tangan bahkan terkadang dilakukan oleh anak-anak.

Apple awal tahun ini mengatakan akan berhenti menggunakan kobalt yang ditambang dengan tangan di negara tersebut. Konsep yang dicanangkan oleh Apple memang terdengar menarik meski perusahaan belum sepenuhnya menerapkan hal tersebut. (lnm).</content:encoded></item></channel></rss>
