<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik! NASA Kirim Bakteri E. Coli ke Luar Angkasa</title><description>Bakteri E. Coli yang jadi penyebab infeksi saluran kemih dan penyakit dalam makanan&amp;nbsp;diluncurkan&amp;nbsp; NASA ke luar angkasa pada Sabtu (11/11/2017).&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/12/56/1812788/unik-nasa-kirim-bakteri-e-coli-ke-luar-angkasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/12/56/1812788/unik-nasa-kirim-bakteri-e-coli-ke-luar-angkasa"/><item><title>Unik! NASA Kirim Bakteri E. Coli ke Luar Angkasa</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/12/56/1812788/unik-nasa-kirim-bakteri-e-coli-ke-luar-angkasa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/11/12/56/1812788/unik-nasa-kirim-bakteri-e-coli-ke-luar-angkasa</guid><pubDate>Senin 13 November 2017 01:00 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/12/56/1812788/unik-nasa-kirim-bakteri-e-coli-ke-luar-angkasa-X82NudZ2V2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Space)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/12/56/1812788/unik-nasa-kirim-bakteri-e-coli-ke-luar-angkasa-X82NudZ2V2.jpg</image><title>(Foto: Space)</title></images><description>JAKARTA - Bakteri E. Coli yang dikenal sebagai penyebab infeksi saluran kemih dan penyakit dalam makanan diluncurkan  NASA ke luar angkasa pada Sabtu (11/11/2017). Bakteri tersebut akan menjadi bahan penelitian mengenai resistensi antibiotik.

Misi dari E. Coli AntiMicrobial Satellite (EcAMSAT) akan meluncur dengan tujuan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan menumpang Orbital ATK Cygnus bersama dengan eksperimen dan pasokan untuk kru Expedition 53.

Setelah contoh bakteri E. Coli tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), percobaan ini akan menguji bagaimana kemampuan zat kontras mikro mempengaruhi kemampuan bakteri untuk berkembang saat terkena antibiotik.

Sejak manusia mulai menggunakan antibiotik mulai abad ke-20, patogen seperti E. Coli telah mengembangkan gen baru yang membuat mereka semakin resisten terhadap antibiotik.

&quot;EcAMSat akan menyelidiki efek antariksa terhadap resistensi bakteri antibiotik dan basis genetiknya,&quot; kata pejabat NASA yang dikutip dari Space, Senin (13/11/2017).

&quot;Resistensi antibiotik bakteri dapat menimbulkan bahaya bagi astronot dalam microgravity, di mana respons kekebalan tubuh melemah. Para ilmuwan percaya bahwa hasil percobaan ini dapat membantu merancang tindakan pencegahan yang efektif untuk melindungi kesehatan astronot selama misi ruang angkasa,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, untuk manusia yang berada di Bumi, penelitian tersebut dapat memberikan pemahaman bagaimana bakteri merespons tingkat stress, apakah dapat membuat perkembangan mengenai keefektifan antibiotik.

&quot;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis antibiotik terendah yang dibutuhkan untuk menghambat pertumbuhan Escherichia coli (E. Coli), patogen bakteri yang menyebabkan infeksi pada manusia dan hewan,&quot; imbuh NASA.</description><content:encoded>JAKARTA - Bakteri E. Coli yang dikenal sebagai penyebab infeksi saluran kemih dan penyakit dalam makanan diluncurkan  NASA ke luar angkasa pada Sabtu (11/11/2017). Bakteri tersebut akan menjadi bahan penelitian mengenai resistensi antibiotik.

Misi dari E. Coli AntiMicrobial Satellite (EcAMSAT) akan meluncur dengan tujuan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan menumpang Orbital ATK Cygnus bersama dengan eksperimen dan pasokan untuk kru Expedition 53.

Setelah contoh bakteri E. Coli tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), percobaan ini akan menguji bagaimana kemampuan zat kontras mikro mempengaruhi kemampuan bakteri untuk berkembang saat terkena antibiotik.

Sejak manusia mulai menggunakan antibiotik mulai abad ke-20, patogen seperti E. Coli telah mengembangkan gen baru yang membuat mereka semakin resisten terhadap antibiotik.

&quot;EcAMSat akan menyelidiki efek antariksa terhadap resistensi bakteri antibiotik dan basis genetiknya,&quot; kata pejabat NASA yang dikutip dari Space, Senin (13/11/2017).

&quot;Resistensi antibiotik bakteri dapat menimbulkan bahaya bagi astronot dalam microgravity, di mana respons kekebalan tubuh melemah. Para ilmuwan percaya bahwa hasil percobaan ini dapat membantu merancang tindakan pencegahan yang efektif untuk melindungi kesehatan astronot selama misi ruang angkasa,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, untuk manusia yang berada di Bumi, penelitian tersebut dapat memberikan pemahaman bagaimana bakteri merespons tingkat stress, apakah dapat membuat perkembangan mengenai keefektifan antibiotik.

&quot;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis antibiotik terendah yang dibutuhkan untuk menghambat pertumbuhan Escherichia coli (E. Coli), patogen bakteri yang menyebabkan infeksi pada manusia dan hewan,&quot; imbuh NASA.</content:encoded></item></channel></rss>
