<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Meteor Bawa Kandungan Besi dalam Penjelasan Alquran dan Sains</title><description>Bintang ternyata memiliki batas kemampuan dalam menanggung jumlah besi yang terdapat di dalamnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/20/56/1798953/terungkap-meteor-bawa-kandungan-besi-dalam-penjelasan-alquran-dan-sains</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/20/56/1798953/terungkap-meteor-bawa-kandungan-besi-dalam-penjelasan-alquran-dan-sains"/><item><title>Terungkap! Meteor Bawa Kandungan Besi dalam Penjelasan Alquran dan Sains</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/20/56/1798953/terungkap-meteor-bawa-kandungan-besi-dalam-penjelasan-alquran-dan-sains</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/20/56/1798953/terungkap-meteor-bawa-kandungan-besi-dalam-penjelasan-alquran-dan-sains</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2017 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/20/56/1798953/terungkap-meteor-bawa-kandungan-besi-dalam-penjelasan-alquran-dan-sains-m073DrY5T0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/20/56/1798953/terungkap-meteor-bawa-kandungan-besi-dalam-penjelasan-alquran-dan-sains-m073DrY5T0.jpg</image><title>(Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bintang ternyata memiliki batas kemampuan dalam menanggung jumlah besi yang terdapat di dalamnya. Ketika jumlahnya melebihi batas tertentu, maka bintang tersebut akan meledak. Peristiwa meledaknya bintang dikenal dengan istilah 'supernova'.

Ledakan tersebut mengakibatkan meteor-meteor yang mengandung besi berhamburan ke seluruh penjuru alam semesta. Lalu, meteor yang mengandung besi itu ditarik oleh gaya gravitasi benda-benda angkasa lain, termasuk Bumi.

Peristiwa ini menjelaskan bahwa besi turun ke Bumi melalui meteor-meteor yang jatuh akibat ledakan bintang besar di luar angkasa.

Baca juga: Bahan Ini Lebih Enteng dan Kuat daripada Besi

Penemuan astronomi modern berhasil mengungkap bahwa logam besi yang ada di Bumi ternyata berasal dari benda-benda luar angkasa. Temuan modern ini mengungkap logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan di dalam inti bintang-bintang raksasa.

Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dkk disebutkan bahwa besi tidak dihasilkan dari sistem tata surya. Besi hanya dapat dihasilkan dari bintang-bintang yang berukuran lebih besar dari matahari yang suhunya mencapai ratusan juta derajat.

Jauh sebelum manusia mengetahui tentang fenomena alam ini, Alquran telah mengungkap fakta tersebut.

Baca juga: Kertas Ternyata Sanggup Memotong Kayu hingga Besi, Kok Bisa?

&quot;Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa,&quot; Surah Al Hadid Ayat 25.

Dalam ayat tersebut kata 'anzalnaa' dalam bahasa Arab berati 'kami turunkan'. Penggunaan kata ini untuk besi dapat diartikan 'kami ciptakan' yang bermakna diturunkan dan dianggap merupakan kata kiasan untuk menjelaskan manfaat besi bagi manusia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bintang ternyata memiliki batas kemampuan dalam menanggung jumlah besi yang terdapat di dalamnya. Ketika jumlahnya melebihi batas tertentu, maka bintang tersebut akan meledak. Peristiwa meledaknya bintang dikenal dengan istilah 'supernova'.

Ledakan tersebut mengakibatkan meteor-meteor yang mengandung besi berhamburan ke seluruh penjuru alam semesta. Lalu, meteor yang mengandung besi itu ditarik oleh gaya gravitasi benda-benda angkasa lain, termasuk Bumi.

Peristiwa ini menjelaskan bahwa besi turun ke Bumi melalui meteor-meteor yang jatuh akibat ledakan bintang besar di luar angkasa.

Baca juga: Bahan Ini Lebih Enteng dan Kuat daripada Besi

Penemuan astronomi modern berhasil mengungkap bahwa logam besi yang ada di Bumi ternyata berasal dari benda-benda luar angkasa. Temuan modern ini mengungkap logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan di dalam inti bintang-bintang raksasa.

Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dkk disebutkan bahwa besi tidak dihasilkan dari sistem tata surya. Besi hanya dapat dihasilkan dari bintang-bintang yang berukuran lebih besar dari matahari yang suhunya mencapai ratusan juta derajat.

Jauh sebelum manusia mengetahui tentang fenomena alam ini, Alquran telah mengungkap fakta tersebut.

Baca juga: Kertas Ternyata Sanggup Memotong Kayu hingga Besi, Kok Bisa?

&quot;Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa,&quot; Surah Al Hadid Ayat 25.

Dalam ayat tersebut kata 'anzalnaa' dalam bahasa Arab berati 'kami turunkan'. Penggunaan kata ini untuk besi dapat diartikan 'kami ciptakan' yang bermakna diturunkan dan dianggap merupakan kata kiasan untuk menjelaskan manfaat besi bagi manusia.</content:encoded></item></channel></rss>
