<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! Masuk Titik Jenuh, 2018 Pertumbuhan Pengguna Smartphone Alami Penurunan</title><description>Kepemilikan smartphone diperkirakan bakal mengalami perlambatan karena kondisi pasar yang mengalami masa kejenuhan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/18/207/1798111/waduh-masuk-titik-jenuh-2018-pertumbuhan-pengguna-smartphone-alami-penurunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/18/207/1798111/waduh-masuk-titik-jenuh-2018-pertumbuhan-pengguna-smartphone-alami-penurunan"/><item><title>Waduh! Masuk Titik Jenuh, 2018 Pertumbuhan Pengguna Smartphone Alami Penurunan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/18/207/1798111/waduh-masuk-titik-jenuh-2018-pertumbuhan-pengguna-smartphone-alami-penurunan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/18/207/1798111/waduh-masuk-titik-jenuh-2018-pertumbuhan-pengguna-smartphone-alami-penurunan</guid><pubDate>Rabu 18 Oktober 2017 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/18/207/1798111/waduh-masuk-titik-jenuh-2018-pertumbuhan-pengguna-smartphone-alami-penurunan-u7xZJ0Tijf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Time)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/18/207/1798111/waduh-masuk-titik-jenuh-2018-pertumbuhan-pengguna-smartphone-alami-penurunan-u7xZJ0Tijf.jpg</image><title>(Foto: Time)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak dua pertiga penduduk dewasa dunia atau 66,5%, akan memiliki perangkat smartphone pada 2018. Informasi ini diumumkan oleh perusahaan bernama Zenith.

Meski demikian, kepemilikan smartphone sendiri diperkirakan bakal mengalami perlambatan karena kondisi pasar yang mengalami masa kejenuhan.

Penduduk dunia yang memiliki smartphone dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 10% hingga akhir tahun ini. Sementara pada 2018 mendatang, peningkatan diprediksi sebesar 7%. Untuk tahun lalu, peningkatakan kepemilikan smartphone secara total mencapai 14%.

Dikutip dari Recode, Rabu (18/10/2017), Belanda menjadi negara penyumbang pertumbuhan smartphone di dunia dengan persentase sebanyak 93,9% pada 2018.

Taiwan dan Hong Kong masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga dengan persentase 93% dan 92%. Amerika dan Inggris masing-masing menyumbang sekira 70%. Sementara itu negara Pakistan menjadi negara terendah dalam daftar tersebut yakni sebesar 36%.

Indonesia sendiri tak masuk dalam daftar tersebut. Sementara negara tetangga seperti Filipina, India, dan Singapura masuk dalam daftar dengan sumbangsih masing-masing 58,3%, 39,4%, dan 85%.

Kepemilikan smartphone disebut memberikan implikasi pada dunia periklanan yang selama ini telah mengarah ke pengguna mobile. Tak hanya itu pengguna smartphone juga berimbas pada pertumbuhan lalu lintas website dan bertambahnya belanja iklan.

Masih menurut Zenith, perangkat mobile akan menyumbang 73% konsumsi internet pada 2018 dan 59% dari belanja iklan. Pengukuran Zenith mencakup 52 negara dan 65% populasi dunia.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak dua pertiga penduduk dewasa dunia atau 66,5%, akan memiliki perangkat smartphone pada 2018. Informasi ini diumumkan oleh perusahaan bernama Zenith.

Meski demikian, kepemilikan smartphone sendiri diperkirakan bakal mengalami perlambatan karena kondisi pasar yang mengalami masa kejenuhan.

Penduduk dunia yang memiliki smartphone dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 10% hingga akhir tahun ini. Sementara pada 2018 mendatang, peningkatan diprediksi sebesar 7%. Untuk tahun lalu, peningkatakan kepemilikan smartphone secara total mencapai 14%.

Dikutip dari Recode, Rabu (18/10/2017), Belanda menjadi negara penyumbang pertumbuhan smartphone di dunia dengan persentase sebanyak 93,9% pada 2018.

Taiwan dan Hong Kong masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga dengan persentase 93% dan 92%. Amerika dan Inggris masing-masing menyumbang sekira 70%. Sementara itu negara Pakistan menjadi negara terendah dalam daftar tersebut yakni sebesar 36%.

Indonesia sendiri tak masuk dalam daftar tersebut. Sementara negara tetangga seperti Filipina, India, dan Singapura masuk dalam daftar dengan sumbangsih masing-masing 58,3%, 39,4%, dan 85%.

Kepemilikan smartphone disebut memberikan implikasi pada dunia periklanan yang selama ini telah mengarah ke pengguna mobile. Tak hanya itu pengguna smartphone juga berimbas pada pertumbuhan lalu lintas website dan bertambahnya belanja iklan.

Masih menurut Zenith, perangkat mobile akan menyumbang 73% konsumsi internet pada 2018 dan 59% dari belanja iklan. Pengukuran Zenith mencakup 52 negara dan 65% populasi dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
