<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketahuan Kumpulkan Informasi Pengguna, Nih Jawaban Bos OnePlus</title><description>Melalui unggahan dalam sebuah forum, Pei menjelaskan mengapa OnePlus mengirimkan informasi pengguna.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/16/207/1796631/ketahuan-kumpulkan-informasi-pengguna-nih-jawaban-bos-oneplus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/16/207/1796631/ketahuan-kumpulkan-informasi-pengguna-nih-jawaban-bos-oneplus"/><item><title>Ketahuan Kumpulkan Informasi Pengguna, Nih Jawaban Bos OnePlus</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/16/207/1796631/ketahuan-kumpulkan-informasi-pengguna-nih-jawaban-bos-oneplus</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/16/207/1796631/ketahuan-kumpulkan-informasi-pengguna-nih-jawaban-bos-oneplus</guid><pubDate>Senin 16 Oktober 2017 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/16/207/1796631/ketahuan-kumpulkan-informasi-pengguna-nih-jawaban-bos-oneplus-tTlkaJeXpz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Android Pit)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/16/207/1796631/ketahuan-kumpulkan-informasi-pengguna-nih-jawaban-bos-oneplus-tTlkaJeXpz.jpg</image><title>(Foto: Android Pit)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa waktu lalu OnePlus diketahui mengumpulkan informasi pengguna smartphone OnePlus 2. Masalah itu ditemukan oleh seorang peneliti keamanan bernama Christopher Moore.

Moore mengatakan bahwa OnePlus mengirimkan data tersebut ke open.oneplus.net.domain. Ia mempelajari bahwa data tersebut berisi informasi mengenai layar, pembukaan kunci ponsel, anomali reboot, dan nomor seri.

Kemudian, OnePlus 2 juga turut mengirimkan informasi lainnya seperti IMPEI, nomor telefon, MAC address, nama jaringan selular, IMSI prefixes, serta jaringan nirkabel ESSID dan BSSID.

Baca juga: Astaga! Smartphone OnePlus Ketahuan Kumpulkan Informasi Pengguna

Atas laporan tersebut Co-Founder OnePlus, Carl Pei, angkat bicara. Melalui unggahan dalam sebuah forum, Pei menjelaskan mengapa OnePlus mengirimkan informasi pengguna. Dalam penjelasannya ia mengatakan bahwa hal itu untuk meningkatkan sistem operasi yang dipakai OnePlus.

&quot;OnePlus mentransmisikan analisis dengan aman dua aliran yang berbeda, analisis penggunaan dan informasi perangkat,&quot; tulis Pei dikutip dari The Verge, Senin (16/10/2017).

Baca juga: Usung Kemampuan Merekam 4K, OnePlus 5 Buntuti Galaxy S8

Selain itu Pei juga mengatakan bahwa pengguna diberikan pilihan untuk agar tak &quot;dimata-matai&quot; OnePlus. Ia berjanji OnePlus akan memperbaiki programnya di masa depan. &amp;#8203;Pei menjamin bahwa data yang dikumpulkan tak dibagikan pada perusahaan lain.

Meski demikian hingga akhir Oktober ini pengguna OnePlus masih harus rela &quot;dimata-matai&quot; hingga perusahaan merilis keijakan privasi terbarunya.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa waktu lalu OnePlus diketahui mengumpulkan informasi pengguna smartphone OnePlus 2. Masalah itu ditemukan oleh seorang peneliti keamanan bernama Christopher Moore.

Moore mengatakan bahwa OnePlus mengirimkan data tersebut ke open.oneplus.net.domain. Ia mempelajari bahwa data tersebut berisi informasi mengenai layar, pembukaan kunci ponsel, anomali reboot, dan nomor seri.

Kemudian, OnePlus 2 juga turut mengirimkan informasi lainnya seperti IMPEI, nomor telefon, MAC address, nama jaringan selular, IMSI prefixes, serta jaringan nirkabel ESSID dan BSSID.

Baca juga: Astaga! Smartphone OnePlus Ketahuan Kumpulkan Informasi Pengguna

Atas laporan tersebut Co-Founder OnePlus, Carl Pei, angkat bicara. Melalui unggahan dalam sebuah forum, Pei menjelaskan mengapa OnePlus mengirimkan informasi pengguna. Dalam penjelasannya ia mengatakan bahwa hal itu untuk meningkatkan sistem operasi yang dipakai OnePlus.

&quot;OnePlus mentransmisikan analisis dengan aman dua aliran yang berbeda, analisis penggunaan dan informasi perangkat,&quot; tulis Pei dikutip dari The Verge, Senin (16/10/2017).

Baca juga: Usung Kemampuan Merekam 4K, OnePlus 5 Buntuti Galaxy S8

Selain itu Pei juga mengatakan bahwa pengguna diberikan pilihan untuk agar tak &quot;dimata-matai&quot; OnePlus. Ia berjanji OnePlus akan memperbaiki programnya di masa depan. &amp;#8203;Pei menjamin bahwa data yang dikumpulkan tak dibagikan pada perusahaan lain.

Meski demikian hingga akhir Oktober ini pengguna OnePlus masih harus rela &quot;dimata-matai&quot; hingga perusahaan merilis keijakan privasi terbarunya.</content:encoded></item></channel></rss>
