<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Smartphone LG Masih Mendapat 'Rapor Merah', Kok Bisa?</title><description>LG Electronics baru saja membukukan perkiraan laba operasional untuk kuartal ketiga 2017 dengan kenaikan 82,2%.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/13/207/1794840/bisnis-smartphone-lg-masih-mendapat-rapor-merah-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/13/207/1794840/bisnis-smartphone-lg-masih-mendapat-rapor-merah-kok-bisa"/><item><title>Bisnis Smartphone LG Masih Mendapat 'Rapor Merah', Kok Bisa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/13/207/1794840/bisnis-smartphone-lg-masih-mendapat-rapor-merah-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/13/207/1794840/bisnis-smartphone-lg-masih-mendapat-rapor-merah-kok-bisa</guid><pubDate>Senin 16 Oktober 2017 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/13/207/1794840/bisnis-smartphone-lg-masih-mendapat-rapor-merah-kok-bisa-RR9pxnYyWo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Business Korea)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/13/207/1794840/bisnis-smartphone-lg-masih-mendapat-rapor-merah-kok-bisa-RR9pxnYyWo.jpg</image><title>(Foto: Business Korea)</title></images><description>JAKARTA - LG Electronics baru saja membukukan perkiraan laba operasional untuk kuartal ketiga 2017. Perusahaan asal Korea Selatan itu telah mencapai kenaikan 82,2% dari tahun ke tahun yang cukup meningkat.

Meski demikian, dari keuntungan yang diperoleh pada Q3 2017 tersebut divisi smartphone LG masih belum memberikan andil yang besar. Pendapatan LG didorong oleh divisi televisi dan peralatan rumah tangga lainnya.

Seperti dikutip dari Phone Arena, Senin (16/10/2017), divisi smartphone LG menderita kerugian selama sepersepuluh kuartal secara berturut-turut. Meski tak sampai membuat pendapatan menurun, namun rapor divisi smartphone LG masih kurang baik.

Baca juga: Unik! Ponsel Ini Miliki Fitur Pengusir Nyamuk

Bisnis smartphone LG diperkirakan menelan kerugian sebesar USD176 juta. Bahkan jika dibandingkan dengan jumlah kerugian tahun sebelumnya, keruguian kali ini lebih besar. Sebelumnya LG membukukan rugi sebesar  USD117 juta.

Harapan LG pada smartphone Q6 dan Q8 ternyata tak menghasilkan banyak keuntungan bagi perusahaan. Selain itu smartphone andalannya, G6 juga tersisihkan dari pesaingnya seperti Galaxy S8 dan S8 Plus.

LG juga baru-baru ini telah mengumumkan smartphone unggulan lainnya yakni V30. Sayangnya karena waktu perilisan yang cuku terlambat, terutama di Amerika Serikat, penjualan smartphone ini pun masih belum maksimal.

Baca juga: LG Kembali Bikin Otak Smartphone, Benarkah?

Baru-baru ini LG dirumorkan akan kembali ke jalur pembuatan chipset. Dalam pengajuan hak cipta di European Union Intellectual Property Office, LG diketahui sedang mengembangkan dua SoC (system on chip) terbaru bernama LG KROMAX Processor dan LG EPIK Processor.

Jika kabar tersebut  benar, maka ini akan menjadi sumber pandapatan baru bagi perusahaan, selain menjalankan bisnis layar OLED, smartphone dan elektronik.</description><content:encoded>JAKARTA - LG Electronics baru saja membukukan perkiraan laba operasional untuk kuartal ketiga 2017. Perusahaan asal Korea Selatan itu telah mencapai kenaikan 82,2% dari tahun ke tahun yang cukup meningkat.

Meski demikian, dari keuntungan yang diperoleh pada Q3 2017 tersebut divisi smartphone LG masih belum memberikan andil yang besar. Pendapatan LG didorong oleh divisi televisi dan peralatan rumah tangga lainnya.

Seperti dikutip dari Phone Arena, Senin (16/10/2017), divisi smartphone LG menderita kerugian selama sepersepuluh kuartal secara berturut-turut. Meski tak sampai membuat pendapatan menurun, namun rapor divisi smartphone LG masih kurang baik.

Baca juga: Unik! Ponsel Ini Miliki Fitur Pengusir Nyamuk

Bisnis smartphone LG diperkirakan menelan kerugian sebesar USD176 juta. Bahkan jika dibandingkan dengan jumlah kerugian tahun sebelumnya, keruguian kali ini lebih besar. Sebelumnya LG membukukan rugi sebesar  USD117 juta.

Harapan LG pada smartphone Q6 dan Q8 ternyata tak menghasilkan banyak keuntungan bagi perusahaan. Selain itu smartphone andalannya, G6 juga tersisihkan dari pesaingnya seperti Galaxy S8 dan S8 Plus.

LG juga baru-baru ini telah mengumumkan smartphone unggulan lainnya yakni V30. Sayangnya karena waktu perilisan yang cuku terlambat, terutama di Amerika Serikat, penjualan smartphone ini pun masih belum maksimal.

Baca juga: LG Kembali Bikin Otak Smartphone, Benarkah?

Baru-baru ini LG dirumorkan akan kembali ke jalur pembuatan chipset. Dalam pengajuan hak cipta di European Union Intellectual Property Office, LG diketahui sedang mengembangkan dua SoC (system on chip) terbaru bernama LG KROMAX Processor dan LG EPIK Processor.

Jika kabar tersebut  benar, maka ini akan menjadi sumber pandapatan baru bagi perusahaan, selain menjalankan bisnis layar OLED, smartphone dan elektronik.</content:encoded></item></channel></rss>
