<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantap! YouTube Larang Video Modifikasi Senjata</title><description>YouTube telah melarang video yang menampilkan modifikasi senjata. Hal ini sebagai dampak dari kasus penembakan yang terjadi di Las Vegas.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/10/207/1792349/mantap-youtube-larang-video-modifikasi-senjata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/10/207/1792349/mantap-youtube-larang-video-modifikasi-senjata"/><item><title>Mantap! YouTube Larang Video Modifikasi Senjata</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/10/207/1792349/mantap-youtube-larang-video-modifikasi-senjata</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/10/207/1792349/mantap-youtube-larang-video-modifikasi-senjata</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2017 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/10/207/1792349/mantap-youtube-larang-video-modifikasi-senjata-1OB27hU2ZS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Telegraph)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/10/207/1792349/mantap-youtube-larang-video-modifikasi-senjata-1OB27hU2ZS.jpg</image><title>(Foto: Telegraph)</title></images><description>JAKARTA - YouTube telah melarang video yang menampilkan modifikasi senjata. Hal ini sebagai dampak dari kasus penembakan yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Layanan berbagai video itu menghapus konten yang menjelaskan bagaimana membuat tembakan senjata menjadi lebih cepat dengan menggunakan perangkat yang disebut sebagai stock bump. Diketahui bahwa pelaku penembakan bernama Stephen Paddock telah mengubah senjatanya dengan cara tersebut.

&amp;#8203;Stock bump dapat meningkatkan jumlah tembakan peluru yang dilontarkan oleh sebuah senapan. Paddock memodifikasi senapan agar tembakkannya secepat senapan otomatis. Hal seperti ini termasuk tindakan ilegal di Amerika Serikat.

Baca juga: Mantap! Berbagi Video YouTube ke iMessage Kini Semakin Mudah&amp;nbsp;

Modifikasi tersebut beredar luas di YouTube menjelang penembakan sebelum akhirnya Google merilis pedoman baru yang melarang penayangan video tersebut.

&quot;Kami telah lama memiliki kebijakan melawan konten berbahaya dan membahayakan,&quot; kata juru bicara YouTube dikutip dari Telegraph, Selasa (10/10/2017).

&quot;Setelah tragedi baru-baru ini di Las Vegas, kami telah melihat lebih dekat pada video yang menunjukkan bagaimana cara mengubah senjata api agar tembakannya lebih cepat dan kami telah memperluas kebijakan kami yang ada untuk melarang video ini,&quot; lanjutnya.

Baca juga: YouTube Bakal Hentikan Layanan Saluran Berbayar, Alasannya?

Sebelumnya YouTube telah melarang materi yang dapat mendorong atau menghasut pada tindakan kekerasan. Ini sebagai sorotan ketat bagaimana mereka memfasilitasi dan menjadi sarang perilaku konten kekerasan dan ekstremis.</description><content:encoded>JAKARTA - YouTube telah melarang video yang menampilkan modifikasi senjata. Hal ini sebagai dampak dari kasus penembakan yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Layanan berbagai video itu menghapus konten yang menjelaskan bagaimana membuat tembakan senjata menjadi lebih cepat dengan menggunakan perangkat yang disebut sebagai stock bump. Diketahui bahwa pelaku penembakan bernama Stephen Paddock telah mengubah senjatanya dengan cara tersebut.

&amp;#8203;Stock bump dapat meningkatkan jumlah tembakan peluru yang dilontarkan oleh sebuah senapan. Paddock memodifikasi senapan agar tembakkannya secepat senapan otomatis. Hal seperti ini termasuk tindakan ilegal di Amerika Serikat.

Baca juga: Mantap! Berbagi Video YouTube ke iMessage Kini Semakin Mudah&amp;nbsp;

Modifikasi tersebut beredar luas di YouTube menjelang penembakan sebelum akhirnya Google merilis pedoman baru yang melarang penayangan video tersebut.

&quot;Kami telah lama memiliki kebijakan melawan konten berbahaya dan membahayakan,&quot; kata juru bicara YouTube dikutip dari Telegraph, Selasa (10/10/2017).

&quot;Setelah tragedi baru-baru ini di Las Vegas, kami telah melihat lebih dekat pada video yang menunjukkan bagaimana cara mengubah senjata api agar tembakannya lebih cepat dan kami telah memperluas kebijakan kami yang ada untuk melarang video ini,&quot; lanjutnya.

Baca juga: YouTube Bakal Hentikan Layanan Saluran Berbayar, Alasannya?

Sebelumnya YouTube telah melarang materi yang dapat mendorong atau menghasut pada tindakan kekerasan. Ini sebagai sorotan ketat bagaimana mereka memfasilitasi dan menjadi sarang perilaku konten kekerasan dan ekstremis.</content:encoded></item></channel></rss>
