<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Disney Sempat Kepincut Twitter Terungkap, Apa Itu?</title><description> Disney ternyata pernah kepincut dengan Twitter dan hampir mengakuisisinya tahun lalu.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/04/207/1788837/alasan-disney-sempat-kepincut-twitter-terungkap-apa-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/04/207/1788837/alasan-disney-sempat-kepincut-twitter-terungkap-apa-itu"/><item><title>Alasan Disney Sempat Kepincut Twitter Terungkap, Apa Itu?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/04/207/1788837/alasan-disney-sempat-kepincut-twitter-terungkap-apa-itu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/10/04/207/1788837/alasan-disney-sempat-kepincut-twitter-terungkap-apa-itu</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2017 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dini Listiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/04/207/1788837/alasan-disney-sempat-kepincut-twitter-terungkap-apa-itu-6wmPO6X7Gl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Tech Crunch)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/04/207/1788837/alasan-disney-sempat-kepincut-twitter-terungkap-apa-itu-6wmPO6X7Gl.jpg</image><title>(Foto: Tech Crunch)</title></images><description>NEW YORK - Disney ternyata pernah kepincut dengan Twitter dan hampir mengakuisisinya tahun lalu. Namun, perusahaan di bidang hiburan itu memutuskan untuk membeli perusahaan video streaming BAMTech sebagai gantinya.

Konfirmasi Disney soal ketertarikannya dengan di Twitter dilontarkan oleh CEO Disney Bob Iger di panggung konferensi Vanity Fair&amp;rsquo;s New Establishment.

&quot;Kami pikir Twitter memiliki jangkauan global,&quot; kata Iger, menambahkan bahwa minat Disney bukanlah tentang media sosial melainkan distribusi untuk konten.

Laporan dari tahun lalu yang dikutip dari Business Insider, Kamis (5/10/2017) mengatakan bahwa Disney memutuskan untuk mundur karena bullying yang merajalela dan aktivitas troll di platform Twitter.

Diketahui, Twitter memang mengadakan pembicaraan akuisisi dengan banyak calon peminangnya, termasuk Salesforce dan Disney Oktober tahun lalu, yang pada akhirnya semuanya kehilangan minat dalam sebuah kesepakatan.

CEO Twitter Jack Dorsey baru-baru ini mengisyaratkan bahwa perusahaan itu menolak tawaran akuisis satu tahun lalu, namun tak menyebutkan dari mana penawaran itu berasal.

Twitter sendiri gagal menambahkan pengguna baru pada kuartal terakhir, dan sahamnya turun sekira 25% dari tahun lalu.

</description><content:encoded>NEW YORK - Disney ternyata pernah kepincut dengan Twitter dan hampir mengakuisisinya tahun lalu. Namun, perusahaan di bidang hiburan itu memutuskan untuk membeli perusahaan video streaming BAMTech sebagai gantinya.

Konfirmasi Disney soal ketertarikannya dengan di Twitter dilontarkan oleh CEO Disney Bob Iger di panggung konferensi Vanity Fair&amp;rsquo;s New Establishment.

&quot;Kami pikir Twitter memiliki jangkauan global,&quot; kata Iger, menambahkan bahwa minat Disney bukanlah tentang media sosial melainkan distribusi untuk konten.

Laporan dari tahun lalu yang dikutip dari Business Insider, Kamis (5/10/2017) mengatakan bahwa Disney memutuskan untuk mundur karena bullying yang merajalela dan aktivitas troll di platform Twitter.

Diketahui, Twitter memang mengadakan pembicaraan akuisisi dengan banyak calon peminangnya, termasuk Salesforce dan Disney Oktober tahun lalu, yang pada akhirnya semuanya kehilangan minat dalam sebuah kesepakatan.

CEO Twitter Jack Dorsey baru-baru ini mengisyaratkan bahwa perusahaan itu menolak tawaran akuisis satu tahun lalu, namun tak menyebutkan dari mana penawaran itu berasal.

Twitter sendiri gagal menambahkan pengguna baru pada kuartal terakhir, dan sahamnya turun sekira 25% dari tahun lalu.

</content:encoded></item></channel></rss>
