<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingin Komunikasi dengan Alien? Nih Cara yang Mungkin Bisa Dilakukan</title><description>Ingin Komunikasi dengan Alien? Nih Cara yang Mungkin Bisa Dilakukan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/29/56/1785713/ingin-komunikasi-dengan-alien-nih-cara-yang-mungkin-bisa-dilakukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/29/56/1785713/ingin-komunikasi-dengan-alien-nih-cara-yang-mungkin-bisa-dilakukan"/><item><title>Ingin Komunikasi dengan Alien? Nih Cara yang Mungkin Bisa Dilakukan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/29/56/1785713/ingin-komunikasi-dengan-alien-nih-cara-yang-mungkin-bisa-dilakukan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/29/56/1785713/ingin-komunikasi-dengan-alien-nih-cara-yang-mungkin-bisa-dilakukan</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2017 03:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dini Listiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/29/56/1785713/ingin-komunikasi-dengan-alien-nih-cara-yang-mungkin-bisa-dilakukan-8K1xHfmczy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: The Telegraph)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/29/56/1785713/ingin-komunikasi-dengan-alien-nih-cara-yang-mungkin-bisa-dilakukan-8K1xHfmczy.jpg</image><title>(Foto: The Telegraph)</title></images><description>JAKARTA - Makhluk asing atau alien hingga kini masih menjadi misteri. Namun, beberapa orang percaya akan keberadaannya dan bahkan berusaha untuk menghubunginya.

Menurut laporan Listverse, Senin (2/9/2017), ada banyak cara untuk mengirimkan pesan ke seluruh kosmos. Jadi, jika ada alien super maju ingin berkomunikasi dengan manusia, berikut ini cara yang mungkin bisa dilakukan.
&amp;nbsp;
Gelombang Radio Biasa
Menerima pesan dalam bentuk ini merupakan subjek dari banyak buku dan film, dan ini bisa menjadi awal yang baik. Menariknya, pesan mungkin terdeteksi di akhir 1970-an dengan sinyal WOW!

Meski begitu, ada beberapa masalah fatal dengan metode ini. Gelombang radio menipis saat Anda semakin jauh dari sumbernya. Jadi, pesan yang kami kirim selama abad yang lalu pada dasarnya tak terbaca setelah beberapa lusin tahun cahaya.


Starlight
Anda mungkin pernah mendengar tentang teleskop luar angkasa Kepler. Ini merupakan teleskop NASA yang mencari planet di sekitar bintang lain dengan melihat lekuknya cahaya bintang saat exoplanet melintas di depan bintang itu.



Laser
Ketika gelombang radio menjadi sulit diuraikan pada jarak kosmis, laser bisa menjadi cara yang lebih masuk akal untuk berkomunikasi. Integritas sinyal dijaga agar lebih jauh jaraknya dibandingkan gelombang radio, dan akan terlihat sangat berbeda dengan manusia di Bumi.

Anda bisa menargetkan benda langit secara individual, sehingga proses pengiriman pesan itu baik dan efisien, tak seperti gelombang radio yang meluas ke luar dalam bola. Peradaban yang cukup maju bisa mengirim pesan seperti ini ke sistem ratusan tahun cahaya.

Lalu, frekuensi cahaya apa yang digunakan saat mentransmisikan sinyal laser? Jika peradaban cukup maju, mereka bisa mengirim ledakan sinar gamma ke luar angkasa. Mereka akan bertahan paling lama dan benar-benar menonjol. Tentu saja, itu membutuhkan energi luar biasa.

Skenario yang berpotensi lebih realistis untuk manusia saat ini adalah menggunakan laser inframerah atau microwave karena mereka hanya membutuhkan energi lebih sedikit.


Gelombang Gravitasi
Umat manusia baru-baru ini mengembangkan kemampuan untuk mendeteksi gelombang gravitasi. Pada 2015, para ilmuwan di percobaan Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO) mengumumkan bahwa mereka telah menemukan riak di struktur luar angkasa dan waktu, menandai saat pertama kali manusia menemukan gelombang ini.
Jadi, peradaban maju hanya bisa bermain di sekitar dengan beberapa bintang neutron atau black hole dengan cara yang mengirimkan sinyal aneh dan jelas ke detektor. Mereka bisa mengontrol frekuensi dan amplitudo gelombang ini untuk menanamkan beberapa informasi dan mengirimkan pesan ke manusia.
Tentu saja, ini akan melibatkan kecakapan teknologi yang luar biasa. Hal yang keren ialah manusia bisa mendeteksi gelombang ini dari miliaran tahun cahay, jadi alien yang melakukan ini di manapun di sekitar alam semesta akan terdeteksi.</description><content:encoded>JAKARTA - Makhluk asing atau alien hingga kini masih menjadi misteri. Namun, beberapa orang percaya akan keberadaannya dan bahkan berusaha untuk menghubunginya.

Menurut laporan Listverse, Senin (2/9/2017), ada banyak cara untuk mengirimkan pesan ke seluruh kosmos. Jadi, jika ada alien super maju ingin berkomunikasi dengan manusia, berikut ini cara yang mungkin bisa dilakukan.
&amp;nbsp;
Gelombang Radio Biasa
Menerima pesan dalam bentuk ini merupakan subjek dari banyak buku dan film, dan ini bisa menjadi awal yang baik. Menariknya, pesan mungkin terdeteksi di akhir 1970-an dengan sinyal WOW!

Meski begitu, ada beberapa masalah fatal dengan metode ini. Gelombang radio menipis saat Anda semakin jauh dari sumbernya. Jadi, pesan yang kami kirim selama abad yang lalu pada dasarnya tak terbaca setelah beberapa lusin tahun cahaya.


Starlight
Anda mungkin pernah mendengar tentang teleskop luar angkasa Kepler. Ini merupakan teleskop NASA yang mencari planet di sekitar bintang lain dengan melihat lekuknya cahaya bintang saat exoplanet melintas di depan bintang itu.



Laser
Ketika gelombang radio menjadi sulit diuraikan pada jarak kosmis, laser bisa menjadi cara yang lebih masuk akal untuk berkomunikasi. Integritas sinyal dijaga agar lebih jauh jaraknya dibandingkan gelombang radio, dan akan terlihat sangat berbeda dengan manusia di Bumi.

Anda bisa menargetkan benda langit secara individual, sehingga proses pengiriman pesan itu baik dan efisien, tak seperti gelombang radio yang meluas ke luar dalam bola. Peradaban yang cukup maju bisa mengirim pesan seperti ini ke sistem ratusan tahun cahaya.

Lalu, frekuensi cahaya apa yang digunakan saat mentransmisikan sinyal laser? Jika peradaban cukup maju, mereka bisa mengirim ledakan sinar gamma ke luar angkasa. Mereka akan bertahan paling lama dan benar-benar menonjol. Tentu saja, itu membutuhkan energi luar biasa.

Skenario yang berpotensi lebih realistis untuk manusia saat ini adalah menggunakan laser inframerah atau microwave karena mereka hanya membutuhkan energi lebih sedikit.


Gelombang Gravitasi
Umat manusia baru-baru ini mengembangkan kemampuan untuk mendeteksi gelombang gravitasi. Pada 2015, para ilmuwan di percobaan Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO) mengumumkan bahwa mereka telah menemukan riak di struktur luar angkasa dan waktu, menandai saat pertama kali manusia menemukan gelombang ini.
Jadi, peradaban maju hanya bisa bermain di sekitar dengan beberapa bintang neutron atau black hole dengan cara yang mengirimkan sinyal aneh dan jelas ke detektor. Mereka bisa mengontrol frekuensi dan amplitudo gelombang ini untuk menanamkan beberapa informasi dan mengirimkan pesan ke manusia.
Tentu saja, ini akan melibatkan kecakapan teknologi yang luar biasa. Hal yang keren ialah manusia bisa mendeteksi gelombang ini dari miliaran tahun cahay, jadi alien yang melakukan ini di manapun di sekitar alam semesta akan terdeteksi.</content:encoded></item></channel></rss>
