<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Ini Kembali Pamer Mobil Terbang, Siap Mengudara 2020</title><description>AeroMobil, perusahaan asal Slovakia kembali memamerkan mobil terbang di ajang Frankfurt Motor Show 2017 di Jerman.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/14/15/1775604/perusahaan-ini-kembali-pamer-mobil-terbang-siap-mengudara-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/14/15/1775604/perusahaan-ini-kembali-pamer-mobil-terbang-siap-mengudara-2020"/><item><title>Perusahaan Ini Kembali Pamer Mobil Terbang, Siap Mengudara 2020</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/14/15/1775604/perusahaan-ini-kembali-pamer-mobil-terbang-siap-mengudara-2020</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/09/14/15/1775604/perusahaan-ini-kembali-pamer-mobil-terbang-siap-mengudara-2020</guid><pubDate>Kamis 14 September 2017 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Santo Evren Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/14/15/1775604/perusahaan-ini-kembali-pamer-mobil-terbang-siap-mengudara-2020-Sl74wl1Bko.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil terbang AeroMobil (Carscoops)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/14/15/1775604/perusahaan-ini-kembali-pamer-mobil-terbang-siap-mengudara-2020-Sl74wl1Bko.jpg</image><title>Mobil terbang AeroMobil (Carscoops)</title></images><description>FRANKFURT - AeroMobil, perusahaan asal Slovakia kembali memamerkan mobil terbang di ajang Frankfurt Motor Show 2017 di Jerman. Model yang menggabungkan inovasi automotif dan penerbangan ini memiliki sayap layaknya sebuah pesawat yang bisa mengantarkan pemiliknya untuk perjalanan jarak menengah.
Diberitakan carscoops, pada kesempatan yang sama perusahaan membuka pemesanan mobil terbang. Sampai saat ini perusahaan masih merahasiakan harga jual dari mobil terbang tersebut. Namun dijadwalkan mobil sudah masuk jalur produksi pada awal 2018. Diperkirakan mobil terbang sudah sampai ke tangan pelanggan dan bisa dipergunakan pada 2020.
(Baca juga: Diterbangkan Pilot, Mobil Terbang Sukses Lintasi Terusan Inggris)
Menurut chief technology officer AeroMobil Douglas MacAndrew, &quot;Mengintegrasikan penerbangan dan mobil tidaklah mudah, namun kami telah melakukan penelitian dan pengembangan selama kurang lebih&amp;nbsp; 60 tahun untuk menciptakan mobil terbang. AeroMobil dirancang untuk memenuhi persyaratan legislatif saat ini. Di Frankfurt Motor Show kita menunjukkan bagaimana membawa mobil terbang ke pasar dalam waktu dekat dengan memanfaatkan infrastruktur, dan peraturan transportasi saat ini,&quot;
Di darat, model ini didukung oleh sistem penggerak roda depan berupa motor listrik yang mampu menempuh jarak sekira 700 kilometer dan kecepatan tertinggi 160 kilometer per jam.
Setelah melakukan jalan cepat selama tiga menit, AeroMobil siap terbang. Di udara mobil mendapat dukungan dari mesin boxer empat liter empat silinder turbocharged yang menghasilkan tenaga 300 hp. Mesin ini berfungsi untuk menggerakkan baling-baling dan memiliki kemampuan berada di udara untuk jarak maksimal sekira 750 km.
Seperti mobil pada umumnya, model ini sudah dilengkapi dengan perangkat keselamatan seperti dual airbag. Sedangkan untuk keselamatan di udara, perusahaan telah memasangkan parasut yang bisa dikembangkan ssat terjadi keadaan darurat.
Selain AeroMobil, produsen asal Jepang, Toyota juga tengah mengembangkan mobil terbang. Untuk pengembangannya Toyota bekerjasama dengan komunitas penggila mobil terbang, Cartivator.
(Baca juga: Mobil Terbang Toyota Digunakan pada 2020)
Tidak tanggung-tanggung, Toyota rela mengeluarkan dana sebesar 42,5 juta yen atau sekira Rp5 miliar selama tiga tahun ke depan kepada Cartivator untuk membantu proses pengembangan. Rencananya, mobil yang diberi nama SkyDrive ini akan diperkenalkan pada akhir 2018, tapi statusnya masih prototipe. (san)</description><content:encoded>FRANKFURT - AeroMobil, perusahaan asal Slovakia kembali memamerkan mobil terbang di ajang Frankfurt Motor Show 2017 di Jerman. Model yang menggabungkan inovasi automotif dan penerbangan ini memiliki sayap layaknya sebuah pesawat yang bisa mengantarkan pemiliknya untuk perjalanan jarak menengah.
Diberitakan carscoops, pada kesempatan yang sama perusahaan membuka pemesanan mobil terbang. Sampai saat ini perusahaan masih merahasiakan harga jual dari mobil terbang tersebut. Namun dijadwalkan mobil sudah masuk jalur produksi pada awal 2018. Diperkirakan mobil terbang sudah sampai ke tangan pelanggan dan bisa dipergunakan pada 2020.
(Baca juga: Diterbangkan Pilot, Mobil Terbang Sukses Lintasi Terusan Inggris)
Menurut chief technology officer AeroMobil Douglas MacAndrew, &quot;Mengintegrasikan penerbangan dan mobil tidaklah mudah, namun kami telah melakukan penelitian dan pengembangan selama kurang lebih&amp;nbsp; 60 tahun untuk menciptakan mobil terbang. AeroMobil dirancang untuk memenuhi persyaratan legislatif saat ini. Di Frankfurt Motor Show kita menunjukkan bagaimana membawa mobil terbang ke pasar dalam waktu dekat dengan memanfaatkan infrastruktur, dan peraturan transportasi saat ini,&quot;
Di darat, model ini didukung oleh sistem penggerak roda depan berupa motor listrik yang mampu menempuh jarak sekira 700 kilometer dan kecepatan tertinggi 160 kilometer per jam.
Setelah melakukan jalan cepat selama tiga menit, AeroMobil siap terbang. Di udara mobil mendapat dukungan dari mesin boxer empat liter empat silinder turbocharged yang menghasilkan tenaga 300 hp. Mesin ini berfungsi untuk menggerakkan baling-baling dan memiliki kemampuan berada di udara untuk jarak maksimal sekira 750 km.
Seperti mobil pada umumnya, model ini sudah dilengkapi dengan perangkat keselamatan seperti dual airbag. Sedangkan untuk keselamatan di udara, perusahaan telah memasangkan parasut yang bisa dikembangkan ssat terjadi keadaan darurat.
Selain AeroMobil, produsen asal Jepang, Toyota juga tengah mengembangkan mobil terbang. Untuk pengembangannya Toyota bekerjasama dengan komunitas penggila mobil terbang, Cartivator.
(Baca juga: Mobil Terbang Toyota Digunakan pada 2020)
Tidak tanggung-tanggung, Toyota rela mengeluarkan dana sebesar 42,5 juta yen atau sekira Rp5 miliar selama tiga tahun ke depan kepada Cartivator untuk membantu proses pengembangan. Rencananya, mobil yang diberi nama SkyDrive ini akan diperkenalkan pada akhir 2018, tapi statusnya masih prototipe. (san)</content:encoded></item></channel></rss>
