<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata, Ini yang Bikin Penjualan Moge Harley Davidson Turun</title><description>Penjualan motor Harley Davidson secara global turun dalam 5 tahun terakhir. Penurunan terjadi di AS, pasar terbesar moge Milwaukee ini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/31/15/1766707/ternyata-ini-yang-bikin-penjualan-moge-harley-davidson-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/31/15/1766707/ternyata-ini-yang-bikin-penjualan-moge-harley-davidson-turun"/><item><title>Ternyata, Ini yang Bikin Penjualan Moge Harley Davidson Turun</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/31/15/1766707/ternyata-ini-yang-bikin-penjualan-moge-harley-davidson-turun</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/31/15/1766707/ternyata-ini-yang-bikin-penjualan-moge-harley-davidson-turun</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2017 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/31/15/1766707/ternyata-ini-yang-bikin-penjualan-moge-harley-davidson-turun-d2bPmxAabD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/31/15/1766707/ternyata-ini-yang-bikin-penjualan-moge-harley-davidson-turun-d2bPmxAabD.jpg</image><title>(Foto: Reuters)</title></images><description>MILWAUKEE - Harley Davidson sedang diterjang &amp;lsquo;badai&amp;rsquo; menyusul menurunnya penjualan di pasar global sejak lima tahun terakhir. Penurunan penjualan terjadi di Amerika Serikat yang merupakan pasar terbesar moge ikonik asal Milwaukee ini.
Apa sebabnya? Terjadi perubahan karakter pasar sepeda motor di Amerika Serikat. Konsumen Harley Davidson identik dengan kalangan senior atau berusia di atas 50 tahun. Sementara semakin lama warga di generasi itu berkurang.
(Baca Juga: Pria Ini Dimakamkan dengan Peti Mati Gandengan Harley Davidson)
Sedangkan anak-anak muda lebih menyukai motor dengan desain modern yang saat ini banyak ditawarkan pabrikan Jepang dan Eropa. Meski Harley masih menguasai pasar motor di atas 500 cc di AS, namun secara perlahan penguasaan pasar atau market share-nya menurun.
Selain itu, sekalipun ada kalangan muda yang meminati produk Harley Davidson mereka lebih memilih membeli motor bekasnya.
(Baca Juga: Ketika Bos Harley Davidson Mengeluh ke Donald Trump)
Analis automotif dari Bernstein, David Beckel, mengatakan kalangan muda lebih memilih motor dengan harga yang murah. Untuk itu mereka memilih membeli motor Harley Davidson bekas atau motor baru dari pabrikan Jepang, seperti Honda.
&quot;Kepemilikan sepeda motor baru sudah sejak beberapa waktu ini berkurang. Ini merupakan kondisi sulit bagi Harley Davidson. Saya punya prediksi total kepemilikan sepeda motor baru di negara ini akan turun setidaknya sampai lima tahun mendatang,&quot; jelasnya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/8/2017).
Penjualan retail Harley Davidson sendiri juga turun di bulan lalu. Pada Juli 2017, penjualan sepeda motor baru turun 8 persen dibandingkan dengan Juni 2017. Kondisi ini menyebabkan Harley menurunkan target jumlah pengiriman dari pabrik serta memangkas karyawannya.
(Baca Juga: Permintaan Lesu, Harley Davidson Pangkas Produksi Motor)
Untungnya, kondisi ini sebenarnya tidak menurunkan brand image dari Harley itu sendiri. Pasalnya penjualan motor bekasnya masih terbilang tinggi. Kalangan muda di AS cenderung membeli motor Harley pertama mereka dalam kondisi bekas melalui online.
&quot;Saya kira (Harley) masih dalam posisi yang aman. Pada kenyataannya orang-orang masih tertarik dengan brand ini. Tapi memang pasar motor bekas tidak memberikan dampak apa-apa bagi perusahaan. Tentunya ini juga tidak ada dampaknya bagi para pemegang saham,&quot; jelas analis dari Longbow Research, David MacGregor.
Chief Financial Officer (COO) Harley Davidson John Olin sebelumnya mengatakan, data hingga Mei 2017 penjualan motor Harley bekas nak dua kali lipat dibandingkan dengan motor baru.
(Baca Juga: Harley Davidson Bikin Pabrik di Thailand, Apa Untungnya bagi Indonesia?)
Untuk itu pihaknya berupaya keras untuk mengembalikan kondisi. Harley kini menggelontorkan motor-motor dengan desain baru agar lebih atraktif untuk konsumen kalangan muda. Pekan lalu Harley meluncurkan 13 motor baru dengan desain lebih futuristis.
Selain itu pihaknya juga menggandeng perusahaan penyewaan EagleRider, yang sudah melayani lebih dari 100 ribu konsumen setiap tahun, untuk menawarkan touring keliling Amerika. Harley yang kini sudah memiliki 3 juta pengguna, menargetkan menambah 2 juta pengguna baru lagi hingga 2027.</description><content:encoded>MILWAUKEE - Harley Davidson sedang diterjang &amp;lsquo;badai&amp;rsquo; menyusul menurunnya penjualan di pasar global sejak lima tahun terakhir. Penurunan penjualan terjadi di Amerika Serikat yang merupakan pasar terbesar moge ikonik asal Milwaukee ini.
Apa sebabnya? Terjadi perubahan karakter pasar sepeda motor di Amerika Serikat. Konsumen Harley Davidson identik dengan kalangan senior atau berusia di atas 50 tahun. Sementara semakin lama warga di generasi itu berkurang.
(Baca Juga: Pria Ini Dimakamkan dengan Peti Mati Gandengan Harley Davidson)
Sedangkan anak-anak muda lebih menyukai motor dengan desain modern yang saat ini banyak ditawarkan pabrikan Jepang dan Eropa. Meski Harley masih menguasai pasar motor di atas 500 cc di AS, namun secara perlahan penguasaan pasar atau market share-nya menurun.
Selain itu, sekalipun ada kalangan muda yang meminati produk Harley Davidson mereka lebih memilih membeli motor bekasnya.
(Baca Juga: Ketika Bos Harley Davidson Mengeluh ke Donald Trump)
Analis automotif dari Bernstein, David Beckel, mengatakan kalangan muda lebih memilih motor dengan harga yang murah. Untuk itu mereka memilih membeli motor Harley Davidson bekas atau motor baru dari pabrikan Jepang, seperti Honda.
&quot;Kepemilikan sepeda motor baru sudah sejak beberapa waktu ini berkurang. Ini merupakan kondisi sulit bagi Harley Davidson. Saya punya prediksi total kepemilikan sepeda motor baru di negara ini akan turun setidaknya sampai lima tahun mendatang,&quot; jelasnya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/8/2017).
Penjualan retail Harley Davidson sendiri juga turun di bulan lalu. Pada Juli 2017, penjualan sepeda motor baru turun 8 persen dibandingkan dengan Juni 2017. Kondisi ini menyebabkan Harley menurunkan target jumlah pengiriman dari pabrik serta memangkas karyawannya.
(Baca Juga: Permintaan Lesu, Harley Davidson Pangkas Produksi Motor)
Untungnya, kondisi ini sebenarnya tidak menurunkan brand image dari Harley itu sendiri. Pasalnya penjualan motor bekasnya masih terbilang tinggi. Kalangan muda di AS cenderung membeli motor Harley pertama mereka dalam kondisi bekas melalui online.
&quot;Saya kira (Harley) masih dalam posisi yang aman. Pada kenyataannya orang-orang masih tertarik dengan brand ini. Tapi memang pasar motor bekas tidak memberikan dampak apa-apa bagi perusahaan. Tentunya ini juga tidak ada dampaknya bagi para pemegang saham,&quot; jelas analis dari Longbow Research, David MacGregor.
Chief Financial Officer (COO) Harley Davidson John Olin sebelumnya mengatakan, data hingga Mei 2017 penjualan motor Harley bekas nak dua kali lipat dibandingkan dengan motor baru.
(Baca Juga: Harley Davidson Bikin Pabrik di Thailand, Apa Untungnya bagi Indonesia?)
Untuk itu pihaknya berupaya keras untuk mengembalikan kondisi. Harley kini menggelontorkan motor-motor dengan desain baru agar lebih atraktif untuk konsumen kalangan muda. Pekan lalu Harley meluncurkan 13 motor baru dengan desain lebih futuristis.
Selain itu pihaknya juga menggandeng perusahaan penyewaan EagleRider, yang sudah melayani lebih dari 100 ribu konsumen setiap tahun, untuk menawarkan touring keliling Amerika. Harley yang kini sudah memiliki 3 juta pengguna, menargetkan menambah 2 juta pengguna baru lagi hingga 2027.</content:encoded></item></channel></rss>
