<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Mobil Tanpa Sopir, BMW, Intel &amp; FCA Bersatu</title><description>Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan bergabung dengan BMW, Intel, dan Mobileye untuk mengembangkan platform teknologi otonom.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/23/15/1761109/demi-mobil-tanpa-sopir-bmw-intel-fca-bersatu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/23/15/1761109/demi-mobil-tanpa-sopir-bmw-intel-fca-bersatu"/><item><title>Demi Mobil Tanpa Sopir, BMW, Intel &amp; FCA Bersatu</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/23/15/1761109/demi-mobil-tanpa-sopir-bmw-intel-fca-bersatu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/23/15/1761109/demi-mobil-tanpa-sopir-bmw-intel-fca-bersatu</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2017 06:15 WIB</pubDate><dc:creator>Santo Evren Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/23/15/1761109/demi-mobil-tanpa-sopir-bmw-intel-fca-bersatu-pdNssjmwmY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil otonom BMW (Carscoops)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/23/15/1761109/demi-mobil-tanpa-sopir-bmw-intel-fca-bersatu-pdNssjmwmY.jpg</image><title>Ilustrasi mobil otonom BMW (Carscoops)</title></images><description>BERLIN - Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan bergabung dengan BMW, Intel, dan Mobileye untuk mengembangkan platform teknologi otonom atau mobil tanpa sopir. Sejak 2016, BMW, Intel, dan Mobileye telah lebih dulu menjalin kerja sama dalam pengembangan mobil cerdas ini.
Chief Executive Officer (CEO) FCA Sergio Marchionne mengatakan, kerjasama ini dapat mempercepat pengembangan mobil berteknologi otonom.
(Baca juga: Butuh Waktu Panjang Hadirkan Mobil Otonom di Indonesia)
&quot;Untuk memajukan mobil berteknologi otonom, sangat penting untuk membentuk kemitraan antara pembuat mobil, penyedia teknologi, dan pemasok,&quot; katanya, sebagaimana dilansir Carscoops.
Selain mempercepat pengembangan, lanjut Marchionne, kerjasama ini bisa dijadikan momentum untuk saling transfer teknologi dan yang paling penting adalah menekan biaya pengembangan, termasuk riset.
&quot;Dengan kerja sama ini memungkinkan FCA secara langsung mendapatkan keuntungan dari sinergi. Ini mungkin dilakukan ketika perusahaan bekerja bersama-sama dengan visi dan tujuan yang sama,&quot; tambah Marchionne.
Sementara itu CEO Intel Brian Krzanich mengatakan, masa depan industri automotif akan bergantung pada teknologi, untuk itu dibutuhkan kerja sama dengan perusahaan lain dalam mengembangkan sistem otonom.
&quot;Kami senang menyambut kedatangan FCA, karena akan membawa kami selangkah lebih dekat untuk mengantarkan kendaraan otonom teraman  hadir di dunia,&quot; katanya.
Bukan hanya BMW dan FCA, sebelumnya banyak produsen mobil yang menjalin kerja sama dengan perusahaan perangkat keras komputer untuk mengembangkan sistem otonom.
Volvo telah menggunakan platform Nvidia PX untuk skema pilot mobil otonom yang dijuluki DriveMe. Teknologi otonom merupakan penyumbang penting bagi visi Volvo 2020, prinsipnya untuk menciptakan kendaraan yang lebih aman.
Toyota sudah mengumumkan kerja sama pengembangan mobil tanpa sopir dengan beberapa perusahaan teknologi. Untuk melengkapinya, produsen mobil terbesar kedua di dunia itu mengumumkan kerja sama terbarunya dengan Nvidia.
(Baca juga : Canggih! Taksi 'Tanpa Sopir' Akan Beroperasi Penuh di Singapura Mulai 2018)
Nvidia akan memasok hardware dan software kecerdasan buatan yang akan diaplikasikan pada kendaraan otonom Toyota. Pabrikan Jepang itu berambisi akan mulai memasarkan mobil pintar itu dalam beberapa tahun mendatang.
Honda sudah melakukan pembicaraan dengan unit mobil otonom Google, Waymo, terkait kerja sama penggunaaan teknologi otonom pada kendaraan. (san) </description><content:encoded>BERLIN - Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan bergabung dengan BMW, Intel, dan Mobileye untuk mengembangkan platform teknologi otonom atau mobil tanpa sopir. Sejak 2016, BMW, Intel, dan Mobileye telah lebih dulu menjalin kerja sama dalam pengembangan mobil cerdas ini.
Chief Executive Officer (CEO) FCA Sergio Marchionne mengatakan, kerjasama ini dapat mempercepat pengembangan mobil berteknologi otonom.
(Baca juga: Butuh Waktu Panjang Hadirkan Mobil Otonom di Indonesia)
&quot;Untuk memajukan mobil berteknologi otonom, sangat penting untuk membentuk kemitraan antara pembuat mobil, penyedia teknologi, dan pemasok,&quot; katanya, sebagaimana dilansir Carscoops.
Selain mempercepat pengembangan, lanjut Marchionne, kerjasama ini bisa dijadikan momentum untuk saling transfer teknologi dan yang paling penting adalah menekan biaya pengembangan, termasuk riset.
&quot;Dengan kerja sama ini memungkinkan FCA secara langsung mendapatkan keuntungan dari sinergi. Ini mungkin dilakukan ketika perusahaan bekerja bersama-sama dengan visi dan tujuan yang sama,&quot; tambah Marchionne.
Sementara itu CEO Intel Brian Krzanich mengatakan, masa depan industri automotif akan bergantung pada teknologi, untuk itu dibutuhkan kerja sama dengan perusahaan lain dalam mengembangkan sistem otonom.
&quot;Kami senang menyambut kedatangan FCA, karena akan membawa kami selangkah lebih dekat untuk mengantarkan kendaraan otonom teraman  hadir di dunia,&quot; katanya.
Bukan hanya BMW dan FCA, sebelumnya banyak produsen mobil yang menjalin kerja sama dengan perusahaan perangkat keras komputer untuk mengembangkan sistem otonom.
Volvo telah menggunakan platform Nvidia PX untuk skema pilot mobil otonom yang dijuluki DriveMe. Teknologi otonom merupakan penyumbang penting bagi visi Volvo 2020, prinsipnya untuk menciptakan kendaraan yang lebih aman.
Toyota sudah mengumumkan kerja sama pengembangan mobil tanpa sopir dengan beberapa perusahaan teknologi. Untuk melengkapinya, produsen mobil terbesar kedua di dunia itu mengumumkan kerja sama terbarunya dengan Nvidia.
(Baca juga : Canggih! Taksi 'Tanpa Sopir' Akan Beroperasi Penuh di Singapura Mulai 2018)
Nvidia akan memasok hardware dan software kecerdasan buatan yang akan diaplikasikan pada kendaraan otonom Toyota. Pabrikan Jepang itu berambisi akan mulai memasarkan mobil pintar itu dalam beberapa tahun mendatang.
Honda sudah melakukan pembicaraan dengan unit mobil otonom Google, Waymo, terkait kerja sama penggunaaan teknologi otonom pada kendaraan. (san) </content:encoded></item></channel></rss>
