<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata, Banyak Pemilik Alphard yang Ingin Modifikasi Mobilnya biar Lebih Mewah</title><description>Pemilik mobil yang ingin suasana berbeda di mobilnya akan melakukan modifikasi. Banyak pemilik Alphard yang ingin memodifikasi interior.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/18/15/1758202/ternyata-banyak-pemilik-alphard-yang-ingin-modifikasi-mobilnya-biar-lebih-mewah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/18/15/1758202/ternyata-banyak-pemilik-alphard-yang-ingin-modifikasi-mobilnya-biar-lebih-mewah"/><item><title>Ternyata, Banyak Pemilik Alphard yang Ingin Modifikasi Mobilnya biar Lebih Mewah</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/18/15/1758202/ternyata-banyak-pemilik-alphard-yang-ingin-modifikasi-mobilnya-biar-lebih-mewah</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/18/15/1758202/ternyata-banyak-pemilik-alphard-yang-ingin-modifikasi-mobilnya-biar-lebih-mewah</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2017 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/18/15/1758202/ternyata-banyak-pemilik-alphard-yang-ingin-modifikasi-mobilnya-biar-lebih-mewah-fUg4cv1H1V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi modifikasi interior mobil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/18/15/1758202/ternyata-banyak-pemilik-alphard-yang-ingin-modifikasi-mobilnya-biar-lebih-mewah-fUg4cv1H1V.jpg</image><title>Ilustrasi modifikasi interior mobil (Foto: Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Modifikasi interior mobil sedang tren. Pemilik mobil ingin merasakan kenyamanan yang tidak didapat dari fasilitas atau fitur standar yang dikeluarkan pabrikan mobil. Mereka ingin suasana mobil yang sesuai dengan seleranya.
Karena uang yang dikeluarkan terbilang sangat besar, tidak heran jika modifikasi interior ini dilakoni kalangan berduit. Bahkan, umumnya mobil yang dimodifikasi pun bukan di segmen menengah, tapi premium.
(Baca Juga: Edan! Modifikasi Mobil Ini Habiskan Rp1,2 M, Tiga Kali Lipat dari Harga Kendaraan)
Dedy Aseli, dari Kin&amp;rsquo;s Auto Design, mengatakan, umumnya mobil yang dimodifikasi interiornya adalah kendaraan premium, seperti Toyota Alphard, Mercedes Benz Sprinter, Mercedes Benz V C Class, Volkswagen Caravelle, dan lainnya.
&quot;Alphard paling dominan. Mobil ini kan juga punya interior yang lapang, jadi kalau diubah-ubah posisinya masih enak. Biasanya dari empat atau lima bangku diganti jadi hanya dua,&quot; terang Dedy.
Lalu, berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen? Dedy menyebut untuk membuat mobil tampil lebih mewah, biasanya dana yang harus disiapkan adalah Rp250 juta. Hampir semua bagian interior mobil diganti dengan barang kustom, seperti jok, bahan kulit, perangkat audio dan entertainment, serta ditambahkan dengan tempat minuman.
&quot;Itu bukan yang paling rendah, tapi sudah lumayan baguslah mulai dari Rp250 juta. Tapi pada intinya kami by request, sesuai dengan budget. Kadang-kadang kalau kami kasih paket A, paket B, tidak cocok. Saya ingin yang ini, yang ini, ujung-ujungnya enggak jadi paket,&quot; imbuhnya.
Menurut dia, modifikasi interior umumnya dilakukan secara ekstrem. Sehingga hampir semua bagian interior standar pabrikan diganti. Ini agar desainnya sesuai dengan yang sudah dibuat oleh sang modifikator.
&quot;Kalau mobil sudah masuk, semuanya pasti akan diganti. Tapi itu kembali lagi kepada konsumen, ada yang ingin bahan kulitnya dari mereka, audio pilihan mereka, dan lainnya. Jadi sebenarnya nilainya bisa saja berubah,&quot; ungkapnya.
Hampir semua material modifikasi interior didatangkan dari Thailand dengan lama pengerjaan antara dua pekan sampai sebulan, bergantung pada konsepnya. Semakin mewah, waktu yang dibutuhkan semakin lama.
&quot;Dua pekan itu hanya untuk pemasangan di Indonesia-nya. Kalau total pengerjaan dari mulai desain itu bisa sebulan bahkan dua bulan lebih. Bahan-bahannya sudah disiapkan dan ditata  di Thailand, jadi tinggal bawa ke Indonesia pakai kapal. Misalnya Alphard, di Thailand sudah ada mock up interiornya untuk tahun berapa aja, jadi mereka sudah ada gambaran. Terus di Indonesia istilahnya tinggal plug and play. Kenapa begitu, biar konsumen enggak lama menunggu mobilnya. Kan mereka juga pakai untuk sehari-hari,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>TANGERANG - Modifikasi interior mobil sedang tren. Pemilik mobil ingin merasakan kenyamanan yang tidak didapat dari fasilitas atau fitur standar yang dikeluarkan pabrikan mobil. Mereka ingin suasana mobil yang sesuai dengan seleranya.
Karena uang yang dikeluarkan terbilang sangat besar, tidak heran jika modifikasi interior ini dilakoni kalangan berduit. Bahkan, umumnya mobil yang dimodifikasi pun bukan di segmen menengah, tapi premium.
(Baca Juga: Edan! Modifikasi Mobil Ini Habiskan Rp1,2 M, Tiga Kali Lipat dari Harga Kendaraan)
Dedy Aseli, dari Kin&amp;rsquo;s Auto Design, mengatakan, umumnya mobil yang dimodifikasi interiornya adalah kendaraan premium, seperti Toyota Alphard, Mercedes Benz Sprinter, Mercedes Benz V C Class, Volkswagen Caravelle, dan lainnya.
&quot;Alphard paling dominan. Mobil ini kan juga punya interior yang lapang, jadi kalau diubah-ubah posisinya masih enak. Biasanya dari empat atau lima bangku diganti jadi hanya dua,&quot; terang Dedy.
Lalu, berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen? Dedy menyebut untuk membuat mobil tampil lebih mewah, biasanya dana yang harus disiapkan adalah Rp250 juta. Hampir semua bagian interior mobil diganti dengan barang kustom, seperti jok, bahan kulit, perangkat audio dan entertainment, serta ditambahkan dengan tempat minuman.
&quot;Itu bukan yang paling rendah, tapi sudah lumayan baguslah mulai dari Rp250 juta. Tapi pada intinya kami by request, sesuai dengan budget. Kadang-kadang kalau kami kasih paket A, paket B, tidak cocok. Saya ingin yang ini, yang ini, ujung-ujungnya enggak jadi paket,&quot; imbuhnya.
Menurut dia, modifikasi interior umumnya dilakukan secara ekstrem. Sehingga hampir semua bagian interior standar pabrikan diganti. Ini agar desainnya sesuai dengan yang sudah dibuat oleh sang modifikator.
&quot;Kalau mobil sudah masuk, semuanya pasti akan diganti. Tapi itu kembali lagi kepada konsumen, ada yang ingin bahan kulitnya dari mereka, audio pilihan mereka, dan lainnya. Jadi sebenarnya nilainya bisa saja berubah,&quot; ungkapnya.
Hampir semua material modifikasi interior didatangkan dari Thailand dengan lama pengerjaan antara dua pekan sampai sebulan, bergantung pada konsepnya. Semakin mewah, waktu yang dibutuhkan semakin lama.
&quot;Dua pekan itu hanya untuk pemasangan di Indonesia-nya. Kalau total pengerjaan dari mulai desain itu bisa sebulan bahkan dua bulan lebih. Bahan-bahannya sudah disiapkan dan ditata  di Thailand, jadi tinggal bawa ke Indonesia pakai kapal. Misalnya Alphard, di Thailand sudah ada mock up interiornya untuk tahun berapa aja, jadi mereka sudah ada gambaran. Terus di Indonesia istilahnya tinggal plug and play. Kenapa begitu, biar konsumen enggak lama menunggu mobilnya. Kan mereka juga pakai untuk sehari-hari,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
