<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Xpander 'Rasa' Nissan Kemungkinan Punya Beberapa Pilihan Mesin, Ini Penjelasannya</title><description>Nissan membuka kemungkinan untuk memasarkan low MPV yang ber-platform sama dengan Xpander dalam varian mesin berbeda.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/17/15/1757896/xpander-rasa-nissan-kemungkinan-punya-beberapa-pilihan-mesin-ini-penjelasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/17/15/1757896/xpander-rasa-nissan-kemungkinan-punya-beberapa-pilihan-mesin-ini-penjelasannya"/><item><title>Xpander 'Rasa' Nissan Kemungkinan Punya Beberapa Pilihan Mesin, Ini Penjelasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/17/15/1757896/xpander-rasa-nissan-kemungkinan-punya-beberapa-pilihan-mesin-ini-penjelasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/17/15/1757896/xpander-rasa-nissan-kemungkinan-punya-beberapa-pilihan-mesin-ini-penjelasannya</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2017 00:56 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/17/15/1757896/xpander-rasa-nissan-kemungkinan-punya-beberapa-pilihan-mesin-ini-penjelasannya-b5qjiifv53.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mitsubishi Xpander (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/17/15/1757896/xpander-rasa-nissan-kemungkinan-punya-beberapa-pilihan-mesin-ini-penjelasannya-b5qjiifv53.jpg</image><title>Mitsubishi Xpander (Foto: Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Nissan Motor Indonesia (NMI) juga akan membuat mobil low MPV yang menggunakan platform yang sama dengan Xpander. Realisasinya kemungkinan dalam waktu tidak sampai dua tahun. Namun sampai saat ini belum diketahui seperti apa Xpander rasa Nissan tersebut.
General Manager Marketing Strategy and Product Planning Nissan Motor Indonesia (NMI) Budi Nur Mukmin menjelaskan, pihaknya membuka semua kemungkinan mengenai spesifikasi mobil yang bakal menjadi saudara Grand Livina itu.
&quot;Bisa saja beberapa pilihan mesin,  kami punya mesin 1,5 punya 1,8 liter. Tidak menutup kemungkinan. Dulu kita punya Grand Livina juga ada dua mesin, jadi siapa tahu saja,&amp;rdquo; ungkap Budi, di Tengerang, Banten, beberapa waktu lalu.
Ia pun kembali menegaskan bahwa produk low MPV barunya itu tidak akan sama dengan Xpander. Masing-masing merek memiliki karakter berbeda dan hal itu yang akan ditonjolkan untuk memperjelas perbedaan kedua produk ini nantinya.
&quot;Nissan dan Mitsubishi punya arahan dan karakter sendiri-sendiri. Jadi meskipun kami bekerja sama untuk melahirkan produk tertentu, saya jamin pasti ada perbedaan, bisa dari sisi desain, kemudian konsep, mungkin juga mesin. Yang jelas, Nissan dan Mitsubishi secara karakter produk kami punya ide dan visi sendiri-sendiri. Seperti kita ketahui kami beraliansi dengan Renault, itu tidak pernah produk hasil aliansinya sama. Kami pasti akan bikin perbedaan, punya karakter yang berbeda,&quot; terangnya.
Lebih lanjut Budi mengungkapakan, fokus Nissan ke depan adalah memperkuat pasar atau segmen yang banyak diminati konsumen di Indonesia, yakni low MPV. Selain itu, mengisi segmen yang selama ini belum dimasuki Nissan juga menjadi target ke depannya.
&quot;Nissan kalau dilihat dari sisi penetrasi di pasar Indonesia, belum besar. Buat Nissan segmen-segmen di mana ada peluang untuk tumbuh tentunya kami harus masuk ke sana,&quot; ungkap Budi.
Diakuinya, low MPV masih akan menjadi primadona ke depan. Di situlah Nissan akan memperkuatnya. Di samping itu, segmen low cost green car (LCGC) juga semakin berkembang. Di bagian ini Nissan sudah memiliki brand Datsun.
&quot;Mau enggak mau kami harus bermain di sana, fokus di sana. LCGC kami sudah punya produk Datsun. Jadi low MPV harus diperkuat di sana. Dan juga segmen lain yang kami belum ada,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>TANGERANG - Nissan Motor Indonesia (NMI) juga akan membuat mobil low MPV yang menggunakan platform yang sama dengan Xpander. Realisasinya kemungkinan dalam waktu tidak sampai dua tahun. Namun sampai saat ini belum diketahui seperti apa Xpander rasa Nissan tersebut.
General Manager Marketing Strategy and Product Planning Nissan Motor Indonesia (NMI) Budi Nur Mukmin menjelaskan, pihaknya membuka semua kemungkinan mengenai spesifikasi mobil yang bakal menjadi saudara Grand Livina itu.
&quot;Bisa saja beberapa pilihan mesin,  kami punya mesin 1,5 punya 1,8 liter. Tidak menutup kemungkinan. Dulu kita punya Grand Livina juga ada dua mesin, jadi siapa tahu saja,&amp;rdquo; ungkap Budi, di Tengerang, Banten, beberapa waktu lalu.
Ia pun kembali menegaskan bahwa produk low MPV barunya itu tidak akan sama dengan Xpander. Masing-masing merek memiliki karakter berbeda dan hal itu yang akan ditonjolkan untuk memperjelas perbedaan kedua produk ini nantinya.
&quot;Nissan dan Mitsubishi punya arahan dan karakter sendiri-sendiri. Jadi meskipun kami bekerja sama untuk melahirkan produk tertentu, saya jamin pasti ada perbedaan, bisa dari sisi desain, kemudian konsep, mungkin juga mesin. Yang jelas, Nissan dan Mitsubishi secara karakter produk kami punya ide dan visi sendiri-sendiri. Seperti kita ketahui kami beraliansi dengan Renault, itu tidak pernah produk hasil aliansinya sama. Kami pasti akan bikin perbedaan, punya karakter yang berbeda,&quot; terangnya.
Lebih lanjut Budi mengungkapakan, fokus Nissan ke depan adalah memperkuat pasar atau segmen yang banyak diminati konsumen di Indonesia, yakni low MPV. Selain itu, mengisi segmen yang selama ini belum dimasuki Nissan juga menjadi target ke depannya.
&quot;Nissan kalau dilihat dari sisi penetrasi di pasar Indonesia, belum besar. Buat Nissan segmen-segmen di mana ada peluang untuk tumbuh tentunya kami harus masuk ke sana,&quot; ungkap Budi.
Diakuinya, low MPV masih akan menjadi primadona ke depan. Di situlah Nissan akan memperkuatnya. Di samping itu, segmen low cost green car (LCGC) juga semakin berkembang. Di bagian ini Nissan sudah memiliki brand Datsun.
&quot;Mau enggak mau kami harus bermain di sana, fokus di sana. LCGC kami sudah punya produk Datsun. Jadi low MPV harus diperkuat di sana. Dan juga segmen lain yang kami belum ada,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
