<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sah! Kominfo Resmi Buka Blokir Telegram</title><description>Setelah diblokir sejak 14 Juli 2017, Kementerian Komunikasi dan  Informatika (Kominfo) akhirnya membuka blokir Telegram versi website.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/10/207/1753621/sah-kominfo-resmi-buka-blokir-telegram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/10/207/1753621/sah-kominfo-resmi-buka-blokir-telegram"/><item><title>Sah! Kominfo Resmi Buka Blokir Telegram</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/10/207/1753621/sah-kominfo-resmi-buka-blokir-telegram</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/10/207/1753621/sah-kominfo-resmi-buka-blokir-telegram</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2017 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/10/207/1753621/sah-kominfo-resmi-buka-blokir-telegram-IC855sm5dh.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Moch. Prima Fauzi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/10/207/1753621/sah-kominfo-resmi-buka-blokir-telegram-IC855sm5dh.jpeg</image><title>(Foto: Moch. Prima Fauzi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setelah diblokir sejak 14 Juli 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya membuka blokir Telegram versi website per hari ini, Kamis (10/8/2017).
Blokir itu dibuka setelah adanya kesepakatan antara Telegram dengan Kominfo soal pemberantasan konten negatif di layanan milik Pavel Durov tersebut. Telegram dikatakan telah menyetujui untuk membuka jalur khusus kepada Kominfo agar bisa lebih leluasa dalam bertindak.
&quot;Kominfo diberi jalur khusus untuk meng-address konten negatif, khususnya di Telegram. Dengan progress yang dikerjakan bersama-sama Telegram, dikerjakan oleh Kominfo dan tim dari Telegram, hari ini webnya dibuka kembali,&quot; kata Rudiantara di Kemenkominfo.
Kesepakatan tersebut tak lepas dari adanya pertemuan antara Menkominfo Rudiantara dengan Pavel Durov, CEO sekaligus sang pendiri Telegram. Dengan demikian, mulai hari ini Komimfo resmi membuka kembali beberapa DNS yang sempat diblokir.
Adapun DNS yang dibuka berjumlah 11 yakni Domain Name System (DNS) milik Telegram meliputi t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan konten negatif dan ingin melaporkannya, maka Kominfo menyediakan jalur aduan di halaman resmi www.kominfo.go.id.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah diblokir sejak 14 Juli 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya membuka blokir Telegram versi website per hari ini, Kamis (10/8/2017).
Blokir itu dibuka setelah adanya kesepakatan antara Telegram dengan Kominfo soal pemberantasan konten negatif di layanan milik Pavel Durov tersebut. Telegram dikatakan telah menyetujui untuk membuka jalur khusus kepada Kominfo agar bisa lebih leluasa dalam bertindak.
&quot;Kominfo diberi jalur khusus untuk meng-address konten negatif, khususnya di Telegram. Dengan progress yang dikerjakan bersama-sama Telegram, dikerjakan oleh Kominfo dan tim dari Telegram, hari ini webnya dibuka kembali,&quot; kata Rudiantara di Kemenkominfo.
Kesepakatan tersebut tak lepas dari adanya pertemuan antara Menkominfo Rudiantara dengan Pavel Durov, CEO sekaligus sang pendiri Telegram. Dengan demikian, mulai hari ini Komimfo resmi membuka kembali beberapa DNS yang sempat diblokir.
Adapun DNS yang dibuka berjumlah 11 yakni Domain Name System (DNS) milik Telegram meliputi t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan konten negatif dan ingin melaporkannya, maka Kominfo menyediakan jalur aduan di halaman resmi www.kominfo.go.id.</content:encoded></item></channel></rss>
