<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Google Ternyata Sempat &quot;Lirik&quot; Snapchat</title><description>Facebook bukan satu-satunya perusahaan yang sempat &quot;naksir&quot; dengan  Snapchat. Google rupanya juga sempat melirik Snapchat pada awal 2016.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/04/207/1749677/astaga-google-ternyata-sempat-lirik-snapchat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/04/207/1749677/astaga-google-ternyata-sempat-lirik-snapchat"/><item><title>Astaga! Google Ternyata Sempat &quot;Lirik&quot; Snapchat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/04/207/1749677/astaga-google-ternyata-sempat-lirik-snapchat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/08/04/207/1749677/astaga-google-ternyata-sempat-lirik-snapchat</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2017 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dini Listiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/04/207/1749677/astaga-google-ternyata-sempat-lirik-snapchat-IJrIvjfI2S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/04/207/1749677/astaga-google-ternyata-sempat-lirik-snapchat-IJrIvjfI2S.jpg</image><title>(Foto: Reuters)</title></images><description>SAN FRANCISCO - Facebook bukan satu-satunya perusahaan yang sempat &quot;naksir&quot; dengan Snapchat. Google rupanya juga sempat melirik Snapchat pada awal 2016.

Keinginan Google untuk membeli Snapchat tersebut setidaknya pernah didengar oleh tiga orang, termasuk orang-orang di dalam dan dekat dengan perusahaan. Ketiga orang tersebut secara terpisah memastikan bahwa mereka mendengar obrolan dan label harga.

Sayangnya tak jelas seberapa formal diskusi yang menurut orang dalam itu terjadi. Namun, satu orang mengatakan Google dan Snap juga melakukan diskusi tentang kemungkinan pembelian tepat di depan IPO Snap pada Maret 2017 dan tawaran ditaksir mencapai USD30 miliar atau sekira Rp39 triliun.
&amp;nbsp;(Baca juga: Saingi Instagram, Snapchat Caplok Produsen Drone Pengenal Wajah?)
Dikutip dari Business Insider, Jumat (4/8/2017), saat dimintai komentar, perwakilan Snap mengatakan kepada Business Insider bahwa sejauh diskusi formal berlanjut, pernyataan tersebut hanya sebuah rumor. Sementara dari pihak Google tak memberikan komentarnya.

Salah satu kemungkinan motivasi di balik rumor tersebut ialah orang berharap Snap bisa didapat. Namun, rumor tersebut terus berlanjut selama berbulan-bulan dan dibicarakan sebagai fakta baik di dalam maupun di luar perusahaan oleh banyak orang.

Alasan Kesepakatan Antara Snap dan Google Akan Masuk Akal
Kedua perusahaan sudah dekat. Sumber mengatakan kepemimpinan masing-masing pihak dan chairman Alphabet Eric Schmidt merupakan penasihat awal CEO Snap Evan Spiegel saling menghormati.

Selain itu, Snap merupakan salah satu pelanggan Google Cloud terbesar dan menggunakan rangkaian aplikasi Google secara internal. Google selalu ingin memiliki jaringan sosial yang hot dan sudah mencoba beberapa kali dengan produk seperti Google Plus dan Google Buzz.
&amp;nbsp;(Baca juga: Takut Hadapi Persaingan dengan Instagram, Karyawan Snap: Evan Spiegel adalah Matahari)
Kemudian, pada 2013, dikabarkan bahwa Google mencoba merebut Snapchat dengan mahar senilai USD4 miliar karena Spiegel menolak tawaran CEO Facebook Mark Zuckerberg. Jika Snap bergabung dengan Google, itu bisa membantu Snap lebih baik memonetisasi platform-nya mengingat Google mengumpulkan sebagian besar uang iklan digital.

Alasan Kesepakatan Mungkin Tak Berhasil
Spiegel pada akhirnya akan memutuskan apakah akan menjual Snap, dan orang yang dekat dengan perusahaan tersebut mengatakan bahwa suami Miranda Kerr tersebut sangat independen dan tak menunjukkan ketertarikan untuk menjual Snap.

Dia dianggap sebagai seorang CEO visioner dan kontrarian yang menghargai perjalanan perusahaannya di Southern California, di luar Silicon Valley yang juga kantor pusat Alphabet berada.

</description><content:encoded>SAN FRANCISCO - Facebook bukan satu-satunya perusahaan yang sempat &quot;naksir&quot; dengan Snapchat. Google rupanya juga sempat melirik Snapchat pada awal 2016.

Keinginan Google untuk membeli Snapchat tersebut setidaknya pernah didengar oleh tiga orang, termasuk orang-orang di dalam dan dekat dengan perusahaan. Ketiga orang tersebut secara terpisah memastikan bahwa mereka mendengar obrolan dan label harga.

Sayangnya tak jelas seberapa formal diskusi yang menurut orang dalam itu terjadi. Namun, satu orang mengatakan Google dan Snap juga melakukan diskusi tentang kemungkinan pembelian tepat di depan IPO Snap pada Maret 2017 dan tawaran ditaksir mencapai USD30 miliar atau sekira Rp39 triliun.
&amp;nbsp;(Baca juga: Saingi Instagram, Snapchat Caplok Produsen Drone Pengenal Wajah?)
Dikutip dari Business Insider, Jumat (4/8/2017), saat dimintai komentar, perwakilan Snap mengatakan kepada Business Insider bahwa sejauh diskusi formal berlanjut, pernyataan tersebut hanya sebuah rumor. Sementara dari pihak Google tak memberikan komentarnya.

Salah satu kemungkinan motivasi di balik rumor tersebut ialah orang berharap Snap bisa didapat. Namun, rumor tersebut terus berlanjut selama berbulan-bulan dan dibicarakan sebagai fakta baik di dalam maupun di luar perusahaan oleh banyak orang.

Alasan Kesepakatan Antara Snap dan Google Akan Masuk Akal
Kedua perusahaan sudah dekat. Sumber mengatakan kepemimpinan masing-masing pihak dan chairman Alphabet Eric Schmidt merupakan penasihat awal CEO Snap Evan Spiegel saling menghormati.

Selain itu, Snap merupakan salah satu pelanggan Google Cloud terbesar dan menggunakan rangkaian aplikasi Google secara internal. Google selalu ingin memiliki jaringan sosial yang hot dan sudah mencoba beberapa kali dengan produk seperti Google Plus dan Google Buzz.
&amp;nbsp;(Baca juga: Takut Hadapi Persaingan dengan Instagram, Karyawan Snap: Evan Spiegel adalah Matahari)
Kemudian, pada 2013, dikabarkan bahwa Google mencoba merebut Snapchat dengan mahar senilai USD4 miliar karena Spiegel menolak tawaran CEO Facebook Mark Zuckerberg. Jika Snap bergabung dengan Google, itu bisa membantu Snap lebih baik memonetisasi platform-nya mengingat Google mengumpulkan sebagian besar uang iklan digital.

Alasan Kesepakatan Mungkin Tak Berhasil
Spiegel pada akhirnya akan memutuskan apakah akan menjual Snap, dan orang yang dekat dengan perusahaan tersebut mengatakan bahwa suami Miranda Kerr tersebut sangat independen dan tak menunjukkan ketertarikan untuk menjual Snap.

Dia dianggap sebagai seorang CEO visioner dan kontrarian yang menghargai perjalanan perusahaannya di Southern California, di luar Silicon Valley yang juga kantor pusat Alphabet berada.

</content:encoded></item></channel></rss>
