<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keren, Fitur Google Maps Bisa Selamatkan Nyawa Ribuan Orang Lho!</title><description>Pembaruan Google Maps  akan menjadi tuan rumah untuk informasi terbaru tentang bencana alam  yang terungkap.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/30/207/1746683/keren-fitur-google-maps-bisa-selamatkan-nyawa-ribuan-orang-lho</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/30/207/1746683/keren-fitur-google-maps-bisa-selamatkan-nyawa-ribuan-orang-lho"/><item><title>Keren, Fitur Google Maps Bisa Selamatkan Nyawa Ribuan Orang Lho!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/30/207/1746683/keren-fitur-google-maps-bisa-selamatkan-nyawa-ribuan-orang-lho</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/30/207/1746683/keren-fitur-google-maps-bisa-selamatkan-nyawa-ribuan-orang-lho</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2017 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Tachta Citra Elfira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/30/207/1746683/keren-fitur-google-maps-bisa-selamatkan-nyawa-ribuan-orang-lho-iZVT7lcGZx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/30/207/1746683/keren-fitur-google-maps-bisa-selamatkan-nyawa-ribuan-orang-lho-iZVT7lcGZx.jpg</image><title>Foto : Shutterstock</title></images><description>CALIFORNIA &amp;ndash; Pembaruan Google Maps telah diluncurkan pekan ini. Aplikasi tersebut akan menjadi tuan rumah untuk informasi terbaru tentang bencana alam yang terungkap.

Tak hanya bencana alam, serangan teroris dan krisis lainnya juga akan ditampilkan di aplikasi asal Amerika Serikat tersebut. Pengguna akan diperlihatkan update dari pihak berwenang, artikel berita, nomor telefon darurat dan informasi penting lainnya dalam satu umpan.

Dijuluki SOS Alerts, fungsi baru ini juga dapat secara otomatis memicu pemberitahuan ke orang-orang yang dekat dengan area yang ditandai sebagai wilayah berbahaya.

Baca Juga: 8 Fitur Google Maps yang Tersembunyi dan Belum Anda Ketahui, Cek Yuk!Baca Juga: Menilik Sejarah GPS dan Fungsinya

Sistem ini mirip dengan fitur Facebook Safety Check yang juga memungkinkan pengguna jejaring sosial untuk menandai dirinya aman selama bencana alam atau serangan teroris. Sebuah alat baru yang disebut Community Help juga telah diperkenalkan oleh Facebook awal tahun ini.

Terdapat fungsi tambahan yang memungkinkan pengguna yang berada di sekitar serangan tersebut untuk menawarkan bantuan atau tempat tinggal kepada orang lain.

Diketahui perusahaan teknologi raksasa ini telah bermitra dengan sejumlah organisasi lokal di AS, Jepang, Filipina, Australia dan Kanada untuk membantu memberikan informasi yang relevan kepada mereka yang terperangkap di daerah yang terkena bencana, atau ingin membantu mereka yang berada di sana.

Belum diketahui kapan rencana Google akan memperluas sampai ke Inggris dan negara-negara Eropa lainnya.

Begitu Google mengaktifkan fungsi SOS Alerts-nya, Google Maps akan mengungkapkan area mana yang harus dihindari, serta penutupan jalan dan tempat pengguna dapat mencari perlindungan.

Data yang didapat juga bersumber dari aplikasi navigasi milik Google yakni Waze. Wage juga dimasukkan ke dalam sistem untuk memastikan selalu up-to-date. Tingkat detail juga ditunjukkan kepada pengguna Googe yang akan tergantung pada kedekatannya dengan peristiwa yang terjadi.

Tampaknya Google terlihat serius, pasalnya mereka juga telah membentuk tim khusus untuk menentukan peristiwa mana yang memerlukan SOS Alerts-nya.

&amp;ldquo;Dalam situasi krisis, kebutuhan akan informasi sangat penting. Orang perlu tahu apa yang sedang terjadi, apapun yang mungkin terkait dengan keselamatan mereka atau tindakan apa pun yang harus mereka lakukan,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden Teknik, Yossi Matias kepada BBC seperti dikutip dari Express, Senin (31/7/2017).
</description><content:encoded>CALIFORNIA &amp;ndash; Pembaruan Google Maps telah diluncurkan pekan ini. Aplikasi tersebut akan menjadi tuan rumah untuk informasi terbaru tentang bencana alam yang terungkap.

Tak hanya bencana alam, serangan teroris dan krisis lainnya juga akan ditampilkan di aplikasi asal Amerika Serikat tersebut. Pengguna akan diperlihatkan update dari pihak berwenang, artikel berita, nomor telefon darurat dan informasi penting lainnya dalam satu umpan.

Dijuluki SOS Alerts, fungsi baru ini juga dapat secara otomatis memicu pemberitahuan ke orang-orang yang dekat dengan area yang ditandai sebagai wilayah berbahaya.

Baca Juga: 8 Fitur Google Maps yang Tersembunyi dan Belum Anda Ketahui, Cek Yuk!Baca Juga: Menilik Sejarah GPS dan Fungsinya

Sistem ini mirip dengan fitur Facebook Safety Check yang juga memungkinkan pengguna jejaring sosial untuk menandai dirinya aman selama bencana alam atau serangan teroris. Sebuah alat baru yang disebut Community Help juga telah diperkenalkan oleh Facebook awal tahun ini.

Terdapat fungsi tambahan yang memungkinkan pengguna yang berada di sekitar serangan tersebut untuk menawarkan bantuan atau tempat tinggal kepada orang lain.

Diketahui perusahaan teknologi raksasa ini telah bermitra dengan sejumlah organisasi lokal di AS, Jepang, Filipina, Australia dan Kanada untuk membantu memberikan informasi yang relevan kepada mereka yang terperangkap di daerah yang terkena bencana, atau ingin membantu mereka yang berada di sana.

Belum diketahui kapan rencana Google akan memperluas sampai ke Inggris dan negara-negara Eropa lainnya.

Begitu Google mengaktifkan fungsi SOS Alerts-nya, Google Maps akan mengungkapkan area mana yang harus dihindari, serta penutupan jalan dan tempat pengguna dapat mencari perlindungan.

Data yang didapat juga bersumber dari aplikasi navigasi milik Google yakni Waze. Wage juga dimasukkan ke dalam sistem untuk memastikan selalu up-to-date. Tingkat detail juga ditunjukkan kepada pengguna Googe yang akan tergantung pada kedekatannya dengan peristiwa yang terjadi.

Tampaknya Google terlihat serius, pasalnya mereka juga telah membentuk tim khusus untuk menentukan peristiwa mana yang memerlukan SOS Alerts-nya.

&amp;ldquo;Dalam situasi krisis, kebutuhan akan informasi sangat penting. Orang perlu tahu apa yang sedang terjadi, apapun yang mungkin terkait dengan keselamatan mereka atau tindakan apa pun yang harus mereka lakukan,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden Teknik, Yossi Matias kepada BBC seperti dikutip dari Express, Senin (31/7/2017).
</content:encoded></item></channel></rss>
