<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jabat Tangan! Operator Seluler di Indonesia Sepakat Merger</title><description>Tak hanya Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia, usulan konsolidasi juga disambut positif oleh PT Smartfren Telecom.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/28/54/1745844/jabat-tangan-operator-seluler-di-indonesia-sepakat-merger</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/28/54/1745844/jabat-tangan-operator-seluler-di-indonesia-sepakat-merger"/><item><title>Jabat Tangan! Operator Seluler di Indonesia Sepakat Merger</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/28/54/1745844/jabat-tangan-operator-seluler-di-indonesia-sepakat-merger</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/28/54/1745844/jabat-tangan-operator-seluler-di-indonesia-sepakat-merger</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2017 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Lely Maulida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/28/54/1745844/jabat-tangan-operator-seluler-di-indonesia-sepakat-merger-hMy4mTEPXz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Gconsult)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/28/54/1745844/jabat-tangan-operator-seluler-di-indonesia-sepakat-merger-hMy4mTEPXz.jpg</image><title>(Foto: Gconsult)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Usulan konsolidasi atau merger yang direkomendasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) disambut positif oleh beberapa operator telekomunikasi. Langkah konsolidasi dinilai mampu membuat industri telekomunikasi di Indonesia menjadi lebih sehat.
Seperti diketahui, perang tarif kerap terjadi di antara operator hingga membuat persaingan yang sengit. Tak hanya dari sisi operator, perang tarif juga menimbulkan kebingungan bagi konsumen atau pengguna layanan operator.
Tak hanya Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia, usulan konsolidasi juga disambut positif oleh PT Smartfren Telecom.
&amp;ldquo;Setuju,&amp;rdquo; kata Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren saat ditanya tanggapannya terkait usulan konsolidasi Kominfo melalui pesan instan kepada Okezone, Jumat (28/7/2017).
Baca: Merger Operator Seluler, Tri Indonesia: Kami Siap Konsolidasi
Meski begitu, ia tak dapat mengungkapkan rencana Smartfren terkait konsolidasi. Dijelaskan Merza, langkah konsolidasi berada di pihak share holder, bukan pada levelnya. Ia juga mengakui, belum ada arahan dari pemegang kepentingan konsolidasi tersebut.
&amp;ldquo;Konsolidasi kan domainnya share holder bukan level saya... Masih belum ada arahan (dari) share holder,&amp;rdquo; terang Merza.
Menurut Merza, konsolidasi akan berdampak positif bagi industri telekomunikasi. Ia bahkan menyebutkan konsolidasi hampir tidak memiliki dampak negatif bagi operator.
&amp;ldquo;Banyak positifnya ... akan lebih mengoptimalkan resource dan menyehatkan industri,&amp;rdquo; ujarnya.
Di sisi lain, Telkomsel belum memberikan komentarnya terkait usulan konsolidasi Kominfo. Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati saat dihubungi Okezone hanya mengatakan &amp;ldquo;Buat kami yang terpenting adalah bagaimana operator tetap dapat memberikan layanan berkualitas dengan tarif yang terjangkau dan tetap dapat membangun.&amp;rdquo;
Menurutnya, dampak konsolidasi baik bagi operator maupun pelanggan tergantung pada kondisi dan assessment masing-masing operator.
&amp;ldquo;Itu tergantung kondisi masing-masing operator dan bagaimana assessment masing-masing. Yang paling penting pelanggan tidak boleh dirugikan dan tetap mendapat layanan yangg memadai,&amp;rdquo; kata Adita.
Baca juga: Operator Seluler Dijadikan 3, Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia: Kami Setuju Merger Operator Seluler
Banyaknya jumlah operator di Tanah Air, turut menjadi alasan Kominfo untuk mengusulkan konsolidasi operator telekomunikasi. Beberapa pejabat perusahaan telekomunikasi menyebutkan bahwa jumlah ideal operator di Indonesia berkisar 3-4 operator.
Hal tersebut juga diakui oleh Merza yang menyebutkan jumlah ideal operator Tanah Air antara 3 dan 4 operator.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Usulan konsolidasi atau merger yang direkomendasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) disambut positif oleh beberapa operator telekomunikasi. Langkah konsolidasi dinilai mampu membuat industri telekomunikasi di Indonesia menjadi lebih sehat.
Seperti diketahui, perang tarif kerap terjadi di antara operator hingga membuat persaingan yang sengit. Tak hanya dari sisi operator, perang tarif juga menimbulkan kebingungan bagi konsumen atau pengguna layanan operator.
Tak hanya Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia, usulan konsolidasi juga disambut positif oleh PT Smartfren Telecom.
&amp;ldquo;Setuju,&amp;rdquo; kata Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren saat ditanya tanggapannya terkait usulan konsolidasi Kominfo melalui pesan instan kepada Okezone, Jumat (28/7/2017).
Baca: Merger Operator Seluler, Tri Indonesia: Kami Siap Konsolidasi
Meski begitu, ia tak dapat mengungkapkan rencana Smartfren terkait konsolidasi. Dijelaskan Merza, langkah konsolidasi berada di pihak share holder, bukan pada levelnya. Ia juga mengakui, belum ada arahan dari pemegang kepentingan konsolidasi tersebut.
&amp;ldquo;Konsolidasi kan domainnya share holder bukan level saya... Masih belum ada arahan (dari) share holder,&amp;rdquo; terang Merza.
Menurut Merza, konsolidasi akan berdampak positif bagi industri telekomunikasi. Ia bahkan menyebutkan konsolidasi hampir tidak memiliki dampak negatif bagi operator.
&amp;ldquo;Banyak positifnya ... akan lebih mengoptimalkan resource dan menyehatkan industri,&amp;rdquo; ujarnya.
Di sisi lain, Telkomsel belum memberikan komentarnya terkait usulan konsolidasi Kominfo. Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati saat dihubungi Okezone hanya mengatakan &amp;ldquo;Buat kami yang terpenting adalah bagaimana operator tetap dapat memberikan layanan berkualitas dengan tarif yang terjangkau dan tetap dapat membangun.&amp;rdquo;
Menurutnya, dampak konsolidasi baik bagi operator maupun pelanggan tergantung pada kondisi dan assessment masing-masing operator.
&amp;ldquo;Itu tergantung kondisi masing-masing operator dan bagaimana assessment masing-masing. Yang paling penting pelanggan tidak boleh dirugikan dan tetap mendapat layanan yangg memadai,&amp;rdquo; kata Adita.
Baca juga: Operator Seluler Dijadikan 3, Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia: Kami Setuju Merger Operator Seluler
Banyaknya jumlah operator di Tanah Air, turut menjadi alasan Kominfo untuk mengusulkan konsolidasi operator telekomunikasi. Beberapa pejabat perusahaan telekomunikasi menyebutkan bahwa jumlah ideal operator di Indonesia berkisar 3-4 operator.
Hal tersebut juga diakui oleh Merza yang menyebutkan jumlah ideal operator Tanah Air antara 3 dan 4 operator.</content:encoded></item></channel></rss>
