<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toyota Siapkan Mobil Listrik dengan Baterai yang Cepat Di-Charge</title><description>Toyota dilaporkan sedang menyiapkan mobil listrik berdaya jelajah tinggi yang menggunakan baterai baru, cepat penuh di-charge.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/25/15/1743398/toyota-siapkan-mobil-listrik-dengan-baterai-yang-cepat-di-charge</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/25/15/1743398/toyota-siapkan-mobil-listrik-dengan-baterai-yang-cepat-di-charge"/><item><title>Toyota Siapkan Mobil Listrik dengan Baterai yang Cepat Di-Charge</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/25/15/1743398/toyota-siapkan-mobil-listrik-dengan-baterai-yang-cepat-di-charge</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/25/15/1743398/toyota-siapkan-mobil-listrik-dengan-baterai-yang-cepat-di-charge</guid><pubDate>Selasa 25 Juli 2017 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/25/15/1743398/toyota-siapkan-mobil-listrik-dengan-baterai-yang-cepat-di-charge-J8rLYVKa43.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil fuel cell Toyota Mirai saat dipamerkan di GIIAS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/25/15/1743398/toyota-siapkan-mobil-listrik-dengan-baterai-yang-cepat-di-charge-J8rLYVKa43.jpg</image><title>Mobil fuel cell Toyota Mirai saat dipamerkan di GIIAS (Foto: Okezone)</title></images><description>TOKYO - Toyota Motor dilaporkan tengah menyiapkan mobil listrik yang menggunakan teknologi baterai baru sehingga dapat meningkatkan daya jelajah kendaraan secara signifikan dibandingkan kendaraan listrik yang dipasarkan saat ini. Tak hanya itu, waktu isi ulang baterai atau charging time-nya juga jauh lebih singkat.
Seperti diberitakan Reuters yang mengutip laporan surat kabar lokal Jepang, Chunichi Shimbun, mobil tersebut akan dipasarkan mulai 2020.
Saat ini kendaraan listrik yang dipasarkan oleh pabrikan mobil memiliki daya jelajah antara 300-400 kilometer dengan waktu isi ulang sampai penuh menggunakan fasilitas fast charging antara 20-30 menit. Namun dengan menggunakan teknologi baru baterai solid, tenaga yang disimpan bisa lebih banyak namun tidak membutuhkan waktu charge yang lama dibandingkan dengan jenis lithium ion.
Sementara waktu charge mobil listrik Toyota hanya membutuhkan beberapa menit saja sampai penuh. Mobil tersebut juga dibuat menggunakan plaftorm baru, tidak menggunakan produk yang sudah dipasarkan saat ini.
Disebutkan pula, pada tahap awal, mobil akan dijual di Jepang. Namun tidak disebutkan berapa kisaran harganya.
Sementara itu pihak Toyota belum mau berkomentar mengenai laporan surat kabar tersebut. Saat ini Toyota sudah memasarkan kendaraan listrik baik jenis plug in hybrid dan berbahan bakar hidrogen atau fuel cell di seluruh dunia. Namun penjualan mobil hidrogen terkendala dengan infrastruktur yakni fasilitas pengisian gas hidrogen.
Sebelumnya, Toyota dilaporkan juga akan memproduksi mobil listriknya di China pada 2019. China merupakan pasar kendaraan listrik terbesar di dunia sehingga menarik perhatian para produsen mobil global. Namun kendaraan yang akan diproduksi di China tersebut akan menggunakan basis mobil SUV C-HR yang masih menggunakan baterai lithium ion.
Baterai solid memanfaatkan elektrolit padat menjadikannya lebih aman dibandingkan lithium ion yang saat ini banyak digunakan di pasaran.</description><content:encoded>TOKYO - Toyota Motor dilaporkan tengah menyiapkan mobil listrik yang menggunakan teknologi baterai baru sehingga dapat meningkatkan daya jelajah kendaraan secara signifikan dibandingkan kendaraan listrik yang dipasarkan saat ini. Tak hanya itu, waktu isi ulang baterai atau charging time-nya juga jauh lebih singkat.
Seperti diberitakan Reuters yang mengutip laporan surat kabar lokal Jepang, Chunichi Shimbun, mobil tersebut akan dipasarkan mulai 2020.
Saat ini kendaraan listrik yang dipasarkan oleh pabrikan mobil memiliki daya jelajah antara 300-400 kilometer dengan waktu isi ulang sampai penuh menggunakan fasilitas fast charging antara 20-30 menit. Namun dengan menggunakan teknologi baru baterai solid, tenaga yang disimpan bisa lebih banyak namun tidak membutuhkan waktu charge yang lama dibandingkan dengan jenis lithium ion.
Sementara waktu charge mobil listrik Toyota hanya membutuhkan beberapa menit saja sampai penuh. Mobil tersebut juga dibuat menggunakan plaftorm baru, tidak menggunakan produk yang sudah dipasarkan saat ini.
Disebutkan pula, pada tahap awal, mobil akan dijual di Jepang. Namun tidak disebutkan berapa kisaran harganya.
Sementara itu pihak Toyota belum mau berkomentar mengenai laporan surat kabar tersebut. Saat ini Toyota sudah memasarkan kendaraan listrik baik jenis plug in hybrid dan berbahan bakar hidrogen atau fuel cell di seluruh dunia. Namun penjualan mobil hidrogen terkendala dengan infrastruktur yakni fasilitas pengisian gas hidrogen.
Sebelumnya, Toyota dilaporkan juga akan memproduksi mobil listriknya di China pada 2019. China merupakan pasar kendaraan listrik terbesar di dunia sehingga menarik perhatian para produsen mobil global. Namun kendaraan yang akan diproduksi di China tersebut akan menggunakan basis mobil SUV C-HR yang masih menggunakan baterai lithium ion.
Baterai solid memanfaatkan elektrolit padat menjadikannya lebih aman dibandingkan lithium ion yang saat ini banyak digunakan di pasaran.</content:encoded></item></channel></rss>
