<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dilanda Kebangkrutan, Produsen Ponsel Mewah Ini Tutup Pabriknya</title><description>Dilanda Kebangkrutan,&amp;nbsp;Produsen Ponsel Mewah Ini&amp;nbsp;Tutup&amp;nbsp;Pabriknya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/13/57/1735578/dilanda-kebangkrutan-produsen-ponsel-mewah-ini-tutup-pabriknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/13/57/1735578/dilanda-kebangkrutan-produsen-ponsel-mewah-ini-tutup-pabriknya"/><item><title>Dilanda Kebangkrutan, Produsen Ponsel Mewah Ini Tutup Pabriknya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/13/57/1735578/dilanda-kebangkrutan-produsen-ponsel-mewah-ini-tutup-pabriknya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/07/13/57/1735578/dilanda-kebangkrutan-produsen-ponsel-mewah-ini-tutup-pabriknya</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2017 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Moch Prima Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/13/57/1735578/dilanda-kebangkrutan-produsen-ponsel-mewah-ini-tutup-pabriknya-Mi6ZRv6bmk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: The Verge)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/13/57/1735578/dilanda-kebangkrutan-produsen-ponsel-mewah-ini-tutup-pabriknya-Mi6ZRv6bmk.jpg</image><title>(Foto: The Verge)</title></images><description>JAKARTA - Vertu dikenal sebagai produsen mewah yang berasal dari Inggris. Perusahaan tersebut dilaporkan sedang mengalami kebangkrutan akibat harus membayar utang sebesar 128 juta poundsterling.
Saat ini Vertu dikatakan telah membayar utangnya sebesar 1,9 juta poundsterling kepada pihak kreditor. Namun karena krisis keuangan tersebut, perusahaan akhirnya memutuskan untuk menutup pabrik di Inggris.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari The Verge, Kamis (13/7/2017), Vertu telah dijual kepada seorang pebisnis asal Turki bernama Murat Hakan Uzan. Meski demikian, tak disebutkan berapa nilai pembelian yang disepakati keduanya.
Setelah diakuisisi, Murat Hakan Uzan yang kini tinggal di Prancis tersebut akan mempertahankan kepemilikan merek, teknologi, dan lisensi dari Vertu. Pria tersebut dikatakan berencana untuk menghidupkan Vertu kembali di masa mendatang.
Akibat dari penutupan barik, sebanyak 200 orang karyawan Vertu dilaporkan kehilangan pekerjaannya. Ponsel bikinan Vertu tergolong mewah karena menggunakan bahan-bahan ekslusif seperti kulit burung unta, logam mulia, dan permata. Tak heran jika untuk satu unit ponsel harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.</description><content:encoded>JAKARTA - Vertu dikenal sebagai produsen mewah yang berasal dari Inggris. Perusahaan tersebut dilaporkan sedang mengalami kebangkrutan akibat harus membayar utang sebesar 128 juta poundsterling.
Saat ini Vertu dikatakan telah membayar utangnya sebesar 1,9 juta poundsterling kepada pihak kreditor. Namun karena krisis keuangan tersebut, perusahaan akhirnya memutuskan untuk menutup pabrik di Inggris.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari The Verge, Kamis (13/7/2017), Vertu telah dijual kepada seorang pebisnis asal Turki bernama Murat Hakan Uzan. Meski demikian, tak disebutkan berapa nilai pembelian yang disepakati keduanya.
Setelah diakuisisi, Murat Hakan Uzan yang kini tinggal di Prancis tersebut akan mempertahankan kepemilikan merek, teknologi, dan lisensi dari Vertu. Pria tersebut dikatakan berencana untuk menghidupkan Vertu kembali di masa mendatang.
Akibat dari penutupan barik, sebanyak 200 orang karyawan Vertu dilaporkan kehilangan pekerjaannya. Ponsel bikinan Vertu tergolong mewah karena menggunakan bahan-bahan ekslusif seperti kulit burung unta, logam mulia, dan permata. Tak heran jika untuk satu unit ponsel harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.</content:encoded></item></channel></rss>
