<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wajah Baru Maserati GranTurismo</title><description>Sebagai upaya menaikkan kembali penjualannya, Maserati secara resmi meluncurkan GranTurismo terbaru.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/28/15/1725566/wajah-baru-maserati-granturismo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/28/15/1725566/wajah-baru-maserati-granturismo"/><item><title>Wajah Baru Maserati GranTurismo</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/28/15/1725566/wajah-baru-maserati-granturismo</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/28/15/1725566/wajah-baru-maserati-granturismo</guid><pubDate>Rabu 28 Juni 2017 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Santo Evren Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/28/15/1725566/wajah-baru-maserati-granturismo-MTBr6lIuOH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maserati GranTurismo (Paultan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/28/15/1725566/wajah-baru-maserati-granturismo-MTBr6lIuOH.jpg</image><title>Maserati GranTurismo (Paultan)</title></images><description>BOLOGNA &amp;ndash; Produksi Maserati GranTurismo sempat ingin dihentikan pada tahun lalu. Namun melihat penjualannya yang relatif stabil, membuat perusahaan yang bermarkas Bologna, Italia itu membatalkannya. Sebagai upaya menaikkan kembali penjualannya, Maserati secara resmi meluncurkan GranTurismo terbaru. Mobil dengan dua pintu ini pertama kali datang pada 2007.
Sebagai model 2018, GranTurismo mengalami sejumlah perubahan yang dapat terlihat jelas di bagian depan dan belakang. Kisi-kisi grille pada model baru berbentuk heksagonal yang terinspirasi dari mobil konsep Alfieri. Air duct kini terpisah dengan splitter depan, perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan gaya aerodinamika. Di tempat lain terdapat bumper dengan desain baru dan lebih rapi dibanding generasi sebelumnya.
Masuk ke kabin, perusahaan meletakkan empat jok, dua di depan dan dua di belakang. Semuanya dibungkus rapi dengan bahan kulit Poltrona Frau atau Alcantara. Untuk memanjakan telinga saat berada di perjalanan, Maserati menyediakan sistem infotainment berupa head unit layar sentuh 8,4 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto, serta sistem suara Harmon Kardon. Maserati juga mendesain ulang konsol tengah mobil.
Maserati memasarkan dua versi GranTurismo yaitu sport dan MC. Keduanya didukung oleh mesin V8 berkapasitas 4,8 liter. Mesin ini menghasilkan tenaga 460 hp pada 7.000 rpm dan torsi puncak 520 nm pada 4.750 rpm. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis ZF enam percepatan.
Hanya butuh 4,8 detik untuk GranTurismo Sport ketika melaju dari posisi diam sampai 100 kilometer per jam dengan kecepatan tertinggi 299 km/jam. Sementara MC hanya 4,7 detik saja dengan kecepatan tertinggi 301 km/jam. Demikian seperti dilansir dari Paultan.
Selain GranTurismo terbaru, Maserati berencana menghadirkan crossover terbaru menemani Levante. Ini tidak terlalu mengherankan karena Levante sukses besar. Tahun lalu saja perusahaan bisa menjual sebanyak 25.000 unit. (san)</description><content:encoded>BOLOGNA &amp;ndash; Produksi Maserati GranTurismo sempat ingin dihentikan pada tahun lalu. Namun melihat penjualannya yang relatif stabil, membuat perusahaan yang bermarkas Bologna, Italia itu membatalkannya. Sebagai upaya menaikkan kembali penjualannya, Maserati secara resmi meluncurkan GranTurismo terbaru. Mobil dengan dua pintu ini pertama kali datang pada 2007.
Sebagai model 2018, GranTurismo mengalami sejumlah perubahan yang dapat terlihat jelas di bagian depan dan belakang. Kisi-kisi grille pada model baru berbentuk heksagonal yang terinspirasi dari mobil konsep Alfieri. Air duct kini terpisah dengan splitter depan, perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan gaya aerodinamika. Di tempat lain terdapat bumper dengan desain baru dan lebih rapi dibanding generasi sebelumnya.
Masuk ke kabin, perusahaan meletakkan empat jok, dua di depan dan dua di belakang. Semuanya dibungkus rapi dengan bahan kulit Poltrona Frau atau Alcantara. Untuk memanjakan telinga saat berada di perjalanan, Maserati menyediakan sistem infotainment berupa head unit layar sentuh 8,4 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto, serta sistem suara Harmon Kardon. Maserati juga mendesain ulang konsol tengah mobil.
Maserati memasarkan dua versi GranTurismo yaitu sport dan MC. Keduanya didukung oleh mesin V8 berkapasitas 4,8 liter. Mesin ini menghasilkan tenaga 460 hp pada 7.000 rpm dan torsi puncak 520 nm pada 4.750 rpm. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis ZF enam percepatan.
Hanya butuh 4,8 detik untuk GranTurismo Sport ketika melaju dari posisi diam sampai 100 kilometer per jam dengan kecepatan tertinggi 299 km/jam. Sementara MC hanya 4,7 detik saja dengan kecepatan tertinggi 301 km/jam. Demikian seperti dilansir dari Paultan.
Selain GranTurismo terbaru, Maserati berencana menghadirkan crossover terbaru menemani Levante. Ini tidak terlalu mengherankan karena Levante sukses besar. Tahun lalu saja perusahaan bisa menjual sebanyak 25.000 unit. (san)</content:encoded></item></channel></rss>
