<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Boncengan saat Perjalanan Jauh jika Terpaksa Mudik Pakai Motor</title><description> Mudik menggunakan sepeda motor masih difavoritkan sebagian masyarakat, karena dinilai simpel dan hemat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/14/15/1715533/tips-boncengan-saat-perjalanan-jauh-jika-terpaksa-mudik-pakai-motor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/14/15/1715533/tips-boncengan-saat-perjalanan-jauh-jika-terpaksa-mudik-pakai-motor"/><item><title>Tips Boncengan saat Perjalanan Jauh jika Terpaksa Mudik Pakai Motor</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/14/15/1715533/tips-boncengan-saat-perjalanan-jauh-jika-terpaksa-mudik-pakai-motor</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/14/15/1715533/tips-boncengan-saat-perjalanan-jauh-jika-terpaksa-mudik-pakai-motor</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2017 08:24 WIB</pubDate><dc:creator>Santo Evren Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/14/15/1715533/tips-boncengan-saat-perjalanan-jauh-jika-terpaksa-mudik-pakai-motor-IyOHzt3X5t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mudik pakai sepeda motor (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/14/15/1715533/tips-boncengan-saat-perjalanan-jauh-jika-terpaksa-mudik-pakai-motor-IyOHzt3X5t.jpg</image><title>Ilustrasi mudik pakai sepeda motor (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mudik menggunakan sepeda motor masih difavoritkan sebagian masyarakat, karena dinilai simpel dan hemat. Sebenarnya banyak imbauan supaya para pemudik tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh atau, sebab sangat berisiko tinggi mengalami kecelakaan. Sebagai gantinya, beberapa perusahaan menyediakan bus gratis supaya dapat dimanfaatkan oleh pemudik sepeda motor.
Namun apabila terpaksa harus mudik menggunakan sepeda motor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Menurut Poedyo Santosa, instruktur senior Indonesia Road Safety (Irsa), pemudik menggunakan sepeda motor jangan membawa barang berlebihan karena bisa menggangu kenyamanan saat perjalanan.
&quot;Motor itu kan nomor satu keseimbangan. Dengan banyaknya muatan otomatis motor makin tidak seimbang. Apalagi yang dibonceng orangnya enggak mengerti, maksudnya kalau pengemudi membelokkan motor ke kanan, tapi yang dibonceng tidak mengikuti arah belokan atau melawan bisa membuat pengendara tidak seimbang. Ada juga yang pegang handle belakang motor. Cara itu juga bisa mengganggu keseimbangan,&quot; jelasnya.
Cara yang benar, lanjut Poedyo, orang yang dibonceng lebih baik memeluk pengendara, dan mengikuti arah gaya jika berbelok.
&quot;Pegangan perut, saat motor ke kanan yang belakang (pembonceng) ke kanan, yang depan ke kiri ya pembonceng ikut ke kiri. Kalau yang di belakang enggak ngerti apalagi bawa barang tambahan, mungkin motor bisa oleng,&quot; terang dia.
Poedyo menyarankan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor lebih baik membawa barang secukupnya atau manfaatkan jasa pengiriman barang sehingga mengurangi beban.
&quot;Walaupun nanti ujung-ujungnya keluar duit lagi untuk mengirim barang, tapi aman saat di jalan, ingat safety itu mahal. Yang penting aman selamat sampai tujuan. Namun usahakan mudik tidak naik motor,&quot; pungkas dia. (san)</description><content:encoded>JAKARTA - Mudik menggunakan sepeda motor masih difavoritkan sebagian masyarakat, karena dinilai simpel dan hemat. Sebenarnya banyak imbauan supaya para pemudik tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh atau, sebab sangat berisiko tinggi mengalami kecelakaan. Sebagai gantinya, beberapa perusahaan menyediakan bus gratis supaya dapat dimanfaatkan oleh pemudik sepeda motor.
Namun apabila terpaksa harus mudik menggunakan sepeda motor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Menurut Poedyo Santosa, instruktur senior Indonesia Road Safety (Irsa), pemudik menggunakan sepeda motor jangan membawa barang berlebihan karena bisa menggangu kenyamanan saat perjalanan.
&quot;Motor itu kan nomor satu keseimbangan. Dengan banyaknya muatan otomatis motor makin tidak seimbang. Apalagi yang dibonceng orangnya enggak mengerti, maksudnya kalau pengemudi membelokkan motor ke kanan, tapi yang dibonceng tidak mengikuti arah belokan atau melawan bisa membuat pengendara tidak seimbang. Ada juga yang pegang handle belakang motor. Cara itu juga bisa mengganggu keseimbangan,&quot; jelasnya.
Cara yang benar, lanjut Poedyo, orang yang dibonceng lebih baik memeluk pengendara, dan mengikuti arah gaya jika berbelok.
&quot;Pegangan perut, saat motor ke kanan yang belakang (pembonceng) ke kanan, yang depan ke kiri ya pembonceng ikut ke kiri. Kalau yang di belakang enggak ngerti apalagi bawa barang tambahan, mungkin motor bisa oleng,&quot; terang dia.
Poedyo menyarankan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor lebih baik membawa barang secukupnya atau manfaatkan jasa pengiriman barang sehingga mengurangi beban.
&quot;Walaupun nanti ujung-ujungnya keluar duit lagi untuk mengirim barang, tapi aman saat di jalan, ingat safety itu mahal. Yang penting aman selamat sampai tujuan. Namun usahakan mudik tidak naik motor,&quot; pungkas dia. (san)</content:encoded></item></channel></rss>
