<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menjelajah Kantor Google di California, Surganya Para Pekerja Penghasil Aplikasi Teknologi</title><description>Okezone.com mendapat kesempatan mengelilingi &amp;lsquo;Google Campus&amp;rsquo; yang akrab disebut Googleplex ini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/06/207/1708964/menjelajah-kantor-google-di-california-surganya-para-pekerja-penghasil-aplikasi-teknologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/06/207/1708964/menjelajah-kantor-google-di-california-surganya-para-pekerja-penghasil-aplikasi-teknologi"/><item><title>Menjelajah Kantor Google di California, Surganya Para Pekerja Penghasil Aplikasi Teknologi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/06/207/1708964/menjelajah-kantor-google-di-california-surganya-para-pekerja-penghasil-aplikasi-teknologi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/06/06/207/1708964/menjelajah-kantor-google-di-california-surganya-para-pekerja-penghasil-aplikasi-teknologi</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2017 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Amril Amarullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/06/207/1708964/menjelajah-kantor-google-di-california-surganya-para-pekerja-penghasil-aplikasi-teknologi-Qz7UxEptxi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kantor pusat Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (foto: Amril/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/06/207/1708964/menjelajah-kantor-google-di-california-surganya-para-pekerja-penghasil-aplikasi-teknologi-Qz7UxEptxi.jpg</image><title>Kantor pusat Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (foto: Amril/Okezone)</title></images><description>MOUNTAIN VIEW -  Mendengar nama Google, yang terbesit dalam pikiran  adalah mesin pencari.  Diklaim sebagai yang tercanggih, para netizen Indonesia menjulukinya &amp;lsquo;Mbah Google&amp;rsquo;.  Bahkan &amp;lsquo;si Mbah&amp;rsquo; dikatakan sebagai orangtua yang bijak dan tahu banyak hal.
Penasaran seperti apa keseharian para karyawannya dalam melayani jutaan netter dunia dan seperti apa juga megahnya kantor Google yang terletak di Mountain View, California, Amerika Serikat? Berikut pemaparan lengkapnya.


Okezone.com akan mengajak mengelilingi &amp;lsquo;Google Campus&amp;rsquo; yang akrab disebut Googleplex ini, mulai dari ruang kerja, fasilitas bermain, olahraga, makan gratis, laundry , hingga tempat tidur siang pun tersedia.
Saking nyamannya bekerja di Google, setiap 25 detik, Google menerima satu lamaran pekerjaan. Bahkan dalam sehari, perusahaan raksasa ini dibanjiri oleh 40.000 lamaran pekerjaan dan magang.  Tentu saja, apa yang ada di Google ini bukan semata-mata karena tingginy gaji dan karier yang menjanjikan. Lebih dari itu, Google sangat memerhatikan karyawannya.



Semuanya ditata dan disiapkan perusahaan sangat luar biasa sekali. Konsep yang ditawarkan sangat mewah, unik, prestis, dan kenyamanan yang sulit dimiliki perusahaan lain manapun di dunia. Dengan begitu, diharapkan produktivitas karyawan dapat terwujud, sehingga menghasilkan banyak produk baru dan inovatif tentunya.
Perusahaan raksasa internet dengan slogan &amp;lsquo;Don&amp;rsquo;t be evil&amp;rsquo;  itu mengganggap jika kerja seharusnya menantang dan tantangan itu haruslah menyenangkan. Hal tersebut menggambarkan budaya santai yang diterapkan perusahaan sekelas Google.
Okezone.com yang mendapat kesempatan bisa berkunjung langsung ke kantor yang luasnya 37 hektare itu, tentu tidak ingin menyia-nyiakan momentum baik ini untuk berbagi pengalaman menjelajah kantor yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin  pada September 1998 ini.


Pada 19 tahun silam, ketika Google baru berdiri, karyawannya hanya berjumlah 100-an orang, juga bekerja di ruangan kecil dan sempit. Sehingga bila menengok sejarahnya, dalam satu ruangan antara pimpinan dan bawahan bisa bekerja satu ruangan bersama-sama.
Jauh berbeda dengan saat ini, semua seperti surganya para karyawan. Salah satu contohnya ketika memasuki  kafe yang bernama Charlie&amp;rsquo;s Cafe, karena memang memiliki ruangan cukup luas, sehingga mampu menampung ratusan karyawan Google yang akan santap makan siang.

Kafe tersebut menyediakan beragam makanan pilihan, mulai dari Eropa, Asia, bahkan makanan khas Indonesia seperti tempe dan tahu pun ada di kafe tersebut.  Beranjak ke gedung lainnya, Okezone.com mendapat kesempatan juga ke fasilitas lain seperti game, olahraga, dan juga Google Store. Ada juga fasilitas lain seperti pijat spa, gym, fitness indoor, tempat bermain anak-anak. Yang membuat bekerja di Google terlihat santai yaitu para karyawannya yang berpakaian bebas. Mereka tidak memiliki aturan ataupun seragam untuk bekerja.

Karyawan juga akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti potong rambut gratis, periksa kesehatan gratis bagi karyawan dan anak-anaknya, bahkan karyawan juga diperkenankan untuk membawa binatang peliharaan saat bekerja serta bermain sepeda. Apalagi Google menyiapkan lebih dari 700 sepeda yang bisa digunakan siapa pun yang berada di kompleks Googleplex.


Maklum saja, kebanyakan dari karyawan Google senang bersepeda. Bahkan, perusahaan menyediakan juga jalur khusus sepeda. Dengan begitu karyawan akan merasa nyaman, tidak bosan, dan tentunya sehat.
Jelas tergambar bagaimanan suasana nyaman dan menyenangkan ketika berada di sana. Bagi mereka, lingkungan kerja seperti ini adalah surga bagi karyawan. Disela-sela kesibukan dengan pekerjaan yang keras, perusahaan memberikan mereka hiburan yang sangat menyenangkan dan berbagai fasilitas menarik.
Google Communications Lead, Batsheva Lazarus, ketika menjadi pemandu media saat berkeliling kompleks mengatakan bahwa kompleks Googleplex ini memang dibangun agar karyawan nyaman. Dimana mereka menyeimbangkan antara pekerjaan dan gaya hidup. &amp;ldquo;Karena itulah konsep kantor di Googleplex sangat fleksibel dan tidak kaku,&amp;rdquo; ujar Batsheva Lazarus.


Menurutnya lagi, semua divisi di kantor pusat Google memiliki tempat kerjanya fleksibel dan mereka berpindah-pindah gedung dalam waktu yang ditentukan. Sehingga tidak ada karyawan yang menetap disatu tempat. &quot;Bisa berpindah-pindah dan sudah kami atur,&quot; tururnya.
Masih penasaran bagaimana kemegahan kantor Google di Amerika Serikat ini? Di area kantor Google ini juga ramah lingkungan, tersedia tempat pengisian bahan bakar listrik, dan fasilitas lainnya yang pastinya memukau.

Akan tetapi, perlu diketahui untuk bisa memasuki kompleks Google bukan sekadar seperti masuk ke mal atau pusat perbelanjaan. Tidak sembarangan pastinya, agar bisa masuk pengunjung wajib mendaftar terlebih dahulu dengan menyebut nama karyawan Google terlebih dahulu (karyawan yang mengundang ke Google). Setelah itu, perusahaan melalui mesin pencetak kartu, baru memperbolehkan pengunjung  masuk dengan kartu yang dicetak mesin tersebut.</description><content:encoded>MOUNTAIN VIEW -  Mendengar nama Google, yang terbesit dalam pikiran  adalah mesin pencari.  Diklaim sebagai yang tercanggih, para netizen Indonesia menjulukinya &amp;lsquo;Mbah Google&amp;rsquo;.  Bahkan &amp;lsquo;si Mbah&amp;rsquo; dikatakan sebagai orangtua yang bijak dan tahu banyak hal.
Penasaran seperti apa keseharian para karyawannya dalam melayani jutaan netter dunia dan seperti apa juga megahnya kantor Google yang terletak di Mountain View, California, Amerika Serikat? Berikut pemaparan lengkapnya.


Okezone.com akan mengajak mengelilingi &amp;lsquo;Google Campus&amp;rsquo; yang akrab disebut Googleplex ini, mulai dari ruang kerja, fasilitas bermain, olahraga, makan gratis, laundry , hingga tempat tidur siang pun tersedia.
Saking nyamannya bekerja di Google, setiap 25 detik, Google menerima satu lamaran pekerjaan. Bahkan dalam sehari, perusahaan raksasa ini dibanjiri oleh 40.000 lamaran pekerjaan dan magang.  Tentu saja, apa yang ada di Google ini bukan semata-mata karena tingginy gaji dan karier yang menjanjikan. Lebih dari itu, Google sangat memerhatikan karyawannya.



Semuanya ditata dan disiapkan perusahaan sangat luar biasa sekali. Konsep yang ditawarkan sangat mewah, unik, prestis, dan kenyamanan yang sulit dimiliki perusahaan lain manapun di dunia. Dengan begitu, diharapkan produktivitas karyawan dapat terwujud, sehingga menghasilkan banyak produk baru dan inovatif tentunya.
Perusahaan raksasa internet dengan slogan &amp;lsquo;Don&amp;rsquo;t be evil&amp;rsquo;  itu mengganggap jika kerja seharusnya menantang dan tantangan itu haruslah menyenangkan. Hal tersebut menggambarkan budaya santai yang diterapkan perusahaan sekelas Google.
Okezone.com yang mendapat kesempatan bisa berkunjung langsung ke kantor yang luasnya 37 hektare itu, tentu tidak ingin menyia-nyiakan momentum baik ini untuk berbagi pengalaman menjelajah kantor yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin  pada September 1998 ini.


Pada 19 tahun silam, ketika Google baru berdiri, karyawannya hanya berjumlah 100-an orang, juga bekerja di ruangan kecil dan sempit. Sehingga bila menengok sejarahnya, dalam satu ruangan antara pimpinan dan bawahan bisa bekerja satu ruangan bersama-sama.
Jauh berbeda dengan saat ini, semua seperti surganya para karyawan. Salah satu contohnya ketika memasuki  kafe yang bernama Charlie&amp;rsquo;s Cafe, karena memang memiliki ruangan cukup luas, sehingga mampu menampung ratusan karyawan Google yang akan santap makan siang.

Kafe tersebut menyediakan beragam makanan pilihan, mulai dari Eropa, Asia, bahkan makanan khas Indonesia seperti tempe dan tahu pun ada di kafe tersebut.  Beranjak ke gedung lainnya, Okezone.com mendapat kesempatan juga ke fasilitas lain seperti game, olahraga, dan juga Google Store. Ada juga fasilitas lain seperti pijat spa, gym, fitness indoor, tempat bermain anak-anak. Yang membuat bekerja di Google terlihat santai yaitu para karyawannya yang berpakaian bebas. Mereka tidak memiliki aturan ataupun seragam untuk bekerja.

Karyawan juga akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti potong rambut gratis, periksa kesehatan gratis bagi karyawan dan anak-anaknya, bahkan karyawan juga diperkenankan untuk membawa binatang peliharaan saat bekerja serta bermain sepeda. Apalagi Google menyiapkan lebih dari 700 sepeda yang bisa digunakan siapa pun yang berada di kompleks Googleplex.


Maklum saja, kebanyakan dari karyawan Google senang bersepeda. Bahkan, perusahaan menyediakan juga jalur khusus sepeda. Dengan begitu karyawan akan merasa nyaman, tidak bosan, dan tentunya sehat.
Jelas tergambar bagaimanan suasana nyaman dan menyenangkan ketika berada di sana. Bagi mereka, lingkungan kerja seperti ini adalah surga bagi karyawan. Disela-sela kesibukan dengan pekerjaan yang keras, perusahaan memberikan mereka hiburan yang sangat menyenangkan dan berbagai fasilitas menarik.
Google Communications Lead, Batsheva Lazarus, ketika menjadi pemandu media saat berkeliling kompleks mengatakan bahwa kompleks Googleplex ini memang dibangun agar karyawan nyaman. Dimana mereka menyeimbangkan antara pekerjaan dan gaya hidup. &amp;ldquo;Karena itulah konsep kantor di Googleplex sangat fleksibel dan tidak kaku,&amp;rdquo; ujar Batsheva Lazarus.


Menurutnya lagi, semua divisi di kantor pusat Google memiliki tempat kerjanya fleksibel dan mereka berpindah-pindah gedung dalam waktu yang ditentukan. Sehingga tidak ada karyawan yang menetap disatu tempat. &quot;Bisa berpindah-pindah dan sudah kami atur,&quot; tururnya.
Masih penasaran bagaimana kemegahan kantor Google di Amerika Serikat ini? Di area kantor Google ini juga ramah lingkungan, tersedia tempat pengisian bahan bakar listrik, dan fasilitas lainnya yang pastinya memukau.

Akan tetapi, perlu diketahui untuk bisa memasuki kompleks Google bukan sekadar seperti masuk ke mal atau pusat perbelanjaan. Tidak sembarangan pastinya, agar bisa masuk pengunjung wajib mendaftar terlebih dahulu dengan menyebut nama karyawan Google terlebih dahulu (karyawan yang mengundang ke Google). Setelah itu, perusahaan melalui mesin pencetak kartu, baru memperbolehkan pengunjung  masuk dengan kartu yang dicetak mesin tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
