<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik, Ikan Langka Tanpa Wajah Ditemukan Setelah 100 Tahun Hilang</title><description>Peneliti menemukan jenis ikan langka yang berhasil ditemukan kembali setelah lebih dari satu abad hilang.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/05/31/56/1704805/unik-ikan-langka-tanpa-wajah-ditemukan-setelah-100-tahun-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/05/31/56/1704805/unik-ikan-langka-tanpa-wajah-ditemukan-setelah-100-tahun-hilang"/><item><title>Unik, Ikan Langka Tanpa Wajah Ditemukan Setelah 100 Tahun Hilang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/05/31/56/1704805/unik-ikan-langka-tanpa-wajah-ditemukan-setelah-100-tahun-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/05/31/56/1704805/unik-ikan-langka-tanpa-wajah-ditemukan-setelah-100-tahun-hilang</guid><pubDate>Kamis 01 Juni 2017 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/31/56/1704805/unik-ikan-langka-tanpa-wajah-ditemukan-setelah-100-tahun-hilang-couwB9aZxt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Phys)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/31/56/1704805/unik-ikan-langka-tanpa-wajah-ditemukan-setelah-100-tahun-hilang-couwB9aZxt.jpg</image><title>(Foto: Phys)</title></images><description>SYDNEY - Peneliti menemukan jenis ikan langka yang berhasil ditemukan kembali setelah lebih dari satu abad hilang. Ikan tanpa wajah atau disebut 'faceless' fish ini memiliki panjang tubuh 40 centimeter.

Dilansir The Guardian, Rabu (31/5/2017), ikan tanpa wajah tersebut ditemukan kembali berada&amp;nbsp;di kedalaman 4 kilometer di perairan selatan Sydney oleh ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) di Australia.

Dr Tim O&amp;rsquo;Hara, kepala ilmuwan dan pemimpin ekspedisi yang merupakan kurator senior invertebrata laut di Museum Victoria mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ikan tersebut terlihat di perairan lepas pantai Australia sejak 1873.

&quot;Ikan kecil ini terlihat menakjubkan karena mulutnya benar-benar terletak di bagian bawah. Ketika Anda melihat dari sisi, Anda tidak akan melihat mata. Anda juga tidak melihat hidung, insang, atau mulut,&quot; kata O&amp;rsquo;Hara.

Survei mengenai biota laut ini dilakukan dari Tasmania utara ke Queensland tengah dimulai pada 15 Mei 2017. Di kapal, terdapat sejumlah peneliti yang terdiri dari 27 ilmuwan, 13 teknisi, dan 20 kru.

Sampel hewan dan sedimen telah dikumpulkan dari dasar jurang setiap hari dengan mengandalkan alat khusus. Mereka juga menemukan kepiting batu berduri, bintang laut, dan laba-laba laut raksasa.</description><content:encoded>SYDNEY - Peneliti menemukan jenis ikan langka yang berhasil ditemukan kembali setelah lebih dari satu abad hilang. Ikan tanpa wajah atau disebut 'faceless' fish ini memiliki panjang tubuh 40 centimeter.

Dilansir The Guardian, Rabu (31/5/2017), ikan tanpa wajah tersebut ditemukan kembali berada&amp;nbsp;di kedalaman 4 kilometer di perairan selatan Sydney oleh ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) di Australia.

Dr Tim O&amp;rsquo;Hara, kepala ilmuwan dan pemimpin ekspedisi yang merupakan kurator senior invertebrata laut di Museum Victoria mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ikan tersebut terlihat di perairan lepas pantai Australia sejak 1873.

&quot;Ikan kecil ini terlihat menakjubkan karena mulutnya benar-benar terletak di bagian bawah. Ketika Anda melihat dari sisi, Anda tidak akan melihat mata. Anda juga tidak melihat hidung, insang, atau mulut,&quot; kata O&amp;rsquo;Hara.

Survei mengenai biota laut ini dilakukan dari Tasmania utara ke Queensland tengah dimulai pada 15 Mei 2017. Di kapal, terdapat sejumlah peneliti yang terdiri dari 27 ilmuwan, 13 teknisi, dan 20 kru.

Sampel hewan dan sedimen telah dikumpulkan dari dasar jurang setiap hari dengan mengandalkan alat khusus. Mereka juga menemukan kepiting batu berduri, bintang laut, dan laba-laba laut raksasa.</content:encoded></item></channel></rss>
