<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mitsubishi Triton &amp; Nissan Navara Akan Diproduksi Bareng?</title><description>Mitsubishi dan Nissan menjajaki produksi bareng dua produk pikap mereka yakni Triton dan Navara di Asia Tenggara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/03/11/15/1640220/mitsubishi-triton-nissan-navara-akan-diproduksi-bareng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/03/11/15/1640220/mitsubishi-triton-nissan-navara-akan-diproduksi-bareng"/><item><title>Mitsubishi Triton &amp; Nissan Navara Akan Diproduksi Bareng?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/03/11/15/1640220/mitsubishi-triton-nissan-navara-akan-diproduksi-bareng</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/03/11/15/1640220/mitsubishi-triton-nissan-navara-akan-diproduksi-bareng</guid><pubDate>Sabtu 11 Maret 2017 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/11/15/1640220/mitsubishi-triton-nissan-navara-akan-diproduksi-bareng-EEYyq0e8dQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mitsubishi Triton (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/11/15/1640220/mitsubishi-triton-nissan-navara-akan-diproduksi-bareng-EEYyq0e8dQ.jpg</image><title>Mitsubishi Triton (Foto: Okezone)</title></images><description>JENEWA - Buah dari aliansi antara Mitsubishi dan Nissan tidak hanya dalam bentuk pengembangan produk kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV), namun juga pikap kabin ganda. Kedua merek kendaraan tersebut memiliki produk masing-masing yakni Triton dan Navara.
Chief Operating Officer (COO) Mitsubishi Motors Trevor Mann mengatakan, pihaknya sedang menjajaki untuk memproduksi pikap ringannya bersama Nissan di Asia Tenggara. Saat ini, Nissan dan Mitsubishi memproduksi pikap kabin ganda mereka di Thailand.
&quot;Jika Anda melihat, di Asia Tenggara, secara biaya operasional, kami adalah patokan dalam aliansi ini. Selain itu, dari sisi teknologi 4x4 dan biaya, kami lebih baik dari Nissan,&quot; kata Mann, di ajang Geneva Motor Show 2017, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/3/2017).
Menurut dia, Mitsubishi ingin mengembalikan kembali performa penjualan globalnya menjadi di atas 1 juta unit pada 2018. Sebelum kegaduhan terkait skandal konsumsi bahan bakar, penjualan kendaraan penumpang Mitsubishi Motors mencapai 1,05 juta unit.
Mitsubishi Triton dan Nissan Navara yang saat ini dipasarkan merupakan model yang dibuat pada 2014. Produk tersebut tidak akan mengalami perubahan total atau major change setidaknya sampai 2022. Karena itu masih banyak waktu yang tersedia untuk membicarakan rencana produksi bareng ini ke depannya.
Terkait produksi pikap ringan, Mitsubishi akan memfokuskan di Thailand karena pasar mobil komersial ringan di negara itu lumayan besar yakni mencapai 40 persen.
Tak menutup kemungkinan kerja sama akan berlanjut ke wilayah Asia Tenggara lainnya, seperti Indonesia. Asia Tenggara merupakan salah satu pasar  terkuat bagi kedua merek itu di Asia. Mitsubishi dan Nissan memiliki pabrik di Thailand, Indonesia, dan Filipina.
Menurut Mann, kerja sama dalam hal produksi bisa menguntungkan kedua pihak dari sisi efisiensi dan produktivitas. Mitsubishi bisa fokus membuat pikap ringan sedangkan Nissan membuat SUV dan mobil penumpang lainnya.
Meski demikian, Mann menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada rencana kerja sama produksi yang sudah diketuk palu. Semua masih dalam tahap penjajakan.</description><content:encoded>JENEWA - Buah dari aliansi antara Mitsubishi dan Nissan tidak hanya dalam bentuk pengembangan produk kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV), namun juga pikap kabin ganda. Kedua merek kendaraan tersebut memiliki produk masing-masing yakni Triton dan Navara.
Chief Operating Officer (COO) Mitsubishi Motors Trevor Mann mengatakan, pihaknya sedang menjajaki untuk memproduksi pikap ringannya bersama Nissan di Asia Tenggara. Saat ini, Nissan dan Mitsubishi memproduksi pikap kabin ganda mereka di Thailand.
&quot;Jika Anda melihat, di Asia Tenggara, secara biaya operasional, kami adalah patokan dalam aliansi ini. Selain itu, dari sisi teknologi 4x4 dan biaya, kami lebih baik dari Nissan,&quot; kata Mann, di ajang Geneva Motor Show 2017, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/3/2017).
Menurut dia, Mitsubishi ingin mengembalikan kembali performa penjualan globalnya menjadi di atas 1 juta unit pada 2018. Sebelum kegaduhan terkait skandal konsumsi bahan bakar, penjualan kendaraan penumpang Mitsubishi Motors mencapai 1,05 juta unit.
Mitsubishi Triton dan Nissan Navara yang saat ini dipasarkan merupakan model yang dibuat pada 2014. Produk tersebut tidak akan mengalami perubahan total atau major change setidaknya sampai 2022. Karena itu masih banyak waktu yang tersedia untuk membicarakan rencana produksi bareng ini ke depannya.
Terkait produksi pikap ringan, Mitsubishi akan memfokuskan di Thailand karena pasar mobil komersial ringan di negara itu lumayan besar yakni mencapai 40 persen.
Tak menutup kemungkinan kerja sama akan berlanjut ke wilayah Asia Tenggara lainnya, seperti Indonesia. Asia Tenggara merupakan salah satu pasar  terkuat bagi kedua merek itu di Asia. Mitsubishi dan Nissan memiliki pabrik di Thailand, Indonesia, dan Filipina.
Menurut Mann, kerja sama dalam hal produksi bisa menguntungkan kedua pihak dari sisi efisiensi dan produktivitas. Mitsubishi bisa fokus membuat pikap ringan sedangkan Nissan membuat SUV dan mobil penumpang lainnya.
Meski demikian, Mann menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada rencana kerja sama produksi yang sudah diketuk palu. Semua masih dalam tahap penjajakan.</content:encoded></item></channel></rss>
