<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan Ciptakan Plastik Berbahan Dasar Limbah Industri Kertas</title><description>Para ilmuan ini menciptakan plastik yang terbuat dari limbah industri kertas.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/01/18/56/1594613/ilmuwan-ciptakan-plastik-berbahan-dasar-limbah-industri-kertas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/01/18/56/1594613/ilmuwan-ciptakan-plastik-berbahan-dasar-limbah-industri-kertas"/><item><title>Ilmuwan Ciptakan Plastik Berbahan Dasar Limbah Industri Kertas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/01/18/56/1594613/ilmuwan-ciptakan-plastik-berbahan-dasar-limbah-industri-kertas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/01/18/56/1594613/ilmuwan-ciptakan-plastik-berbahan-dasar-limbah-industri-kertas</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2017 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Afriani Susanti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/18/56/1594613/ilmuwan-ciptakan-plastik-berbahan-dasar-limbah-industri-kertas-axTGrXrgMH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/18/56/1594613/ilmuwan-ciptakan-plastik-berbahan-dasar-limbah-industri-kertas-axTGrXrgMH.jpg</image><title>Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Guna menjaga kelangsungan hidup di muka bumi, para ilmuwan pun terus melakukan inovasi. Salah satunya yakni menciptakan plastik menggunakan bahan dasar pohon pinus.

Ilmuwan dari Centre for Sustainable Chemical Technological (CSCT) di University of Bath telah mengembangkan pembaruan plastik dari pinene kimia yang disebut pinus. Hal tersebut seperti dinukil dari laman Science Daily.

Pinene merupakan aroma kimia dari keluarga terpene yang membuat pohon pinus memiliki bau yang khas dan merupakan produk limbah dari industri kertas. Ilmuwan berharap agar plastik bisa dimanfaatkan dalam hal pengemasan makanan, kantung plastik, sampai implan medis.

Para peneliti juga telah mempublikasikan hasilnya di jurnal Polymer Chemistry, untuk memanfaatkan pinene dalam membuat plastik yang bisa digunakan di tempat kaprolakton. Salah satu mahasiswa Doktoral di CSCT menjelaskan, &amp;ldquo;Kami tidak bicara tentang daur ulang pohon natal menjadi plastik, tapi lebih menggunakan produk yang terbuang dari industri menjadi sesuatu yang lebih berguna,&amp;rdquo; ungkapnya seperti dinukil dari laman Science Daily.

Sementara itu Direktur CSCT, Professor Matthew Davidson, menambahkan bahwa penelitian ini merupakan bagian dari projek yang lebih luas dengan menggunakan bahan kimia berbasis bio seperti pinene yang merupakan bahan kelanjutan untuk membuat berbagai produk yang berguna nantinya.

Proyek ini sendiri didirikan oleh Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC) yang juga menginvestigasi penggunaan terpene lainnya. (afr)
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Guna menjaga kelangsungan hidup di muka bumi, para ilmuwan pun terus melakukan inovasi. Salah satunya yakni menciptakan plastik menggunakan bahan dasar pohon pinus.

Ilmuwan dari Centre for Sustainable Chemical Technological (CSCT) di University of Bath telah mengembangkan pembaruan plastik dari pinene kimia yang disebut pinus. Hal tersebut seperti dinukil dari laman Science Daily.

Pinene merupakan aroma kimia dari keluarga terpene yang membuat pohon pinus memiliki bau yang khas dan merupakan produk limbah dari industri kertas. Ilmuwan berharap agar plastik bisa dimanfaatkan dalam hal pengemasan makanan, kantung plastik, sampai implan medis.

Para peneliti juga telah mempublikasikan hasilnya di jurnal Polymer Chemistry, untuk memanfaatkan pinene dalam membuat plastik yang bisa digunakan di tempat kaprolakton. Salah satu mahasiswa Doktoral di CSCT menjelaskan, &amp;ldquo;Kami tidak bicara tentang daur ulang pohon natal menjadi plastik, tapi lebih menggunakan produk yang terbuang dari industri menjadi sesuatu yang lebih berguna,&amp;rdquo; ungkapnya seperti dinukil dari laman Science Daily.

Sementara itu Direktur CSCT, Professor Matthew Davidson, menambahkan bahwa penelitian ini merupakan bagian dari projek yang lebih luas dengan menggunakan bahan kimia berbasis bio seperti pinene yang merupakan bahan kelanjutan untuk membuat berbagai produk yang berguna nantinya.

Proyek ini sendiri didirikan oleh Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC) yang juga menginvestigasi penggunaan terpene lainnya. (afr)
</content:encoded></item></channel></rss>
