<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Facebook Temukan Penyebab Jatuhnya Drone Aquila</title><description>Facebook Temukan Penyebab Jatuhnya Drone Aquila</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/12/18/207/1569609/facebook-temukan-penyebab-jatuhnya-drone-aquila</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/12/18/207/1569609/facebook-temukan-penyebab-jatuhnya-drone-aquila"/><item><title>Facebook Temukan Penyebab Jatuhnya Drone Aquila</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/12/18/207/1569609/facebook-temukan-penyebab-jatuhnya-drone-aquila</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/12/18/207/1569609/facebook-temukan-penyebab-jatuhnya-drone-aquila</guid><pubDate>Minggu 18 Desember 2016 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Gema Pratomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/18/207/1569609/facebook-temukan-penyebab-jatuhnya-drone-aquila-wERgJqwNGQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Drone Aquila (foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/18/207/1569609/facebook-temukan-penyebab-jatuhnya-drone-aquila-wERgJqwNGQ.jpg</image><title>Drone Aquila (foto: Facebook)</title></images><description>MENLO PARK - Diketahui, drone raksasa Aquila milik Facebook sempat mengalami insiden pada 28 Juni 2016. Dalam sebuah pernyataan, Facebook akhirnya mengungkap penyebab jatuhnya drone tersebut.

Dungkap oleh Badan Kemanan Transportasi (NTSB), angin kencang menjadi penyebab jatuhnya Drone Aquila. Menurut mereka, angin berhembus dengan kecepatan 18 knot saat penerbangan.

Laporan itu menyatakan bahwa kecepatan angin tinggi dan turbulensi selama penerbangan membuat  sistem autopilot pesawat bermasalah. Alhasil, pesawat tak berawak tersebut berjalan lebih cepat .

Selain itu, sayap kanan Aquila juga patah karena hembusan angin. Akibatnya,pesawatnya tersebut jatuh menghantam tanah dan menyebabkan kerusakan yang parah.

Akibat kecelakaan itu, Facebook akan menambahkan &quot;rem udara&quot; untuk membantu sistem autopilot menangani pendaratan yang lebih baik. Perusahaan juga akan melakukan perubahan sehingga autopilot tidak membiarkan pesawat terbang terlalu cepat saat turun. Demikian seperti dikutip dari Venture Beat, Minggu (18/12/2016).</description><content:encoded>MENLO PARK - Diketahui, drone raksasa Aquila milik Facebook sempat mengalami insiden pada 28 Juni 2016. Dalam sebuah pernyataan, Facebook akhirnya mengungkap penyebab jatuhnya drone tersebut.

Dungkap oleh Badan Kemanan Transportasi (NTSB), angin kencang menjadi penyebab jatuhnya Drone Aquila. Menurut mereka, angin berhembus dengan kecepatan 18 knot saat penerbangan.

Laporan itu menyatakan bahwa kecepatan angin tinggi dan turbulensi selama penerbangan membuat  sistem autopilot pesawat bermasalah. Alhasil, pesawat tak berawak tersebut berjalan lebih cepat .

Selain itu, sayap kanan Aquila juga patah karena hembusan angin. Akibatnya,pesawatnya tersebut jatuh menghantam tanah dan menyebabkan kerusakan yang parah.

Akibat kecelakaan itu, Facebook akan menambahkan &quot;rem udara&quot; untuk membantu sistem autopilot menangani pendaratan yang lebih baik. Perusahaan juga akan melakukan perubahan sehingga autopilot tidak membiarkan pesawat terbang terlalu cepat saat turun. Demikian seperti dikutip dari Venture Beat, Minggu (18/12/2016).</content:encoded></item></channel></rss>
