<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meski Bermesin 1.000 Cc, Daihatsu Hi-Max Bukan Mobil LCGC</title><description>Meski menggunakan mesin berkapasitas 1.000 cc, Daihatsu menyatakan mobil pikap Hi-Max bukan mobil LCGC dan mobil pedesaan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/10/15/1538005/meski-bermesin-1-000-cc-daihatsu-hi-max-bukan-mobil-lcgc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/10/15/1538005/meski-bermesin-1-000-cc-daihatsu-hi-max-bukan-mobil-lcgc"/><item><title>Meski Bermesin 1.000 Cc, Daihatsu Hi-Max Bukan Mobil LCGC</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/10/15/1538005/meski-bermesin-1-000-cc-daihatsu-hi-max-bukan-mobil-lcgc</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/10/15/1538005/meski-bermesin-1-000-cc-daihatsu-hi-max-bukan-mobil-lcgc</guid><pubDate>Kamis 10 November 2016 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Santo Evren Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/10/15/1538005/pakai-mesin-1-000-cc-daihatsu-hi-max-bukan-mobil-lcgc-J0pZhinRAb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daihatsu menyatakan meski bermesin 1.000 cc, pikap Hi-MAX bukan mobil LCGC (Santo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/10/15/1538005/pakai-mesin-1-000-cc-daihatsu-hi-max-bukan-mobil-lcgc-J0pZhinRAb.jpg</image><title>Daihatsu menyatakan meski bermesin 1.000 cc, pikap Hi-MAX bukan mobil LCGC (Santo/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementrian Perindustrian (Kemenperin) telah menerbitkan kebijakan mengenai mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau.
Dalam Permenperin disebutkan, industri automotif yang ingin memproduksi mobil LCGC harus memenuhi berbagai ketentuan, di antaranya mengenai kapasitas mesin. Untuk mobil dengan mesin bensin kapasitas isi silindernya harus 980-1.200 cc.
Bila mengacu pada ketentuan tersebut, Daihatsu Hi-Max yang menggunakan mesin 1.000 cc bisa saja masuk dalam kategori mobil LCGC. Lantas, apa tanggapan Daihatsu mengenai hal ini?
&quot;Ini kan bukan LCGC, regulasinya enggak ada sampai hari ini (untuk pikap),&quot; ujar  Amelia Tjandra, direktur marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Jakarta, Kamis (10/11/2016).
Namun, lanjut perempuan yang akrab disapa Amel itu, seandainya ada regulasi LCGC jenis pikap pihaknya siap mengikuti ketentuan yang ada.
&quot;Kalau kita dibilang siap, kalau memang ada regulasinya. Kami siapkan tapi kan sampai sekarang enggak ada,&quot; sambung Amel.
Selain bukan LCGC, Amel juga menolak bila pikap barunya itu disebut sebagai kendaraan pedesaan.
&quot;Kalau kami bilang bukan pedesaan. Ini (Hi-Max) buat siapa pun yang membutuhkan di kondisi jalan sempit,&quot; pungkas Amel.
Di pasar Indonesia, Daihatsu Hi-Max melenggang sendiri tanpa ada lawan. Namun, bila melihat dari kapasitas mesinnya pesaing terdekatnya datang dari Tata Motors yakni Tata Ace EX2 yang dilengkapi mesin diesel 700 cc. (mli)</description><content:encoded>JAKARTA - Kementrian Perindustrian (Kemenperin) telah menerbitkan kebijakan mengenai mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau.
Dalam Permenperin disebutkan, industri automotif yang ingin memproduksi mobil LCGC harus memenuhi berbagai ketentuan, di antaranya mengenai kapasitas mesin. Untuk mobil dengan mesin bensin kapasitas isi silindernya harus 980-1.200 cc.
Bila mengacu pada ketentuan tersebut, Daihatsu Hi-Max yang menggunakan mesin 1.000 cc bisa saja masuk dalam kategori mobil LCGC. Lantas, apa tanggapan Daihatsu mengenai hal ini?
&quot;Ini kan bukan LCGC, regulasinya enggak ada sampai hari ini (untuk pikap),&quot; ujar  Amelia Tjandra, direktur marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Jakarta, Kamis (10/11/2016).
Namun, lanjut perempuan yang akrab disapa Amel itu, seandainya ada regulasi LCGC jenis pikap pihaknya siap mengikuti ketentuan yang ada.
&quot;Kalau kita dibilang siap, kalau memang ada regulasinya. Kami siapkan tapi kan sampai sekarang enggak ada,&quot; sambung Amel.
Selain bukan LCGC, Amel juga menolak bila pikap barunya itu disebut sebagai kendaraan pedesaan.
&quot;Kalau kami bilang bukan pedesaan. Ini (Hi-Max) buat siapa pun yang membutuhkan di kondisi jalan sempit,&quot; pungkas Amel.
Di pasar Indonesia, Daihatsu Hi-Max melenggang sendiri tanpa ada lawan. Namun, bila melihat dari kapasitas mesinnya pesaing terdekatnya datang dari Tata Motors yakni Tata Ace EX2 yang dilengkapi mesin diesel 700 cc. (mli)</content:encoded></item></channel></rss>
