<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Empat Cara Jadikan Mobil Pribadi Jadi Ladang Uang</title><description>Ada empat cara yang bisa dilakukan pemilik mobil untuk menghasilkan uang dari kendaraannya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/09/15/1537308/empat-cara-jadikan-mobil-pribadi-jadi-ladang-uang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/09/15/1537308/empat-cara-jadikan-mobil-pribadi-jadi-ladang-uang"/><item><title>Empat Cara Jadikan Mobil Pribadi Jadi Ladang Uang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/09/15/1537308/empat-cara-jadikan-mobil-pribadi-jadi-ladang-uang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/09/15/1537308/empat-cara-jadikan-mobil-pribadi-jadi-ladang-uang</guid><pubDate>Rabu 09 November 2016 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Pius Mali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/09/15/1537308/empat-cara-jadikan-mobil-pribadi-jadi-ladang-uang-2XUCgQFQa0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil bisa dijadikan lahan uang baru bagi pemiliknya (flickr)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/09/15/1537308/empat-cara-jadikan-mobil-pribadi-jadi-ladang-uang-2XUCgQFQa0.jpg</image><title>Mobil bisa dijadikan lahan uang baru bagi pemiliknya (flickr)</title></images><description>JAKARTA - Memiliki mobil tak melulu menambah pengeluaran karena membutuhkan biaya lebih banyak untuk parkir, tol dan bahan bakar dibandingkan kendaraan lain.
Selain sebagai alat transportasi, mobil juga bisa dipakai untuk menambah penghasilan pemiliknya. Kemampuan untuk mobilitas tanpa harus takut kehujanan atau kepanasan menjadi salah satu keuntungan mobil jika dipakai untuk memperoleh penghasilan tambahan.
Mengutip dari laman Nissan.co.id, setidaknya ada empat cara yang bisa dilakukan pemilik mobil untuk menghasilkan uang dari kendaraan, seperti berikut:
 
1. Taksi online
Taksi online menjadi tren baru karena ongkosnya yang lebih murah dibandingkan taksi konvensional, serta mobil yang digunakan pun beragam. Ini membuat mobil pribadi berubah jadi taksi tanpa perlu mengubah warna cat dan pasang mesin argo. Jam kerja yang fleksibel menjadi salah satu keuntungan mobil dipakai menjadi taksi online. Pemilik juga tak perlu repot mencari sopir karena bisa menyambi seusai jam kerja atau pada hari libur dan akhir pekan.
Namun, perlu diingat bahwa pemilik mobil low cost green car (LCGC) tidak bisa memanfaatkn momentum ini. Pasalnya, Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek menyebut larangan mobil di bawah 1.300 cc digunakan sebagai armada taksi online.
2. Mobil untuk berjualan
Mobil kesayangan bisa disulap menjadi toko berjalan untuk menjual baju, makanan, atau barang lainnya. Pemilik tak perlu memerlukan biaya besar untuk menyewa atau membeli bangunan untuk berdagang. Bagasi mobil bisa dimanfaatkan untuk meletakkan barang dagangan, sementara menjualnya bisa memakai spanduk, memajang barang, atau via online.
Hanya perlu dipastikan berjualan dilakukan di tempat yang aman dan banyak diketahui orang. Jangan pernah berjualan di pinggir jalan raya dengan rambu larangan berhenti atau larangan parkir.
3. Rental
Perbedaan rental dengan taksi online adalah tujuan dan waktu penyewaan yang bisa lebih lama. Mobil bisa disewakan ke luar kota atau di dalam kota seharian. Pemilik bisa menyewakan secara personal dari mulut ke mulut atau bekerja sama dengan perusahaan rental terpercaya.
Biasanya perusahaan rental mobil menawarkan dua sistem, yakni hanya lepas kunci yang berarti mobil dipakai dalam waktu dan tujuan tertentu atau bisa juga disewakan sekaligus dengan sopirnya. Pemilik harus hati-hati sebelum menyewakan kendaraan. Jika mobil disewa ke orang yang tidak dikenal sebaiknya mobil dipasangi pelacak, serta minta deposit atau jaminan sebelum mobil dipakai.
4. Iklan berjalan
Iklan yang dipasang di mobil tidak hanya berbentuk barang, bisa jadi tokoh atau merek tertentu. Menyulap mobil menjadi papan iklan berjalan biasa dilakukan dengan memasang stiker yang sudah didesain dengan gambar atau nama produk yang ditawarkan beserta kontaknya.
Ada beberapa bagian mobil yang bisa dijadikan media pemasangan iklan, yakni kap mesin, bodi samping, dan kaca belakang. Pastikan stiker dipasang dengan rapi agar tidak menggelembung atau terkelupas. Selain itu, pilih bahan yang bagus untuk menghindari cat orisinal rusak karena lem dari stiker iklan yang dipasang.</description><content:encoded>JAKARTA - Memiliki mobil tak melulu menambah pengeluaran karena membutuhkan biaya lebih banyak untuk parkir, tol dan bahan bakar dibandingkan kendaraan lain.
Selain sebagai alat transportasi, mobil juga bisa dipakai untuk menambah penghasilan pemiliknya. Kemampuan untuk mobilitas tanpa harus takut kehujanan atau kepanasan menjadi salah satu keuntungan mobil jika dipakai untuk memperoleh penghasilan tambahan.
Mengutip dari laman Nissan.co.id, setidaknya ada empat cara yang bisa dilakukan pemilik mobil untuk menghasilkan uang dari kendaraan, seperti berikut:
 
1. Taksi online
Taksi online menjadi tren baru karena ongkosnya yang lebih murah dibandingkan taksi konvensional, serta mobil yang digunakan pun beragam. Ini membuat mobil pribadi berubah jadi taksi tanpa perlu mengubah warna cat dan pasang mesin argo. Jam kerja yang fleksibel menjadi salah satu keuntungan mobil dipakai menjadi taksi online. Pemilik juga tak perlu repot mencari sopir karena bisa menyambi seusai jam kerja atau pada hari libur dan akhir pekan.
Namun, perlu diingat bahwa pemilik mobil low cost green car (LCGC) tidak bisa memanfaatkn momentum ini. Pasalnya, Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek menyebut larangan mobil di bawah 1.300 cc digunakan sebagai armada taksi online.
2. Mobil untuk berjualan
Mobil kesayangan bisa disulap menjadi toko berjalan untuk menjual baju, makanan, atau barang lainnya. Pemilik tak perlu memerlukan biaya besar untuk menyewa atau membeli bangunan untuk berdagang. Bagasi mobil bisa dimanfaatkan untuk meletakkan barang dagangan, sementara menjualnya bisa memakai spanduk, memajang barang, atau via online.
Hanya perlu dipastikan berjualan dilakukan di tempat yang aman dan banyak diketahui orang. Jangan pernah berjualan di pinggir jalan raya dengan rambu larangan berhenti atau larangan parkir.
3. Rental
Perbedaan rental dengan taksi online adalah tujuan dan waktu penyewaan yang bisa lebih lama. Mobil bisa disewakan ke luar kota atau di dalam kota seharian. Pemilik bisa menyewakan secara personal dari mulut ke mulut atau bekerja sama dengan perusahaan rental terpercaya.
Biasanya perusahaan rental mobil menawarkan dua sistem, yakni hanya lepas kunci yang berarti mobil dipakai dalam waktu dan tujuan tertentu atau bisa juga disewakan sekaligus dengan sopirnya. Pemilik harus hati-hati sebelum menyewakan kendaraan. Jika mobil disewa ke orang yang tidak dikenal sebaiknya mobil dipasangi pelacak, serta minta deposit atau jaminan sebelum mobil dipakai.
4. Iklan berjalan
Iklan yang dipasang di mobil tidak hanya berbentuk barang, bisa jadi tokoh atau merek tertentu. Menyulap mobil menjadi papan iklan berjalan biasa dilakukan dengan memasang stiker yang sudah didesain dengan gambar atau nama produk yang ditawarkan beserta kontaknya.
Ada beberapa bagian mobil yang bisa dijadikan media pemasangan iklan, yakni kap mesin, bodi samping, dan kaca belakang. Pastikan stiker dipasang dengan rapi agar tidak menggelembung atau terkelupas. Selain itu, pilih bahan yang bagus untuk menghindari cat orisinal rusak karena lem dari stiker iklan yang dipasang.</content:encoded></item></channel></rss>
