<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kontes Mobil Hemat Energi Digelar di Candi Prambanan</title><description>Kompleks Candi Prambanan di Sleman, DIY, menjadi lokasi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) karya para mahasiswa dari berbagai kampus.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/01/15/1529879/kontes-mobil-hemat-energi-digelar-di-candi-prambanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/01/15/1529879/kontes-mobil-hemat-energi-digelar-di-candi-prambanan"/><item><title>Kontes Mobil Hemat Energi Digelar di Candi Prambanan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/01/15/1529879/kontes-mobil-hemat-energi-digelar-di-candi-prambanan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/11/01/15/1529879/kontes-mobil-hemat-energi-digelar-di-candi-prambanan</guid><pubDate>Selasa 01 November 2016 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/01/15/1529879/kontes-mobil-hemat-energi-digelar-di-candi-prambanan-WFndCqqK7r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kontes mobil hemat energi digelar di Candi Prambanan (Foto: Prabowo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/01/15/1529879/kontes-mobil-hemat-energi-digelar-di-candi-prambanan-WFndCqqK7r.jpg</image><title>Kontes mobil hemat energi digelar di Candi Prambanan (Foto: Prabowo/Okezone)</title></images><description>SLEMAN - Kompleks Candi Prambanan di Sleman, DIY, menjadi lokasi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) karya para mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia. Ada 60 tim dari 38 kampus yang ikut serta dalam kontes yang dimulai Selasa (1/11/2016) hingga 4 November.
&quot;Ada dua kategori perlombaan, prototipe dan urban,&quot; kata Ketua Pelaksana KMHE, Adhika Widyaparaga, di sela acara.
Untuk kategori prototipe dinilai dari sisi efiensi bahan bakar dan ramah lingkungan. Tak heran, jika mobil yang diikutsertakan berbentuk ramping dengan bobot maksimal 200 kilogram.
&quot;Yang model prototipe sebisa mungkin ringan. Karena yang dinilai jarak tempuh terjauh dalam menghabiskan bahan bakar,&quot; jelasnya.
Menurut dia, Universitas Gadjah Mada (UGM) pernah merebut gelar juara dengan konsumsi 1 liter untuk 280 kilometer.
&quot;Kalau kategori urban, konsepnya condong pada tampilan. Mana yang mirip seperti mobil pada umumnya. Dia lebih melihat bodi luar dan kenyamanan pengemudi saat berkendara,&quot; terangnya.
Tak heran, beberapa mobil karya para mahasiswa ini mirip dengan mobil di pasaran, namun bentuk dan ukurannya jauh lebih kecil. Begitu juga dengan komponen di interior dibuat senyaman mungkin bagi pengemudi.
&quot;Mobil kontes ini tidak untuk jalan di jalan raya. Soal safety memang diprioritaskan untuk mobil kategori urban. Soal jarak tempuh tidak menjadi prioritas utama dalam kontes model urban,&quot; ungkapnya.
Terdapat empat jenis bahan bakar atau penggerak yang digunakan oleh seluruh kontestan, yakni bensin, ethanol, diesel, dan listrik.
Pada hari pertama, seluruh perserta menjalani uji coba. &quot;Hari ini baru sebatas uji coba lintasan, belum masuk penjurian. Semua peserta diperbolehkan melakukan pengecekan kendaraan di lintasan yang disediakan,&quot; katanya.
Pihaknya menyediakan lintasan sepanjang 1,5 kilometer untuk enam kali putaran.
&quot;Mulai besok sudah masuk kontes. Ada juri yang menilai masing-masing tim. Lomba prototipe dan urban digelar mulai besok,&quot; tambahnya.
Sementara itu UGM sebagai tuan rumah mengikuti tiga kategori, yakni urban concept melalui semar urban gasoline yang berkonsep city car dan berbahan bakar bensin. Kemudian kategori prototipe berbahan bakar diesel.
&quot;Kami turunkan tiga mobil berkompetisi di kontes ini. Kami targetkan bisa menyabet juara umum,&quot; tandas Laksatya Wirawan, chief engineer tim Semar UGM.
Rancangan mobil-mobil mahasiswa lain cukup menarik. Tak hanya dicat semprot biasa, tapi ada juga mobil yang bodinya dicat semprot airbrush dengan konsep gambar menarik. (san)</description><content:encoded>SLEMAN - Kompleks Candi Prambanan di Sleman, DIY, menjadi lokasi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) karya para mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia. Ada 60 tim dari 38 kampus yang ikut serta dalam kontes yang dimulai Selasa (1/11/2016) hingga 4 November.
&quot;Ada dua kategori perlombaan, prototipe dan urban,&quot; kata Ketua Pelaksana KMHE, Adhika Widyaparaga, di sela acara.
Untuk kategori prototipe dinilai dari sisi efiensi bahan bakar dan ramah lingkungan. Tak heran, jika mobil yang diikutsertakan berbentuk ramping dengan bobot maksimal 200 kilogram.
&quot;Yang model prototipe sebisa mungkin ringan. Karena yang dinilai jarak tempuh terjauh dalam menghabiskan bahan bakar,&quot; jelasnya.
Menurut dia, Universitas Gadjah Mada (UGM) pernah merebut gelar juara dengan konsumsi 1 liter untuk 280 kilometer.
&quot;Kalau kategori urban, konsepnya condong pada tampilan. Mana yang mirip seperti mobil pada umumnya. Dia lebih melihat bodi luar dan kenyamanan pengemudi saat berkendara,&quot; terangnya.
Tak heran, beberapa mobil karya para mahasiswa ini mirip dengan mobil di pasaran, namun bentuk dan ukurannya jauh lebih kecil. Begitu juga dengan komponen di interior dibuat senyaman mungkin bagi pengemudi.
&quot;Mobil kontes ini tidak untuk jalan di jalan raya. Soal safety memang diprioritaskan untuk mobil kategori urban. Soal jarak tempuh tidak menjadi prioritas utama dalam kontes model urban,&quot; ungkapnya.
Terdapat empat jenis bahan bakar atau penggerak yang digunakan oleh seluruh kontestan, yakni bensin, ethanol, diesel, dan listrik.
Pada hari pertama, seluruh perserta menjalani uji coba. &quot;Hari ini baru sebatas uji coba lintasan, belum masuk penjurian. Semua peserta diperbolehkan melakukan pengecekan kendaraan di lintasan yang disediakan,&quot; katanya.
Pihaknya menyediakan lintasan sepanjang 1,5 kilometer untuk enam kali putaran.
&quot;Mulai besok sudah masuk kontes. Ada juri yang menilai masing-masing tim. Lomba prototipe dan urban digelar mulai besok,&quot; tambahnya.
Sementara itu UGM sebagai tuan rumah mengikuti tiga kategori, yakni urban concept melalui semar urban gasoline yang berkonsep city car dan berbahan bakar bensin. Kemudian kategori prototipe berbahan bakar diesel.
&quot;Kami turunkan tiga mobil berkompetisi di kontes ini. Kami targetkan bisa menyabet juara umum,&quot; tandas Laksatya Wirawan, chief engineer tim Semar UGM.
Rancangan mobil-mobil mahasiswa lain cukup menarik. Tak hanya dicat semprot biasa, tapi ada juga mobil yang bodinya dicat semprot airbrush dengan konsep gambar menarik. (san)</content:encoded></item></channel></rss>
