<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toyota Ungkap Kendala Memasarkan Mobil Hidrogen di Indonesia</title><description>PT Toyota Astra Motor (TAM) dua kali memajang mobil Toyota Mirai  di pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/16/15/1464702/toyota-ungkap-kendala-memasarkan-mobil-hidrogen-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/16/15/1464702/toyota-ungkap-kendala-memasarkan-mobil-hidrogen-di-indonesia"/><item><title>Toyota Ungkap Kendala Memasarkan Mobil Hidrogen di Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/16/15/1464702/toyota-ungkap-kendala-memasarkan-mobil-hidrogen-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/16/15/1464702/toyota-ungkap-kendala-memasarkan-mobil-hidrogen-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2016 07:09 WIB</pubDate><dc:creator>Pius Mali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/16/15/1464702/toyota-ungkap-kendala-memasarkan-mobil-hidrogen-di-indonesia-e2XJpafS7g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toyota Mirai (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/16/15/1464702/toyota-ungkap-kendala-memasarkan-mobil-hidrogen-di-indonesia-e2XJpafS7g.jpg</image><title>Toyota Mirai (Foto: Okezone)</title></images><description>TANGERANG - PT Toyota Astra Motor (TAM) dua kali memajang mobil Toyota Mirai di pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Hal ini membuat agen pemegang merek (APM) mobil Toyota di Indonesia tersebut berharap bisa segera menjualnya di Indonesia.Product Knowledge Head PT TAM Ghandi Ahimsaputra mengatakan, mobil berbahan bakar hidrogen tersebut sebenarnya sudah layak untuk pasarkan di Tanah Air. Hanya saja, pihaknya masih menunggu kesiapan infrastruktur mengingat untuk memasarkan mobil listrik ini butuh jaminan ketersediaan hidrogen.&quot;Ya sudah pantas (diluncurkan di Indonesia). Ini kan mobil canggih, berbahan bakar hidrogen juga. Ke depannya kalau infrastrukturnya sudah ada, boleh lah dijual di sini,&quot; ujar Ghandi di booth Toyota GIIAS 2016, kemarin.Selain itu, tambah Ghandi, mobil berbahan bakar hidrogen saat ini masih sangat mahal. Hal ini terkait dengan teknologinya. Energi listrik untuk menggerakkan roda didapat dari proses kimia hidrogen.&quot;Hidrogen itu udara yang sudah ada terus dicari. Nantinya untuk mengonversi&amp;nbsp; hidrogen itu enggak gampang. Kalau sudah ada alatnya ya gampang, kalau belum ada, alatnya mahal. Makanya kan belum masif. Kayak teknologi saja, semakin banyak yang punya semakin murah, logikanya itu saja,&quot; jelasnya.Ia berharap, semakin banyak konsumen yang sadar dan mau memiliki kendaraan ramah lingkungan. Sehingga mobil berbahan hidrogen bisa diproduksi secara massal dan akhirnya menekan harga jual di pasaran.&quot;Harapannya itu, kalau sudah ada yang mulai, lama-lama semakin banyak dan nantinya cost makin murah. Begini saja contohnya, dulu saja Prius kita enggak ada bayangan bisa masuk sini. Tapi akhirnya bisa jualan. Begitu kalau dilihat dari prinsip ekonominya,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>TANGERANG - PT Toyota Astra Motor (TAM) dua kali memajang mobil Toyota Mirai di pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Hal ini membuat agen pemegang merek (APM) mobil Toyota di Indonesia tersebut berharap bisa segera menjualnya di Indonesia.Product Knowledge Head PT TAM Ghandi Ahimsaputra mengatakan, mobil berbahan bakar hidrogen tersebut sebenarnya sudah layak untuk pasarkan di Tanah Air. Hanya saja, pihaknya masih menunggu kesiapan infrastruktur mengingat untuk memasarkan mobil listrik ini butuh jaminan ketersediaan hidrogen.&quot;Ya sudah pantas (diluncurkan di Indonesia). Ini kan mobil canggih, berbahan bakar hidrogen juga. Ke depannya kalau infrastrukturnya sudah ada, boleh lah dijual di sini,&quot; ujar Ghandi di booth Toyota GIIAS 2016, kemarin.Selain itu, tambah Ghandi, mobil berbahan bakar hidrogen saat ini masih sangat mahal. Hal ini terkait dengan teknologinya. Energi listrik untuk menggerakkan roda didapat dari proses kimia hidrogen.&quot;Hidrogen itu udara yang sudah ada terus dicari. Nantinya untuk mengonversi&amp;nbsp; hidrogen itu enggak gampang. Kalau sudah ada alatnya ya gampang, kalau belum ada, alatnya mahal. Makanya kan belum masif. Kayak teknologi saja, semakin banyak yang punya semakin murah, logikanya itu saja,&quot; jelasnya.Ia berharap, semakin banyak konsumen yang sadar dan mau memiliki kendaraan ramah lingkungan. Sehingga mobil berbahan hidrogen bisa diproduksi secara massal dan akhirnya menekan harga jual di pasaran.&quot;Harapannya itu, kalau sudah ada yang mulai, lama-lama semakin banyak dan nantinya cost makin murah. Begini saja contohnya, dulu saja Prius kita enggak ada bayangan bisa masuk sini. Tapi akhirnya bisa jualan. Begitu kalau dilihat dari prinsip ekonominya,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
