<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Turun, Posisi Daihatsu Gran Max Digantikan Xenia</title><description>Pasar mobil angkut barang terus menurun, membuat ADM kini tak lagi mengandalkan mobil komersial Gran Max.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/05/15/1455620/penjualan-turun-posisi-daihatsu-gran-max-digantikan-xenia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/05/15/1455620/penjualan-turun-posisi-daihatsu-gran-max-digantikan-xenia"/><item><title>Penjualan Turun, Posisi Daihatsu Gran Max Digantikan Xenia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/05/15/1455620/penjualan-turun-posisi-daihatsu-gran-max-digantikan-xenia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/08/05/15/1455620/penjualan-turun-posisi-daihatsu-gran-max-digantikan-xenia</guid><pubDate>Jum'at 05 Agustus 2016 10:04 WIB</pubDate><dc:creator>Pius Mali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/05/15/1455620/penjualan-turun-posisi-daihatsu-gran-max-digantikan-xenia-GdGScqaCFm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan mobil komersial turun hingga 40 persen (dok.ADM/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/05/15/1455620/penjualan-turun-posisi-daihatsu-gran-max-digantikan-xenia-GdGScqaCFm.jpg</image><title>Penjualan mobil komersial turun hingga 40 persen (dok.ADM/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kini tak lagi mengandalkan mobil komersial Gran Max sebagai tulang punggung penjualannya. Hal ini karena pasar mobil angkut barang terus menurun.
Direktur Marketing ADM Amerlia Tjandra mengatakan pasar mobil komersial yang turun jauh dibandingkan tahun lalu sangat memengaruhi penjualan Daihatsu Gran Max di Tanah Air.
&quot;Pasarnya turun karena ekonomi, terutama untuk komoditi turun. Kalau dibandingkan tahun lalu, pasar komersial tahun ini turun 40 persen. Ini besar sekali. Penjualannya turun sehingga pengaruh ke Gran Max,&quot; ujar Amel beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, ADM selaku pemegang merek mobil Daihatsu, tahun ini mengandalkan pada MPV Xenia sebagai tulang punggung penjualan.
&quot;Sekarang paling banyak jualan Xenia, dulu kan Gran Max. Gran Max turun kira-kira jadi hanya 4.000-an unit per bulan. Tahun lalu kami bisa sampai 6.000 unit, turunnya sampai 2.000 unit. Jadi MPV Xenia dan LCGC Ayla volume maker Daihatsu (di Indonesia) sekarang,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kini tak lagi mengandalkan mobil komersial Gran Max sebagai tulang punggung penjualannya. Hal ini karena pasar mobil angkut barang terus menurun.
Direktur Marketing ADM Amerlia Tjandra mengatakan pasar mobil komersial yang turun jauh dibandingkan tahun lalu sangat memengaruhi penjualan Daihatsu Gran Max di Tanah Air.
&quot;Pasarnya turun karena ekonomi, terutama untuk komoditi turun. Kalau dibandingkan tahun lalu, pasar komersial tahun ini turun 40 persen. Ini besar sekali. Penjualannya turun sehingga pengaruh ke Gran Max,&quot; ujar Amel beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, ADM selaku pemegang merek mobil Daihatsu, tahun ini mengandalkan pada MPV Xenia sebagai tulang punggung penjualan.
&quot;Sekarang paling banyak jualan Xenia, dulu kan Gran Max. Gran Max turun kira-kira jadi hanya 4.000-an unit per bulan. Tahun lalu kami bisa sampai 6.000 unit, turunnya sampai 2.000 unit. Jadi MPV Xenia dan LCGC Ayla volume maker Daihatsu (di Indonesia) sekarang,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
