<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masalah pada Oli Suspensi, Kawasaki Recall Z125 Pro</title><description>Kawasaki Amerika Serikat me-recall lebih dari 1.000 unit model Z125 Pro karena potensi bocor oli suspensi belakang.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/07/28/15/1449199/masalah-pada-oli-suspensi-kawasaki-recall-z125-pro</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/07/28/15/1449199/masalah-pada-oli-suspensi-kawasaki-recall-z125-pro"/><item><title>Masalah pada Oli Suspensi, Kawasaki Recall Z125 Pro</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/07/28/15/1449199/masalah-pada-oli-suspensi-kawasaki-recall-z125-pro</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/07/28/15/1449199/masalah-pada-oli-suspensi-kawasaki-recall-z125-pro</guid><pubDate>Kamis 28 Juli 2016 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/28/15/1449199/masalah-pada-oli-suspensi-kawasaki-recall-z125-pro-yhIeDdFmfJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kawasaki me-recall 1.200 lebih Z125 Pro di Amerika Serikat karena masalah pada oli suspensi belakang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/28/15/1449199/masalah-pada-oli-suspensi-kawasaki-recall-z125-pro-yhIeDdFmfJ.jpg</image><title>Kawasaki me-recall 1.200 lebih Z125 Pro di Amerika Serikat karena masalah pada oli suspensi belakang (Foto: Okezone)</title></images><description>WASHINGTON - Kawasaki Amerika Serikat melakukan penarikan untuk perbaikan sepeda motor atau recall terhadap model Z125 Pro tahun 2016. Ada 1.282 unit Z125 Pro produksi sebelum 9 Juni 2016 yang harus di-recall. Alasannya ada potensui kebocoran oli pada suspensi belakang motor.
Berdasarkan dokumen yang dirilis Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA), sebagaimana dikutip oleh Motorcycle.com, ada kesalahan dalam proses produksi shock absorber belakang saat diproduksi. Kondisi ini dapat mengurangi performa suspensi saat motor digunakan, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Permasalahan ini pertama kali diketahui oleh distributor Kawasaki dari Jepang pada April 2016. Saat memeriksa gudang di Thailand, mereka menemukan adanya oli di batang piston shock absorber pada beberapa unit Z125. Setelah itu, Kawasaki meminta kepada supplier shock absorber untuk melakukan penyelidikan.
Lalu pada Mei, pihak supplier menjelaskan bahwa oli itu merupakan bekas dari proses produksi. Pekerja tidak mengelap bekas oli itu secara bersih sehingga masih tersisa di batang piston. Namun ternyata Kawasaki masih menemukan kasus serupa pada motor baru sehingga memaksa supplier melakukan penyelidikan kedua.
Dari situ diketahui bahwa gemuk yang digunakan dalam proses produksi memengaruhi seal oli. Supplier akan mengganti gemuk tersebut. Pada 1 Juli, Kawasaki berinisiatif melakukan recall.</description><content:encoded>WASHINGTON - Kawasaki Amerika Serikat melakukan penarikan untuk perbaikan sepeda motor atau recall terhadap model Z125 Pro tahun 2016. Ada 1.282 unit Z125 Pro produksi sebelum 9 Juni 2016 yang harus di-recall. Alasannya ada potensui kebocoran oli pada suspensi belakang motor.
Berdasarkan dokumen yang dirilis Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA), sebagaimana dikutip oleh Motorcycle.com, ada kesalahan dalam proses produksi shock absorber belakang saat diproduksi. Kondisi ini dapat mengurangi performa suspensi saat motor digunakan, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Permasalahan ini pertama kali diketahui oleh distributor Kawasaki dari Jepang pada April 2016. Saat memeriksa gudang di Thailand, mereka menemukan adanya oli di batang piston shock absorber pada beberapa unit Z125. Setelah itu, Kawasaki meminta kepada supplier shock absorber untuk melakukan penyelidikan.
Lalu pada Mei, pihak supplier menjelaskan bahwa oli itu merupakan bekas dari proses produksi. Pekerja tidak mengelap bekas oli itu secara bersih sehingga masih tersisa di batang piston. Namun ternyata Kawasaki masih menemukan kasus serupa pada motor baru sehingga memaksa supplier melakukan penyelidikan kedua.
Dari situ diketahui bahwa gemuk yang digunakan dalam proses produksi memengaruhi seal oli. Supplier akan mengganti gemuk tersebut. Pada 1 Juli, Kawasaki berinisiatif melakukan recall.</content:encoded></item></channel></rss>
