<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taruh Barang Bawaan di Atap Mobil, Ini Risikonya</title><description>Penggunaan bagasi atap mobil berlebih bisa menimbulkan resiko bagi pengemudi dan barang bawaan itu sendiri.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1420515/taruh-barang-bawaan-di-atap-mobil-ini-risikonya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1420515/taruh-barang-bawaan-di-atap-mobil-ini-risikonya"/><item><title>Taruh Barang Bawaan di Atap Mobil, Ini Risikonya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1420515/taruh-barang-bawaan-di-atap-mobil-ini-risikonya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1420515/taruh-barang-bawaan-di-atap-mobil-ini-risikonya</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2016 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Mufrod</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/20/15/1420515/taruh-barang-bawaan-di-atap-mobil-ini-risikonya-fMqHbRM6or.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi roof rack (foto: Theroofmodel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/20/15/1420515/taruh-barang-bawaan-di-atap-mobil-ini-risikonya-fMqHbRM6or.jpg</image><title>Ilustrasi roof rack (foto: Theroofmodel)</title></images><description>JAKARTA - Memasuki musim mudik Lebaran, banyak pemudik yang masih selalu membawa barang bawaan melebihi kapasitas bagasi ataupun memaksimalkan jumlah penumpang sehingga meletakkan seluruh barang bawaan di atap menggunakan roof rack.
Hal tersebut banyak dilakukan oleh pemudik, meski bisa menimbulkan risiko bagi pemudik karena terganggunya pengendalian (limbung) saat mobil dikemudikan dalam kecepatan tinggi akibat beban maksimal dari kendaraan.
Menurut Rovy Arfian, anggota komunitas Toyota Avanza (Velozity) yang juga rutin pulang kampung setiap Lebaran, ia mengetahui berbagai soal terkait barang bawaan berlebih.
&quot;Barang di atap mobil itu enggak aman, pengalaman saya begitu sampai di kampung barang bawaan basah semua. Memang saya salah saat itu karena langsung taruh di atap enggak pakai roof rail ataupun roof rack. Setelah dicek tas dan kardus yang hanya ditutupi terpal di bagian atasnya itu basah karena air hujan. Air yang mengalir di atap masuk melalui selah-selah dan merembes,&quot; tegas Rovy
Selain itu, perhatikan juga risiko lain yang bisa ditimbulkan, jika ikatan tali penahan barang dan terpal pelindung tidak benar, bisa menyebabkan barang terlempar dan membahayakan pengendara lain.
&quot;Sebaiknya ikat barang bawaan dengan kuat dan benar, usahakan seluruh barang terkait dengan ikatan sehingga aman, dan bungkus beberapa barang dengan plastik untuk agar tidak basah saat terjadi hujan saat perjalanan mudik,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Memasuki musim mudik Lebaran, banyak pemudik yang masih selalu membawa barang bawaan melebihi kapasitas bagasi ataupun memaksimalkan jumlah penumpang sehingga meletakkan seluruh barang bawaan di atap menggunakan roof rack.
Hal tersebut banyak dilakukan oleh pemudik, meski bisa menimbulkan risiko bagi pemudik karena terganggunya pengendalian (limbung) saat mobil dikemudikan dalam kecepatan tinggi akibat beban maksimal dari kendaraan.
Menurut Rovy Arfian, anggota komunitas Toyota Avanza (Velozity) yang juga rutin pulang kampung setiap Lebaran, ia mengetahui berbagai soal terkait barang bawaan berlebih.
&quot;Barang di atap mobil itu enggak aman, pengalaman saya begitu sampai di kampung barang bawaan basah semua. Memang saya salah saat itu karena langsung taruh di atap enggak pakai roof rail ataupun roof rack. Setelah dicek tas dan kardus yang hanya ditutupi terpal di bagian atasnya itu basah karena air hujan. Air yang mengalir di atap masuk melalui selah-selah dan merembes,&quot; tegas Rovy
Selain itu, perhatikan juga risiko lain yang bisa ditimbulkan, jika ikatan tali penahan barang dan terpal pelindung tidak benar, bisa menyebabkan barang terlempar dan membahayakan pengendara lain.
&quot;Sebaiknya ikat barang bawaan dengan kuat dan benar, usahakan seluruh barang terkait dengan ikatan sehingga aman, dan bungkus beberapa barang dengan plastik untuk agar tidak basah saat terjadi hujan saat perjalanan mudik,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
