<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil GO+ Panca Jadi Taksi Online, Ini Komentar Datsun Indonesia</title><description>Apa komentar Datsun Indonesia melihat banyak mobil low cost green car (LCGC) Datsun GO+ Panca dipakai sebagai taksi online?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1419634/mobil-go-panca-jadi-taksi-online-ini-komentar-datsun-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1419634/mobil-go-panca-jadi-taksi-online-ini-komentar-datsun-indonesia"/><item><title>Mobil GO+ Panca Jadi Taksi Online, Ini Komentar Datsun Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1419634/mobil-go-panca-jadi-taksi-online-ini-komentar-datsun-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/06/20/15/1419634/mobil-go-panca-jadi-taksi-online-ini-komentar-datsun-indonesia</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2016 04:42 WIB</pubDate><dc:creator>Pius Mali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/20/15/1419634/mobil-go-panca-jadi-taksi-online-ini-komentar-datsun-indonesia-qD3xPZm4OV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Datsun GO+ Panca kini menjadi salah satu pilihan untuk digunakan sebagai taksi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/20/15/1419634/mobil-go-panca-jadi-taksi-online-ini-komentar-datsun-indonesia-qD3xPZm4OV.jpg</image><title>Datsun GO+ Panca kini menjadi salah satu pilihan untuk digunakan sebagai taksi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bisnis taksi online sedang marak. Jenis mobil yang banyak digunakan adalah multi purpose vehicle (MPV), salah satunya Datsun GO+ Panca.
Lantas, apa komentar Datsun Indonesia melihat banyak mobil low cost green car (LCGC) tersebut yang dipakai sebagai taksi online? Sebelumnya, Datsun Indonesia menyatakan tidak berminat bermain di segmen pelat kuning meski sudah dipinang perusahaan taksi.
Head of Datsun Indonesia Indriani Hadiwidjaja mengatakan untuk kasus taksi online, ketika mobil sudah berada di tangan konsumen, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa soal peruntukannya, apakah dijadikan taksi atau disewakan.
&quot;Tapi memang kami enggak bisa mengontrol sebegitunya ya penggunaan mobilnya untuk apa, karena itu kan private use yah,&quot; ujar Indri, beberapa waktu lalu.
Sebaliknya, jika ada perusahaan membeli secara fleet atau banyak unit, sejak awal akan ketahuan peruntukannya.
&quot;Kalau puenjualan terhadap satu company diistilahkan fleet iya, kami ada di sana. Tapi sekali lagi, pelat kuning untuk taksi, kami enggak main. Pengajuan surat-surat untuk taksi pelat kuning kan dari agen pemegang merek (APM). Jadi ketahuan kalau ada yang mau buat itu. Sementara taksi online kan penggunaan awalnya pribadi. Jadi secara total enggak tahu berapa banyak jumlahnya. Tapi menurut saya itu sah-sah saja,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Bisnis taksi online sedang marak. Jenis mobil yang banyak digunakan adalah multi purpose vehicle (MPV), salah satunya Datsun GO+ Panca.
Lantas, apa komentar Datsun Indonesia melihat banyak mobil low cost green car (LCGC) tersebut yang dipakai sebagai taksi online? Sebelumnya, Datsun Indonesia menyatakan tidak berminat bermain di segmen pelat kuning meski sudah dipinang perusahaan taksi.
Head of Datsun Indonesia Indriani Hadiwidjaja mengatakan untuk kasus taksi online, ketika mobil sudah berada di tangan konsumen, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa soal peruntukannya, apakah dijadikan taksi atau disewakan.
&quot;Tapi memang kami enggak bisa mengontrol sebegitunya ya penggunaan mobilnya untuk apa, karena itu kan private use yah,&quot; ujar Indri, beberapa waktu lalu.
Sebaliknya, jika ada perusahaan membeli secara fleet atau banyak unit, sejak awal akan ketahuan peruntukannya.
&quot;Kalau puenjualan terhadap satu company diistilahkan fleet iya, kami ada di sana. Tapi sekali lagi, pelat kuning untuk taksi, kami enggak main. Pengajuan surat-surat untuk taksi pelat kuning kan dari agen pemegang merek (APM). Jadi ketahuan kalau ada yang mau buat itu. Sementara taksi online kan penggunaan awalnya pribadi. Jadi secara total enggak tahu berapa banyak jumlahnya. Tapi menurut saya itu sah-sah saja,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
