<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tahukah Anda, Mengapa Darah Berwarna Merah?</title><description>Ada penjelasan sains mengapa darah memiliki warna merah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/04/06/56/1355987/tahukah-anda-mengapa-darah-berwarna-merah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/04/06/56/1355987/tahukah-anda-mengapa-darah-berwarna-merah"/><item><title>Tahukah Anda, Mengapa Darah Berwarna Merah?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/04/06/56/1355987/tahukah-anda-mengapa-darah-berwarna-merah</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/04/06/56/1355987/tahukah-anda-mengapa-darah-berwarna-merah</guid><pubDate>Kamis 07 April 2016 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/06/56/1355987/tahukah-anda-mengapa-darah-berwarna-merah-NJHzgaOWEb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Brookdalehospital)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/06/56/1355987/tahukah-anda-mengapa-darah-berwarna-merah-NJHzgaOWEb.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Brookdalehospital)</title></images><description>JAKARTA - Pernahkah Anda berpikir mengapa darah manusia atau darah makhluk hidup vertebrata memiliki warna merah? Ada penjelasan sains mengapa darah memiliki warna merah.

Dilansir Scienceline.ucsb, Rabu (6/4/2016), darah berwarna merah karena di dalam darah terdapat protein yang dinamakan hemoglobin. Setiap dari protein hemoglobin terbuat dari sub unit yang dinamakan hemes. Hemes inilah yang menjadikan darah berwarna merah.

Lebih rinci lagi, hemes dapat mengikat molekul besi dan molekul besi ini mengikat oksigen. Sel-sel darah berwarna merah karena interaksi antara besi dan oksigen.

Hal yang penting bagi darah ialah mampu membawa oksigen. Sebab, saat darah mengalir melalui paru-paru, darah mengambil oksigen untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

Saat oksigen semua telah digunakan, darah kembali ke paru-paru untuk mengambil lebih banyak oksigen. Wikipedia menerangkan, manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang berarti darah mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung.

Darah dipompa oleh jantung menuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis, lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis.

Darah juga mengangkut bahan sisa metabolisme, obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk diuraikan dan dibawa ke ginjal untuk dibuang sebagai air seni.</description><content:encoded>JAKARTA - Pernahkah Anda berpikir mengapa darah manusia atau darah makhluk hidup vertebrata memiliki warna merah? Ada penjelasan sains mengapa darah memiliki warna merah.

Dilansir Scienceline.ucsb, Rabu (6/4/2016), darah berwarna merah karena di dalam darah terdapat protein yang dinamakan hemoglobin. Setiap dari protein hemoglobin terbuat dari sub unit yang dinamakan hemes. Hemes inilah yang menjadikan darah berwarna merah.

Lebih rinci lagi, hemes dapat mengikat molekul besi dan molekul besi ini mengikat oksigen. Sel-sel darah berwarna merah karena interaksi antara besi dan oksigen.

Hal yang penting bagi darah ialah mampu membawa oksigen. Sebab, saat darah mengalir melalui paru-paru, darah mengambil oksigen untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

Saat oksigen semua telah digunakan, darah kembali ke paru-paru untuk mengambil lebih banyak oksigen. Wikipedia menerangkan, manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang berarti darah mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung.

Darah dipompa oleh jantung menuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis, lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis.

Darah juga mengangkut bahan sisa metabolisme, obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk diuraikan dan dibawa ke ginjal untuk dibuang sebagai air seni.</content:encoded></item></channel></rss>
