<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penggemar Offroad Jelajah Tanah Air Galakan Program Berbagi</title><description>Penggemar offroad Jelajah Tanah Air galakan program berbagi dengan memberikan bantuan peralatan sekolah di Bogor, Jawa Barat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/29/15/1324272/penggemar-offroad-jelajah-tanah-air-galakan-program-berbagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/29/15/1324272/penggemar-offroad-jelajah-tanah-air-galakan-program-berbagi"/><item><title>Penggemar Offroad Jelajah Tanah Air Galakan Program Berbagi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/29/15/1324272/penggemar-offroad-jelajah-tanah-air-galakan-program-berbagi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/29/15/1324272/penggemar-offroad-jelajah-tanah-air-galakan-program-berbagi</guid><pubDate>Senin 29 Februari 2016 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Mufrod</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/29/15/1324272/penggemar-offroad-jelajah-tanah-air-galakan-program-berbagi-M905SjkcjJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Baksos penggemar offroad Jelajah Tanah Air (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/29/15/1324272/penggemar-offroad-jelajah-tanah-air-galakan-program-berbagi-M905SjkcjJ.jpg</image><title>Baksos penggemar offroad Jelajah Tanah Air (foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR &amp;ndash; Berbagi kepada sesama kembali digulirkan penggemar offroad melalui Jelajah Tanah Air (Jelata) bersama Jip Kecil dengan menyambangi salah satu sekolah di wilayah Cibungbulang, Bogor. Dalam aksi sosial tersebut Jelata memberikan bantuan berupa fasilitas penunjang kegiatan belajar-mengajar untuk MI Munawaroh.
Bantuan dari Jelata berupa meja dan bangku belajar, buku tulis, alat olahraga, alat peraga tubuh, pengecatan sekolah, serta beberapa bantuan penunjang lainnya. Bantuan diberikan secara langsung dalam bentuk barang.
&quot;Kegiatan rutin ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami sebagai komunitas offroad kepada sesama. Kali ini MI Munawaroh menjadi ajang kegiatan sosial Jelata awal tahun ini karena kita melihat sekolah ini tidak memiliki fasilitas yang layak,&quot; ujar Ketua Umum Jelata Susanto, Sabtu (27/2/2016).
Ia menambahkan, ratusan anak didik dengan jenjang SD sampai SMP harus melakukan kegiatan belajar-mengajar di kelas yang tidak memiliki meja dan bangku layaknya sekolah pada umumnya.
Ketua Yayasan MI Munawaroh mengatakan bahwa anak didiknya tidak diwajibkan membayar iuran sekolah bulanan, mengingat kondisi ekonomi warga sekitar yang kurang baik. Meski demikian, kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meski dengan banyak keterbatasan fasilitas.
&quot;Kami berharap bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat dan berguna untuk menunjang kegiatan belajar mengajar mereka,&quot; tutup Santoso

</description><content:encoded>BOGOR &amp;ndash; Berbagi kepada sesama kembali digulirkan penggemar offroad melalui Jelajah Tanah Air (Jelata) bersama Jip Kecil dengan menyambangi salah satu sekolah di wilayah Cibungbulang, Bogor. Dalam aksi sosial tersebut Jelata memberikan bantuan berupa fasilitas penunjang kegiatan belajar-mengajar untuk MI Munawaroh.
Bantuan dari Jelata berupa meja dan bangku belajar, buku tulis, alat olahraga, alat peraga tubuh, pengecatan sekolah, serta beberapa bantuan penunjang lainnya. Bantuan diberikan secara langsung dalam bentuk barang.
&quot;Kegiatan rutin ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami sebagai komunitas offroad kepada sesama. Kali ini MI Munawaroh menjadi ajang kegiatan sosial Jelata awal tahun ini karena kita melihat sekolah ini tidak memiliki fasilitas yang layak,&quot; ujar Ketua Umum Jelata Susanto, Sabtu (27/2/2016).
Ia menambahkan, ratusan anak didik dengan jenjang SD sampai SMP harus melakukan kegiatan belajar-mengajar di kelas yang tidak memiliki meja dan bangku layaknya sekolah pada umumnya.
Ketua Yayasan MI Munawaroh mengatakan bahwa anak didiknya tidak diwajibkan membayar iuran sekolah bulanan, mengingat kondisi ekonomi warga sekitar yang kurang baik. Meski demikian, kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meski dengan banyak keterbatasan fasilitas.
&quot;Kami berharap bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat dan berguna untuk menunjang kegiatan belajar mengajar mereka,&quot; tutup Santoso

</content:encoded></item></channel></rss>
