<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>705 Ribu Mobil Mercedes Benz Kena Recall karena Airbag</title><description>Daimler AG telah mengonfirmasi akan menarik (recall) sebanyak 841 ribu kendaraan di Amerika Serikat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/16/15/1313313/705-ribu-mobil-mercedes-benz-kena-recall-karena-airbag</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/16/15/1313313/705-ribu-mobil-mercedes-benz-kena-recall-karena-airbag"/><item><title>705 Ribu Mobil Mercedes Benz Kena Recall karena Airbag</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/16/15/1313313/705-ribu-mobil-mercedes-benz-kena-recall-karena-airbag</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2016/02/16/15/1313313/705-ribu-mobil-mercedes-benz-kena-recall-karena-airbag</guid><pubDate>Selasa 16 Februari 2016 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Santo Evren Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/16/15/1313313/705-ribu-mobil-mercedes-benz-kena-recall-karena-airbag-9fthhfkZP2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Mercedes Benz (Paultan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/16/15/1313313/705-ribu-mobil-mercedes-benz-kena-recall-karena-airbag-9fthhfkZP2.jpg</image><title>Logo Mercedes Benz (Paultan)</title></images><description>STUTTGART &amp;ndash; Daimler AG telah mengonfirmasi akan menarik (recall) sebanyak 841 ribu kendaraan di Amerika Serikat (AS). National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau Badan Keselamatan Jalan Raya AS mencatat setidaknya ada 705 ribu unit mobil Mercedes Benz dan 136 ribu unit mobil van Daimler.
Dilaporkan Paultan, semua mobil dilengkapi dengan airbag buatan Takata yang diindikasikan bermasalah. Beruntung, sampai saat ini belum ada laporan mengenai kecelakaan atau korban akibat masalah ini.
Adapun kendaraan yang terkena dampak airbag meliputi varian C-, E-, M-, GL-, R-Class, GLK, SLK, dan model SLS buatan antara 2005 dan 2014. Selain itu, beberapa model lainnya seperti Freightliner dan Mercedes Benz Sprinter.
Daimler menyatakan bahwa untuk proses recall, perusahaan harus mengeluarkan biaya sekira 340 juta euro atau Rp5,1 triliun.
Penarikan kendaraan Daimler seakan menambah panjang deretan mobil dari berbagai merek yang ditarik karena permasalahan yang sama. Sebelumnya, Honda Motor mengumumkan akan menarik 2,3 juta mobil di AS. Honda akan mengganti komponen inflator airbag yang rusak. Perbaikan akan dimulai pada Juni 2016.
Seperti diketahui, Airbag Takata bisa mengembang secara berlebihan atau meledak dibarengi dengan terlontarnya pecahan logam yang bisa membahayakan pengemudi.</description><content:encoded>STUTTGART &amp;ndash; Daimler AG telah mengonfirmasi akan menarik (recall) sebanyak 841 ribu kendaraan di Amerika Serikat (AS). National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau Badan Keselamatan Jalan Raya AS mencatat setidaknya ada 705 ribu unit mobil Mercedes Benz dan 136 ribu unit mobil van Daimler.
Dilaporkan Paultan, semua mobil dilengkapi dengan airbag buatan Takata yang diindikasikan bermasalah. Beruntung, sampai saat ini belum ada laporan mengenai kecelakaan atau korban akibat masalah ini.
Adapun kendaraan yang terkena dampak airbag meliputi varian C-, E-, M-, GL-, R-Class, GLK, SLK, dan model SLS buatan antara 2005 dan 2014. Selain itu, beberapa model lainnya seperti Freightliner dan Mercedes Benz Sprinter.
Daimler menyatakan bahwa untuk proses recall, perusahaan harus mengeluarkan biaya sekira 340 juta euro atau Rp5,1 triliun.
Penarikan kendaraan Daimler seakan menambah panjang deretan mobil dari berbagai merek yang ditarik karena permasalahan yang sama. Sebelumnya, Honda Motor mengumumkan akan menarik 2,3 juta mobil di AS. Honda akan mengganti komponen inflator airbag yang rusak. Perbaikan akan dimulai pada Juni 2016.
Seperti diketahui, Airbag Takata bisa mengembang secara berlebihan atau meledak dibarengi dengan terlontarnya pecahan logam yang bisa membahayakan pengemudi.</content:encoded></item></channel></rss>
