<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sharing Resource Pangkas Cost Operator Telekomunikasi</title><description>Sharing resource dalam industri telekomunikasi dapat memangkas biaya atau cost operator.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2015/12/02/54/1259893/sharing-resource-pangkas-cost-operator-telekomunikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2015/12/02/54/1259893/sharing-resource-pangkas-cost-operator-telekomunikasi"/><item><title>Sharing Resource Pangkas Cost Operator Telekomunikasi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2015/12/02/54/1259893/sharing-resource-pangkas-cost-operator-telekomunikasi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2015/12/02/54/1259893/sharing-resource-pangkas-cost-operator-telekomunikasi</guid><pubDate>Rabu 02 Desember 2015 20:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/02/54/1259893/sharing-resource-pangkas-cost-operator-telekomunikasi-S3hGTf0Cc5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo - Alexander Rusli (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/02/54/1259893/sharing-resource-pangkas-cost-operator-telekomunikasi-S3hGTf0Cc5.jpg</image><title>Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo - Alexander Rusli (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sharing resource dalam industri telekomunikasi dapat memangkas biaya atau cost operator dan mencegah terjadinya dominasi oleh salah satu operator telekomunikasi. Menurut Alexander Rusli, President Director &amp;amp; Indosat Ooredoo, perlu adanya regulasi untuk mengatur sharing resource tersebut.

Regulasi untuk sharing resource nantinya bisa menguntungkan bagi operator, yang diharapkan dapat menurunkan pula price atau tarif untuk konsumen. &quot;Kalau sudah bisa sharing resource artinya apa, kami tidak perlu meningkatkan price terlalu banyak karena cost turun. EBITDA kita akan otomatis meningkat dengan cost yang turun,&quot; terang Alex kepada Okezone di gedung Indosat Ooredoo, Jakarta (1/12/2015).

Lebih lanjut ia mengatakan, bila sharing resource ini benar-benar diatur dalam regulasi dan didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika, maka operator bisa menyediakan layanan yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Konsolidasi jaringan ini bukan hal yang mustahil. &quot;Kan sebetulnya pemain 10 tetapi kalau yang punya jaringan hanya tiga, its also oke. Yang mahal itu jaringan, mahal investasi, mahal buat running, OPEX dan CAPEX-nya mahal,&quot; kata Alex.

Menurut pria berkacamata itu, apabila regulasi sharing resource sudah ada dan operator sepakat, maka hal ini tidak akan menciptakan dominasi hanya untuk satu pemain saja. &quot;Network resource harusnya bisa dibagi. Jadi berdua, cost-nya dibagi dua, kalau bertiga, cost-nya dibagi tiga,&quot; tambahnya.

Ini tampaknya akan menjadi tantangan bagi operator maupun regulator guna merealisasikan sharing resource antar perusahaan telekomunikasi. &quot;Apakah pemerintah mau mempertahankan status quo, atau mau memberikan layanan yang lebih murah,&quot; pungkas Alex.</description><content:encoded>JAKARTA - Sharing resource dalam industri telekomunikasi dapat memangkas biaya atau cost operator dan mencegah terjadinya dominasi oleh salah satu operator telekomunikasi. Menurut Alexander Rusli, President Director &amp;amp; Indosat Ooredoo, perlu adanya regulasi untuk mengatur sharing resource tersebut.

Regulasi untuk sharing resource nantinya bisa menguntungkan bagi operator, yang diharapkan dapat menurunkan pula price atau tarif untuk konsumen. &quot;Kalau sudah bisa sharing resource artinya apa, kami tidak perlu meningkatkan price terlalu banyak karena cost turun. EBITDA kita akan otomatis meningkat dengan cost yang turun,&quot; terang Alex kepada Okezone di gedung Indosat Ooredoo, Jakarta (1/12/2015).

Lebih lanjut ia mengatakan, bila sharing resource ini benar-benar diatur dalam regulasi dan didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika, maka operator bisa menyediakan layanan yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Konsolidasi jaringan ini bukan hal yang mustahil. &quot;Kan sebetulnya pemain 10 tetapi kalau yang punya jaringan hanya tiga, its also oke. Yang mahal itu jaringan, mahal investasi, mahal buat running, OPEX dan CAPEX-nya mahal,&quot; kata Alex.

Menurut pria berkacamata itu, apabila regulasi sharing resource sudah ada dan operator sepakat, maka hal ini tidak akan menciptakan dominasi hanya untuk satu pemain saja. &quot;Network resource harusnya bisa dibagi. Jadi berdua, cost-nya dibagi dua, kalau bertiga, cost-nya dibagi tiga,&quot; tambahnya.

Ini tampaknya akan menjadi tantangan bagi operator maupun regulator guna merealisasikan sharing resource antar perusahaan telekomunikasi. &quot;Apakah pemerintah mau mempertahankan status quo, atau mau memberikan layanan yang lebih murah,&quot; pungkas Alex.</content:encoded></item></channel></rss>
