<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NASA Uji Mesin Roket Misi Luar Angkasa Masa Depan</title><description>NASA mempersiapkan teknologi untuk  mendukung eksplorasi luar angkasa destinasi jauh, termasuk misi  penjelajahan asteroid dan Mars.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/56/1090485/nasa-uji-mesin-roket-misi-luar-angkasa-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/56/1090485/nasa-uji-mesin-roket-misi-luar-angkasa-masa-depan"/><item><title>NASA Uji Mesin Roket Misi Luar Angkasa Masa Depan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/56/1090485/nasa-uji-mesin-roket-misi-luar-angkasa-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/56/1090485/nasa-uji-mesin-roket-misi-luar-angkasa-masa-depan</guid><pubDate>Minggu 11 Januari 2015 07:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/10/56/1090485/nasa-uji-mesin-roket-misi-luar-angkasa-masa-depan-AfiOOcQhSU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">NASA Uji Mesin Roket Misi Luar Angkasa Masa Depan (Foto: Examiner)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/10/56/1090485/nasa-uji-mesin-roket-misi-luar-angkasa-masa-depan-AfiOOcQhSU.jpg</image><title>NASA Uji Mesin Roket Misi Luar Angkasa Masa Depan (Foto: Examiner)</title></images><description>
CALIFORNIA - NASA menguji mesin roket baru untuk misi luar angkasa masa depan. Badan Antariksa Amerika Serikat ini mempersiapkan teknologi untuk mendukung eksplorasi luar angkasa destinasi jauh, termasuk misi penjelajahan asteroid dan Mars.

Dilansir Examiner, Sabtu (10/1/2015), NASA memulai menguji mesin yang akan mendukung roket baru untuk misi luar angkasa masa depan. NASA menembakkan mesin RS-25 untuk pertama kalinya pada 9 Januari 2015 di Stennis Space Center di Mississippi.

Roket ini dalam posisi berdiri, kemudian mesin dijalankan, mengeluarkan api oranye dan asap putih selama lebih dari 8 delapan menit. NASA juga akan memulai serangkaian pengujian lainnya pada beberapa bulan ke depan.

Pengujian berikutnya mempersiapkan roket baru Space Launch System (SLS) untuk membawa kapsul Orion baru berawak  untuk misi asteroid, Mars atau destinasi eksplorasi luar angkasa lainnya. Orion menjalani uji terbang pertama pada 5 Desember 2014 menggunakan roket Delta IV Heavy.

RS-25 awalnya dirancang untuk pesawat luar angkasa yang kini sudah dipensiunkan. Kini, RS-25 dimodifikasi untuk SLS, yang akan dapat melakukan perjalanan lebih jauh ke luar angkasa.
</description><content:encoded>
CALIFORNIA - NASA menguji mesin roket baru untuk misi luar angkasa masa depan. Badan Antariksa Amerika Serikat ini mempersiapkan teknologi untuk mendukung eksplorasi luar angkasa destinasi jauh, termasuk misi penjelajahan asteroid dan Mars.

Dilansir Examiner, Sabtu (10/1/2015), NASA memulai menguji mesin yang akan mendukung roket baru untuk misi luar angkasa masa depan. NASA menembakkan mesin RS-25 untuk pertama kalinya pada 9 Januari 2015 di Stennis Space Center di Mississippi.

Roket ini dalam posisi berdiri, kemudian mesin dijalankan, mengeluarkan api oranye dan asap putih selama lebih dari 8 delapan menit. NASA juga akan memulai serangkaian pengujian lainnya pada beberapa bulan ke depan.

Pengujian berikutnya mempersiapkan roket baru Space Launch System (SLS) untuk membawa kapsul Orion baru berawak  untuk misi asteroid, Mars atau destinasi eksplorasi luar angkasa lainnya. Orion menjalani uji terbang pertama pada 5 Desember 2014 menggunakan roket Delta IV Heavy.

RS-25 awalnya dirancang untuk pesawat luar angkasa yang kini sudah dipensiunkan. Kini, RS-25 dimodifikasi untuk SLS, yang akan dapat melakukan perjalanan lebih jauh ke luar angkasa.
</content:encoded></item></channel></rss>
