<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil di Masa Depan Akan Terbuat dari Bahan Kapas &amp; Kayu</title><description>Para ilmuwan mengembangkan bahan serat dari kapas dan kayu untuk digunakan sebagai material mobil. Temuan tersebut akan dipresentasikan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/15/1090495/mobil-di-masa-depan-akan-terbuat-dari-bahan-kapas-kayu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/15/1090495/mobil-di-masa-depan-akan-terbuat-dari-bahan-kapas-kayu"/><item><title>Mobil di Masa Depan Akan Terbuat dari Bahan Kapas &amp; Kayu</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/15/1090495/mobil-di-masa-depan-akan-terbuat-dari-bahan-kapas-kayu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2015/01/10/15/1090495/mobil-di-masa-depan-akan-terbuat-dari-bahan-kapas-kayu</guid><pubDate>Senin 12 Januari 2015 05:46 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/10/15/1090495/mobil-di-masa-depan-akan-terbuat-dari-bahan-kapas-kayu-QdnAgzGKTo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahan serat hybrid (fraunhofer.de)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/10/15/1090495/mobil-di-masa-depan-akan-terbuat-dari-bahan-kapas-kayu-QdnAgzGKTo.jpg</image><title>Bahan serat hybrid (fraunhofer.de)</title></images><description>BERLIN - Teknologi di bidang automotif, khususnya roda empat, semakin berkembang. Penggunaan material ramah lingkungan yang bisa didaur ulang namun tetap safety semakin banyak digunakan pada kendaraan.
&amp;nbsp;
Setelah penggunaan serat dari bahan kaca dan karbon marak, kini para ilmuwan dari Aplication Center for Wood Fiber Research HOFZET, Jerman, mengembangkan serat dari hemp, kapas, dan kayu.
&amp;nbsp;
Para ilmuwan menyatakan ada kemungkinan serat alami dari tanaman dapat menggantikan kaca dan plastik yang kini sudah lazim digunakan di industri automotif, dirgantara, dan lainnya.
&amp;nbsp;
&quot;Tergantung dari penerapannya. Dalam hal ini kami mengombinasikan beberapa bahan dasar alami dari serat tekstil,&amp;rdquo; jelas Hans Josef Endres, pimpinan Application Center for Wood Fiber Research, seperti dikutip dari Autoevolution, Senin (12/1/2015).
&amp;nbsp;
Sejauh ini, lanjut dia, porsi pengunaan bahan-bahan tersebut untuk alat mekanik tidak begitu besar.
&amp;nbsp;
&quot;Hasilnya, biaya pembuatan lebih efisien, punya daya tahan yang tinggi, memiliki sifat akustik yang sangat baik, dan lebih ramah lingkungan dibanding komponen karbon,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, kata dia, daya tahan material daari serat alami tersebut bisa meningkat hingga 50 persen.
&amp;nbsp;
Rencananya, para ilmuwan akan mempresentasikan hasil temuan itu dalam pameran teknologi perdagangan Grune Woch di Berlin pada 16 Januari 2015.</description><content:encoded>BERLIN - Teknologi di bidang automotif, khususnya roda empat, semakin berkembang. Penggunaan material ramah lingkungan yang bisa didaur ulang namun tetap safety semakin banyak digunakan pada kendaraan.
&amp;nbsp;
Setelah penggunaan serat dari bahan kaca dan karbon marak, kini para ilmuwan dari Aplication Center for Wood Fiber Research HOFZET, Jerman, mengembangkan serat dari hemp, kapas, dan kayu.
&amp;nbsp;
Para ilmuwan menyatakan ada kemungkinan serat alami dari tanaman dapat menggantikan kaca dan plastik yang kini sudah lazim digunakan di industri automotif, dirgantara, dan lainnya.
&amp;nbsp;
&quot;Tergantung dari penerapannya. Dalam hal ini kami mengombinasikan beberapa bahan dasar alami dari serat tekstil,&amp;rdquo; jelas Hans Josef Endres, pimpinan Application Center for Wood Fiber Research, seperti dikutip dari Autoevolution, Senin (12/1/2015).
&amp;nbsp;
Sejauh ini, lanjut dia, porsi pengunaan bahan-bahan tersebut untuk alat mekanik tidak begitu besar.
&amp;nbsp;
&quot;Hasilnya, biaya pembuatan lebih efisien, punya daya tahan yang tinggi, memiliki sifat akustik yang sangat baik, dan lebih ramah lingkungan dibanding komponen karbon,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, kata dia, daya tahan material daari serat alami tersebut bisa meningkat hingga 50 persen.
&amp;nbsp;
Rencananya, para ilmuwan akan mempresentasikan hasil temuan itu dalam pameran teknologi perdagangan Grune Woch di Berlin pada 16 Januari 2015.</content:encoded></item></channel></rss>
