<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Docomo Lakukan Ujicoba Jaringan 5G dengan Multi-Elemen Antena</title><description>Docomo melakukan demonstrasi menggunakan teknologi  multi-elemen antena/ sirkuit integrasi untuk konektivitas jaringan  5G mobile broadband.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/12/05/54/1075164/docomo-lakukan-ujicoba-jaringan-5g-dengan-multi-elemen-antena</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2014/12/05/54/1075164/docomo-lakukan-ujicoba-jaringan-5g-dengan-multi-elemen-antena"/><item><title>Docomo Lakukan Ujicoba Jaringan 5G dengan Multi-Elemen Antena</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/12/05/54/1075164/docomo-lakukan-ujicoba-jaringan-5g-dengan-multi-elemen-antena</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2014/12/05/54/1075164/docomo-lakukan-ujicoba-jaringan-5g-dengan-multi-elemen-antena</guid><pubDate>Sabtu 06 Desember 2014 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Noor Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/05/54/1075164/docomo-lakukan-ujicoba-jaringan-5g-dengan-multi-elemen-antena-7exdtxrWwR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo operator Docomo (Foto: Thenextweb)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/05/54/1075164/docomo-lakukan-ujicoba-jaringan-5g-dengan-multi-elemen-antena-7exdtxrWwR.jpg</image><title>Logo operator Docomo (Foto: Thenextweb)</title></images><description>
TOKYO &amp;ndash; Operator seluler negeri sakura, Jepang, Docomo telah melakukan demonstrasi langsung dengan menggunakan teknologi multi-elemen antena/ sirkuit integrasi untuk konektivitas jaringan generasi ke lima/ 5G mobile broadband.
Operator asal Jepang ini dikabarkan akan hadirkan dan meluncurkan teknologi 5G secara komersial pada tahun 2020 mendatang. Menurut pihak perusahaan, teknologi 5G bisa digunakan dengan sistem multi-elemen antena yang memiliki desain serat ultra-tipis.
Melalui rancangan teknologi tersebut, Docomo klaim bisa frekuensi 15GHz/ band dari antena multi-elemen bisa didapat. Karena hal tersebut, sesuai dari hasil ujicoba yang dilakukan pada 28 November 2014, seperti dilansir dari Telegeography, Jumat (5/12/2014).
Para ahli jaringan dari Docomo sendiri berharap bahwa teknologi ini dapat diluncurkan pada pita frekuensi ultra-tinggi, sekitar 6GHz atau diatasnya. Sehingga memungkinkan untuk memanfaatkan beberapa teknik permorsesan Multiple In Multiple Out (MIMO).
Untuk diketahui, teknologi jaringan generasi kelima/ 5G ini memang sedang dalam tahap pengembangan oleh tim R&amp;amp;D Docomo, yang memungkinkan untuk hadir dalam teknologi di perangkat mobile-nya nanti.
Seperti diketahui, nilai investasi dari teknologi jaringan 5G ini akan lebih besar dari teknologi jaringan sebelumnya. Docomo mengklaim telah menghabiskan kurang lebih 387,8 miliar yuan pada FY2014/104 dan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat untuk 5G.
</description><content:encoded>
TOKYO &amp;ndash; Operator seluler negeri sakura, Jepang, Docomo telah melakukan demonstrasi langsung dengan menggunakan teknologi multi-elemen antena/ sirkuit integrasi untuk konektivitas jaringan generasi ke lima/ 5G mobile broadband.
Operator asal Jepang ini dikabarkan akan hadirkan dan meluncurkan teknologi 5G secara komersial pada tahun 2020 mendatang. Menurut pihak perusahaan, teknologi 5G bisa digunakan dengan sistem multi-elemen antena yang memiliki desain serat ultra-tipis.
Melalui rancangan teknologi tersebut, Docomo klaim bisa frekuensi 15GHz/ band dari antena multi-elemen bisa didapat. Karena hal tersebut, sesuai dari hasil ujicoba yang dilakukan pada 28 November 2014, seperti dilansir dari Telegeography, Jumat (5/12/2014).
Para ahli jaringan dari Docomo sendiri berharap bahwa teknologi ini dapat diluncurkan pada pita frekuensi ultra-tinggi, sekitar 6GHz atau diatasnya. Sehingga memungkinkan untuk memanfaatkan beberapa teknik permorsesan Multiple In Multiple Out (MIMO).
Untuk diketahui, teknologi jaringan generasi kelima/ 5G ini memang sedang dalam tahap pengembangan oleh tim R&amp;amp;D Docomo, yang memungkinkan untuk hadir dalam teknologi di perangkat mobile-nya nanti.
Seperti diketahui, nilai investasi dari teknologi jaringan 5G ini akan lebih besar dari teknologi jaringan sebelumnya. Docomo mengklaim telah menghabiskan kurang lebih 387,8 miliar yuan pada FY2014/104 dan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat untuk 5G.
</content:encoded></item></channel></rss>
