<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Mobil Pintar Link&amp;Go, Bisa Jalan Sendiri ke Tujuan</title><description>Perusahaan teknologi asal Eropa, AKKA, memamerkan mobil pintar Link&amp;amp;Go di ajang Challenge Bibendum di China. Apa istimewanya mobil tersebut?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/14/15/1065650/ini-mobil-pintar-link-go-bisa-jalan-sendiri-ke-tujuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/14/15/1065650/ini-mobil-pintar-link-go-bisa-jalan-sendiri-ke-tujuan"/><item><title>Ini Mobil Pintar Link&amp;Go, Bisa Jalan Sendiri ke Tujuan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/14/15/1065650/ini-mobil-pintar-link-go-bisa-jalan-sendiri-ke-tujuan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/14/15/1065650/ini-mobil-pintar-link-go-bisa-jalan-sendiri-ke-tujuan</guid><pubDate>Sabtu 15 November 2014 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/14/15/1065650/ini-mobil-pintar-link-go-bisa-jalan-sendiri-ke-tujuan-JbBIpVffZt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil pintar AKKA Link&amp;Go di Challenge Bibendum di China (AKKA Technologies)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/14/15/1065650/ini-mobil-pintar-link-go-bisa-jalan-sendiri-ke-tujuan-JbBIpVffZt.jpg</image><title>Mobil pintar AKKA Link&amp;Go di Challenge Bibendum di China (AKKA Technologies)</title></images><description>LYON - Grup konsultan teknologi Eropa, AKKA Technologies, ambil bagian dalam pameran teknologi transportasi Challenge Bibendum di Chengdu, China. Pameran ini dihelat oleh Michelin Group.
&amp;nbsp;
AKKA, bekerja sama dengan Dassault Systemes, memperkenalkan kendaraan autonomous driving atau auto pilot yang disebut Link&amp;amp;Go. Teknologinya menggunakan platform AKKA Link and Go yang dibuat beberapa tahun lalu.
&amp;nbsp;
Perusahaan tersebut menciptakan mobil masa depan yang dilengkapi fitur autonomous yang mampu melaju sendiri sesuai tujuan yang ditentukan pengemudi. Selain itu, AKKA juga menciptakan sistem komunikasi antakendaraan serta komunikasi antara kendaraan dan lingkungan. Demikian seperti dikutip dari keterangan resmi AKKA, Sabtu (15/11/2014).
&amp;nbsp;
Sebenarnya ini bukan kali pertama Link&amp;amp;Go ditampilkan. Pada ajang Geneva Motor Show 2013, Link&amp;amp;Go juga sudah ditunjukkan meski kelirnya berbeda dengan yang ditunjukkan di Challenge Bibendum tahun ini. Bila tahun lalu berwarna hijau neon dan orange, kali ini putih-hitam.
&amp;nbsp;
Pihak AKKA saat ini sedang mengembangkan versi terbaru Link&amp;amp;Go, yakni 2.0. Program Manager AKKA, Luk Barthelemy, mengatakan, Link&amp;amp;Go memiliki motor di atas setiap roda. Selain itu, roda bisa berputar 90 derajat sehingga dapat diparkir secara paralel dengan mudah.
&amp;nbsp;
Ia menambahkan, model 2.0 dilengkapi banyak sensor di bodi kendaraan yang mampu &quot;melihat&quot; suasana sekitar 360 derajat. Ini jelas perkembangan luar biasa dibanding versi 1.0. Selain itu pihaknya juga masih mendesain model pintu. Pada versi 1.0 ada dua pintu, yakni sliding door dan pintu biasa berbentuk hexagon yang terdapat di sisi pengemudi.
&amp;nbsp;
Bicara tentang teknologi, versi 2.0 lebih dahsyat. Mobil tersebut bisa membaca rute-rute yang biasa dilintasi pengemudinya. Contohnya, bila pengemudi memiliki agenda rutin mengantar anak senam setiap Senin sementara di jalur yang rutin dilewati ada kecelakaan yang menyebabkan kemacetan, maka Link&amp;amp;Go akan memberitahukan pemilik melalui pesan singkat di smartphone agar berangkat lebih dulu 15 menit untuk menghindari kemacetan lebih parah.
&amp;nbsp;
Teknologi pada Link&amp;amp;Go mencerminkan bagaimana seharusnya sistem transportasi masa depan di perkotaan.
&amp;nbsp;
Sementara itu, selain dijadikan pameran, Challenge Bibendum juga merupakan ajang bertukar pikiran kalangan industri, ilmuwan, ekonom, media massa, dan pembuat kebijakan, untuk mencari solusi permasalahan di bidang transportasi dunia. Challenge Bendum sudah digelar sejak 1998. Tahun ini, Challenge Bendum digelar pada 11-15 November 2014.</description><content:encoded>LYON - Grup konsultan teknologi Eropa, AKKA Technologies, ambil bagian dalam pameran teknologi transportasi Challenge Bibendum di Chengdu, China. Pameran ini dihelat oleh Michelin Group.
&amp;nbsp;
AKKA, bekerja sama dengan Dassault Systemes, memperkenalkan kendaraan autonomous driving atau auto pilot yang disebut Link&amp;amp;Go. Teknologinya menggunakan platform AKKA Link and Go yang dibuat beberapa tahun lalu.
&amp;nbsp;
Perusahaan tersebut menciptakan mobil masa depan yang dilengkapi fitur autonomous yang mampu melaju sendiri sesuai tujuan yang ditentukan pengemudi. Selain itu, AKKA juga menciptakan sistem komunikasi antakendaraan serta komunikasi antara kendaraan dan lingkungan. Demikian seperti dikutip dari keterangan resmi AKKA, Sabtu (15/11/2014).
&amp;nbsp;
Sebenarnya ini bukan kali pertama Link&amp;amp;Go ditampilkan. Pada ajang Geneva Motor Show 2013, Link&amp;amp;Go juga sudah ditunjukkan meski kelirnya berbeda dengan yang ditunjukkan di Challenge Bibendum tahun ini. Bila tahun lalu berwarna hijau neon dan orange, kali ini putih-hitam.
&amp;nbsp;
Pihak AKKA saat ini sedang mengembangkan versi terbaru Link&amp;amp;Go, yakni 2.0. Program Manager AKKA, Luk Barthelemy, mengatakan, Link&amp;amp;Go memiliki motor di atas setiap roda. Selain itu, roda bisa berputar 90 derajat sehingga dapat diparkir secara paralel dengan mudah.
&amp;nbsp;
Ia menambahkan, model 2.0 dilengkapi banyak sensor di bodi kendaraan yang mampu &quot;melihat&quot; suasana sekitar 360 derajat. Ini jelas perkembangan luar biasa dibanding versi 1.0. Selain itu pihaknya juga masih mendesain model pintu. Pada versi 1.0 ada dua pintu, yakni sliding door dan pintu biasa berbentuk hexagon yang terdapat di sisi pengemudi.
&amp;nbsp;
Bicara tentang teknologi, versi 2.0 lebih dahsyat. Mobil tersebut bisa membaca rute-rute yang biasa dilintasi pengemudinya. Contohnya, bila pengemudi memiliki agenda rutin mengantar anak senam setiap Senin sementara di jalur yang rutin dilewati ada kecelakaan yang menyebabkan kemacetan, maka Link&amp;amp;Go akan memberitahukan pemilik melalui pesan singkat di smartphone agar berangkat lebih dulu 15 menit untuk menghindari kemacetan lebih parah.
&amp;nbsp;
Teknologi pada Link&amp;amp;Go mencerminkan bagaimana seharusnya sistem transportasi masa depan di perkotaan.
&amp;nbsp;
Sementara itu, selain dijadikan pameran, Challenge Bibendum juga merupakan ajang bertukar pikiran kalangan industri, ilmuwan, ekonom, media massa, dan pembuat kebijakan, untuk mencari solusi permasalahan di bidang transportasi dunia. Challenge Bendum sudah digelar sejak 1998. Tahun ini, Challenge Bendum digelar pada 11-15 November 2014.</content:encoded></item></channel></rss>
