<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bakrie &amp; Smartfren Kerjasama Hadirkan 4G</title><description>Perusahaan telekomunikasi mulai memperlihatkan keseriusan mereka untuk menghadirkan jaringan 4G.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/04/54/1060691/bakrie-smartfren-kerjasama-hadirkan-4g</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/04/54/1060691/bakrie-smartfren-kerjasama-hadirkan-4g"/><item><title>Bakrie &amp; Smartfren Kerjasama Hadirkan 4G</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/04/54/1060691/bakrie-smartfren-kerjasama-hadirkan-4g</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2014/11/04/54/1060691/bakrie-smartfren-kerjasama-hadirkan-4g</guid><pubDate>Selasa 04 November 2014 08:11 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/04/54/1060691/bakrie-smartfren-kerjasama-hadirkan-4g-rIYiQXLBXM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bakrie Telecom &amp; Smartfren Kerjasama Hadirkan 4G (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/04/54/1060691/bakrie-smartfren-kerjasama-hadirkan-4g-rIYiQXLBXM.jpg</image><title>Bakrie Telecom &amp; Smartfren Kerjasama Hadirkan 4G (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - Perusahaan telekomunikasi mulai memperlihatkan keseriusan mereka untuk menghadirkan jaringan 4G. Teknologi 4G diharapkan mampu menjawab kebutuhan pengguna dan industri terkait dengan kecepatan akses internet yang tinggi.

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dan PT Smartfren Telecon Tbk bekerjasama untuk menggelar jaringan 4G berbasis LTE FDD. &quot;Kerja sama ini adalah respon cepat kami, operator CDMA terhadap arahan pemerintah untuk mendorong broadband society dan broadband economy di seluruh Indonesia,&quot; kata Presiden Direktur BTEL Jastiro Abi melalui keterangan resminya, seperti dikutip Antaranews, Selasa (4/11/2014).

Lebih lanjut Abi mengatakan, kerjasama strategis ini sekaligus membuka kemungkinan untuk mengatasi perkembangan lebih lanjut dari teknologi CDMA yang digunakan selama ini. Menurutnya, kolaborasi itu merupakan bentuk pelaksanaan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 932/2014.

Dengan perjanjian kerjasama itu, jaringan BTEL akan digabungkan dengan jaringan milik Smartfren sehingga dapat melayani pelanggan Esia. Berikutnya, BTEL akan menyewa jaringan dari Smartfren untuk melayani pelanggan ESIA sehingga pelanggan ESIA dapat terlayani dengan jangkauan yang lebih baik.

&quot;Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menetapkan frekuensi 800 Mhz sebagai frekuensi yang netral teknologi sehingga seluruh pelanggan Esia dan Smartfren dapat terus menikmati layanan telekomunikasi yang murah dan berkualitas tinggi yang selama ini didapatkan dari teknologi CDMA,&quot; katanya.

Jastiro Abi mengungkapkan, kerja sama ini bisa membuka peluang bisnis bagi BTEL dan Smartfren serta seluruh stakeholders untuk dapat lebih mengembangkan usahanya. Presiden Direktur Smartfren Telecom Rodolfo Pantoja meyakini program penyehatan industri CDMA ini akan benar-benar berhasil dengan kerjasama kolaborasi usaha dengan BTEL.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Perusahaan telekomunikasi mulai memperlihatkan keseriusan mereka untuk menghadirkan jaringan 4G. Teknologi 4G diharapkan mampu menjawab kebutuhan pengguna dan industri terkait dengan kecepatan akses internet yang tinggi.

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dan PT Smartfren Telecon Tbk bekerjasama untuk menggelar jaringan 4G berbasis LTE FDD. &quot;Kerja sama ini adalah respon cepat kami, operator CDMA terhadap arahan pemerintah untuk mendorong broadband society dan broadband economy di seluruh Indonesia,&quot; kata Presiden Direktur BTEL Jastiro Abi melalui keterangan resminya, seperti dikutip Antaranews, Selasa (4/11/2014).

Lebih lanjut Abi mengatakan, kerjasama strategis ini sekaligus membuka kemungkinan untuk mengatasi perkembangan lebih lanjut dari teknologi CDMA yang digunakan selama ini. Menurutnya, kolaborasi itu merupakan bentuk pelaksanaan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 932/2014.

Dengan perjanjian kerjasama itu, jaringan BTEL akan digabungkan dengan jaringan milik Smartfren sehingga dapat melayani pelanggan Esia. Berikutnya, BTEL akan menyewa jaringan dari Smartfren untuk melayani pelanggan ESIA sehingga pelanggan ESIA dapat terlayani dengan jangkauan yang lebih baik.

&quot;Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menetapkan frekuensi 800 Mhz sebagai frekuensi yang netral teknologi sehingga seluruh pelanggan Esia dan Smartfren dapat terus menikmati layanan telekomunikasi yang murah dan berkualitas tinggi yang selama ini didapatkan dari teknologi CDMA,&quot; katanya.

Jastiro Abi mengungkapkan, kerja sama ini bisa membuka peluang bisnis bagi BTEL dan Smartfren serta seluruh stakeholders untuk dapat lebih mengembangkan usahanya. Presiden Direktur Smartfren Telecom Rodolfo Pantoja meyakini program penyehatan industri CDMA ini akan benar-benar berhasil dengan kerjasama kolaborasi usaha dengan BTEL.
</content:encoded></item></channel></rss>
