<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft Ungkap Inovasi Kamera 3D untuk Smartphone</title><description>Microsoft mengungkapkan teknologi canggih kamera smartphone. Perusahaan  raksasa software ini mengembangkan kamera dengan kemampuan untuk  menangkap gambar 3D.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/08/15/57/1025256/microsoft-ungkap-inovasi-kamera-3d-untuk-smartphone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2014/08/15/57/1025256/microsoft-ungkap-inovasi-kamera-3d-untuk-smartphone"/><item><title>Microsoft Ungkap Inovasi Kamera 3D untuk Smartphone</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2014/08/15/57/1025256/microsoft-ungkap-inovasi-kamera-3d-untuk-smartphone</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2014/08/15/57/1025256/microsoft-ungkap-inovasi-kamera-3d-untuk-smartphone</guid><pubDate>Sabtu 16 Agustus 2014 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/15/57/1025256/GDoSzKHPnz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Microsoft Ungkap Inovasi Kamera 3D untuk Smartphone (Foto: Technology Review)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/15/57/1025256/GDoSzKHPnz.jpg</image><title>Microsoft Ungkap Inovasi Kamera 3D untuk Smartphone (Foto: Technology Review)</title></images><description>CALIFORNIA - Microsoft mengungkapkan teknologi canggih kamera smartphone. Perusahaan raksasa software ini mengembangkan kamera dengan kemampuan untuk menangkap gambar 3D. Dilansir dari Bgr, Jumat (15/8/2014), Microsoft mengembangkan inovasi dengan menghapus filter inframerah pada kamera smartphone dan menempatkannya dengan filter khusus yang membiarkan cahaya inframerah bisa melewatinya. Dengan kata lain, perusahaan mengganti sebuah bagian yang didesain untuk bekerja sebaliknya. Technology Review menyatakan Microsoft melakukan ini karena mereka ingin menggunakan intensitas reflektif dari cahaya inframerah. Perusahaan juga tampak melakukan persilangan antara sinyal sonar dan sebuah obor dalam ruangan gelap. Sehingga, cahaya akan memantul dari benda di sekitarnya dan kembali ke sensor dengan intensitas yang sesuai. Dengan demikian, metode ini memungkinkan mereka untuk menentukan dengan tepat seberapa dekat atau jauh sebuah objek benda dari lensa saat difoto. Laman Technologyreview melaporkan, Sean Ryan Fanello, Cem Keskin, dan Shahram Izadi dari Microsoft Research mengembangkan inovasi tersebut serta memaparkannya di konferensi grafis komputer dan interaksi di Vancouver, British Columbia. Namun, belum diketahui kapan perusahaan akan mulai meluncurkan inovasinya yang dapat dipakai pada perangkat smartphone komersial.&amp;nbsp;</description><content:encoded>CALIFORNIA - Microsoft mengungkapkan teknologi canggih kamera smartphone. Perusahaan raksasa software ini mengembangkan kamera dengan kemampuan untuk menangkap gambar 3D. Dilansir dari Bgr, Jumat (15/8/2014), Microsoft mengembangkan inovasi dengan menghapus filter inframerah pada kamera smartphone dan menempatkannya dengan filter khusus yang membiarkan cahaya inframerah bisa melewatinya. Dengan kata lain, perusahaan mengganti sebuah bagian yang didesain untuk bekerja sebaliknya. Technology Review menyatakan Microsoft melakukan ini karena mereka ingin menggunakan intensitas reflektif dari cahaya inframerah. Perusahaan juga tampak melakukan persilangan antara sinyal sonar dan sebuah obor dalam ruangan gelap. Sehingga, cahaya akan memantul dari benda di sekitarnya dan kembali ke sensor dengan intensitas yang sesuai. Dengan demikian, metode ini memungkinkan mereka untuk menentukan dengan tepat seberapa dekat atau jauh sebuah objek benda dari lensa saat difoto. Laman Technologyreview melaporkan, Sean Ryan Fanello, Cem Keskin, dan Shahram Izadi dari Microsoft Research mengembangkan inovasi tersebut serta memaparkannya di konferensi grafis komputer dan interaksi di Vancouver, British Columbia. Namun, belum diketahui kapan perusahaan akan mulai meluncurkan inovasinya yang dapat dipakai pada perangkat smartphone komersial.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
