<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsumen Indonesia Kurang Berminat BlackBerry Z10 &amp; Q10 </title><description>Menurut Abdul, masyarakat lebih banyak memilih perangkat BlackBerry produk lama seperti seri Davis, Bold, maupun Gemini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/24/57/841654/konsumen-indonesia-kurang-berminat-blackberry-z10-q10</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/24/57/841654/konsumen-indonesia-kurang-berminat-blackberry-z10-q10"/><item><title>Konsumen Indonesia Kurang Berminat BlackBerry Z10 &amp; Q10 </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/24/57/841654/konsumen-indonesia-kurang-berminat-blackberry-z10-q10</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/24/57/841654/konsumen-indonesia-kurang-berminat-blackberry-z10-q10</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2013 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Ramadhan Aditya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/24/57/841654/MSRciboC9J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Blackberry Q10 dan Z10 (Foto: CrackBerry)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/24/57/841654/MSRciboC9J.jpg</image><title>Blackberry Q10 dan Z10 (Foto: CrackBerry)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; BlackBerry diprediksi sejumlah pengamat dan analis akan mengalami kehancuran. Bahkan, Analis Macquarie Group Ltd, Kevin Smithen, menyimpulkan bahkan BlackBerry tak akan mampu lagi bangkit untuk mendongkrak penjualan, dan menyarankan untuk membubarkan perusahaan asal Kanada itu.Meski rumor beredar kencang, hal itu tidak menyurutkan langkah para distributor di Indonesia untuk menghentikan penjualan &amp;ldquo;Si Hitam&amp;rdquo; itu.&amp;nbsp;Justru sebaliknya, kata Abdul, seorang supervisor pada gerai Erafone, di Indonesia, BlackBerry masih banyak digunakan dan diminati oleh para pengguna smartphone, khususnya seri Davis, Bold, maupun Gemini.Laporan tersebut berdasarkan&amp;nbsp; informasi yang didapat dari beberapa gerai  penjualan ponsel di pusat perbelanjaan elektronik di Jakarta. Para  distributor mengaku BlackBerry kelas mid-end masih diminati meski tak bisa mengalahkan dominasi Samsung Android di berbagai kalangan. &amp;ldquo;Buktinya, di salah satu pusat perbelanjaan elektronik di Jakarta, BlackBerry masih laris di pasaran, tetapi memang seri tertentu,&amp;rdquo; tutur Abdul saat ditemui Okezone, di Selasa (23/7/2013) malam.Namun sayangnya, tidak untuk BlackBerry teranyar seperti BB Z10 atau BB Q10 yang tak begitu berhasil menarik konsumen untuk terus menggunakan platform asal Kanada tersebut. &amp;ldquo;Iya keluaran terbaru (Z10 &amp;amp; Q10) tak begitu meledak seperti produk terbaru pesaingnya,&amp;rdquo; jelas Abdul lesu. Sebagai informasi, penjualan BlackBerry di seluruh dunia tercatat mengalami penurunan di tahun 2013, dari 9,7 juta unit menjadi 6,3 juta unit. Meski demikian, pada tahun 2012 tercatat pengguna BlackBerry di Indonesia hampir setengah dari pengguna smartphone lain.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; BlackBerry diprediksi sejumlah pengamat dan analis akan mengalami kehancuran. Bahkan, Analis Macquarie Group Ltd, Kevin Smithen, menyimpulkan bahkan BlackBerry tak akan mampu lagi bangkit untuk mendongkrak penjualan, dan menyarankan untuk membubarkan perusahaan asal Kanada itu.Meski rumor beredar kencang, hal itu tidak menyurutkan langkah para distributor di Indonesia untuk menghentikan penjualan &amp;ldquo;Si Hitam&amp;rdquo; itu.&amp;nbsp;Justru sebaliknya, kata Abdul, seorang supervisor pada gerai Erafone, di Indonesia, BlackBerry masih banyak digunakan dan diminati oleh para pengguna smartphone, khususnya seri Davis, Bold, maupun Gemini.Laporan tersebut berdasarkan&amp;nbsp; informasi yang didapat dari beberapa gerai  penjualan ponsel di pusat perbelanjaan elektronik di Jakarta. Para  distributor mengaku BlackBerry kelas mid-end masih diminati meski tak bisa mengalahkan dominasi Samsung Android di berbagai kalangan. &amp;ldquo;Buktinya, di salah satu pusat perbelanjaan elektronik di Jakarta, BlackBerry masih laris di pasaran, tetapi memang seri tertentu,&amp;rdquo; tutur Abdul saat ditemui Okezone, di Selasa (23/7/2013) malam.Namun sayangnya, tidak untuk BlackBerry teranyar seperti BB Z10 atau BB Q10 yang tak begitu berhasil menarik konsumen untuk terus menggunakan platform asal Kanada tersebut. &amp;ldquo;Iya keluaran terbaru (Z10 &amp;amp; Q10) tak begitu meledak seperti produk terbaru pesaingnya,&amp;rdquo; jelas Abdul lesu. Sebagai informasi, penjualan BlackBerry di seluruh dunia tercatat mengalami penurunan di tahun 2013, dari 9,7 juta unit menjadi 6,3 juta unit. Meski demikian, pada tahun 2012 tercatat pengguna BlackBerry di Indonesia hampir setengah dari pengguna smartphone lain.</content:encoded></item></channel></rss>
