<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Foto Letupan Matahari 'Mengerikan' Berhasil Ditangkap</title><description>European Space Agency dan Solar and Heliospheric Observatory mengabadikan gambar baru dari letupan matahari yang mengejutkan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/21/56/840222/foto-letupan-matahari-mengerikan-berhasil-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/21/56/840222/foto-letupan-matahari-mengerikan-berhasil-ditangkap"/><item><title>Foto Letupan Matahari 'Mengerikan' Berhasil Ditangkap</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/21/56/840222/foto-letupan-matahari-mengerikan-berhasil-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2013/07/21/56/840222/foto-letupan-matahari-mengerikan-berhasil-ditangkap</guid><pubDate>Senin 22 Juli 2013 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/21/56/840222/IBZm76lAC8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Softpedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/21/56/840222/IBZm76lAC8.jpg</image><title>(Foto: Softpedia)</title></images><description>PARIS - Teleskop luar angkasa Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) dan European Space Agency (ESA) menangkap gambar mengesankan dari sebuah objek matahari. Terlihat letupan besar yang melepaskan partikel matahari ke luar angkasa.&amp;nbsp;Dilansir Softpedia, Minggu (21/7/2013), badan antariksa Eropa, ESA dan SOHO ini mengabadikan gambar baru dari letupan matahari yang mengejutkan. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat lubang korona besar di salah satu bagian matahari.&amp;nbsp;&quot;Anda tidak bisa melewatkan (untuk menyaksikan) itu. Lubang korona ekstensif telah berputar selama beberapa hari terakhir (13-18 Juli 2013),&quot; jelas ESA.Lebih lanjut badan antariksa yang berkantor pusat di Paris itu mengungkapkan, garis medan magnet dalam lubang koronal memanjang keluar menjadi angin matahari ketimbang datang kembali ke permukaan Matahari.&amp;nbsp;Menurut ESA, lubang korona ini dipercaya lebih dingin dibandingkan daerah sekitarnya. Bagian letupan ini juga tampak menghasilkan sedikit aktivitas.&amp;nbsp;Ilmuwan mengungkapkan bahwa fenomena ini merupakan puncak siklus aktivitas matahari yang berlangsung selama 11 tahun. Kemungkinan fenomena letupan besar lainnnya juga akan terlihat di tahun ini.&amp;nbsp;Biasanya, jumlah lubang korona akan menjadi menurun selama periode ini. Dengan kata lain, puncak tahun ini tampaknya merupakan yang paling lemah dalam beberapa siklus aktivitas matahari yang pernah diamati oleh ilmuwan.</description><content:encoded>PARIS - Teleskop luar angkasa Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) dan European Space Agency (ESA) menangkap gambar mengesankan dari sebuah objek matahari. Terlihat letupan besar yang melepaskan partikel matahari ke luar angkasa.&amp;nbsp;Dilansir Softpedia, Minggu (21/7/2013), badan antariksa Eropa, ESA dan SOHO ini mengabadikan gambar baru dari letupan matahari yang mengejutkan. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat lubang korona besar di salah satu bagian matahari.&amp;nbsp;&quot;Anda tidak bisa melewatkan (untuk menyaksikan) itu. Lubang korona ekstensif telah berputar selama beberapa hari terakhir (13-18 Juli 2013),&quot; jelas ESA.Lebih lanjut badan antariksa yang berkantor pusat di Paris itu mengungkapkan, garis medan magnet dalam lubang koronal memanjang keluar menjadi angin matahari ketimbang datang kembali ke permukaan Matahari.&amp;nbsp;Menurut ESA, lubang korona ini dipercaya lebih dingin dibandingkan daerah sekitarnya. Bagian letupan ini juga tampak menghasilkan sedikit aktivitas.&amp;nbsp;Ilmuwan mengungkapkan bahwa fenomena ini merupakan puncak siklus aktivitas matahari yang berlangsung selama 11 tahun. Kemungkinan fenomena letupan besar lainnnya juga akan terlihat di tahun ini.&amp;nbsp;Biasanya, jumlah lubang korona akan menjadi menurun selama periode ini. Dengan kata lain, puncak tahun ini tampaknya merupakan yang paling lemah dalam beberapa siklus aktivitas matahari yang pernah diamati oleh ilmuwan.</content:encoded></item></channel></rss>
